Anggota Polda Papua Pangkat Aiptu (Bintara Setara Pembantu Letnan) Miliki 
Transaksi Rp. 1,5 Trilyun


                        VIVAnews - Kapolda
 Papua Irjen Tito Karnavian mengakui salah satu anggotanya memiliki 
transaksi keuangan hingga mencapai triliun rupiah dalam kurun 5 tahun. 
Informasi itu dia peroleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi 
Keuangan (PPATK). 

Kepada wartawan, Selasa 14 Mei 2013, inisial anggotanya itu adalah Aiptu LB. 
Informasi yang dikumpulkan VIVAnews, inisial ini merujuk pada anggota Polres 
Sorong Papua Barat, Labora Sitorus.

"Sebanyak
 Rp1,5 triliun itu sejak 2007 hingga 2012," jelas Kapolda. Berapa jumlah
 rekening Labora kini, Kapolda mengaku belum tahu karena masih dihitung.
 

Adapun jumlah transaksi keluar masuk uang di rekening yang 
bersangkutan bervariatif. "Kadang ratusan juta, kadang juga miliaran," 
ungkapnya. 

Anggota itu, tambah Kapolda, saat ini masih diperiksa
 sebagai saksi. "Terkait kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak yang 
diduga sebagai sumber dana yang bersangkutan," jelas Kapolda.

Bahkan,
 kata Kapolda tim gabungan dari Bareskrim Mabes Polri dan Polda Papua 
sudah mengamankan seribu ton BBM milik Labora di Sorong karena diduga 
tidak sesuai prosedur.

Tak hanya itu kasus Labora. "Dugaan sementara, selain dari BBM, dananya berasal 
dari illegal logging. Ini yang masih dikembangkan," paparnya.

Ditanya
 apakah yang bersangkutan memiliki BBM ilegal dari transaksi BBM di 
tengah laut melalui kapal tanker, Kapolda menyatakan penyidik masih 
mendalaminya. "Ini yang masih kami usut, darimana asal BBM miliknya," 
imbuhnya.

Selain itu, Polda pun masih mengusut asal muasal kayu yang dia miliki. "Data 
awal, kayu dibeli dari masyarakat," terangnya.

Kapolda
 menyatakan, Aiptu LS masih berstatus saksi dalam kasus BBM dan illegal 
logging itu karena perusahaan yang menggerakan usaha bukan atas nama 
yang bersangkutan. Untuk mengembangkan kasus, Polda juga memeriksa 
pengurus perusahaan. "Kalau ada kaitannya, bisa jadi tersangka."
Sementara itu, Labora 
Sitorus pernah mengungkapkan, dirinya tidak terlibat dalam aksi 
penyalahgunaan BBM dan kayu ilegal. "Saya tidak terlibat, dan perusahaan  itu 
bukan atas nama saya," kata dia. (sj)
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2013/05/medianusantara-anggota-polda-papua.html
[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke