menhan JS ini sptnya semangat berperang atau apa ya?
mental keras spt beliau itu bagus yg juga diterapkan
pd Ausie, tapi pd Malay baiknya tahan dulu.

sejauh ini INA & Malay 'melupakan' sengketa pulau itu.
bagi saya, dgn berpikiran baik saja, tak mestinya INA
dan/atau Malaysia gelar kekuatan utk urusan itu 
kecuali utk tangkal kekuatan asing (AS) yg bbrpa waktu
ingin berada di wilayah ini dgn alasan demi keamanan
teroris, katanya. 
 
kalau mau sedikit jeli yg perlu diketahui duta
INA-Malay adlh siapa sih pemilik dominan PT Sheel itu
sebenarnya?? bisa jadi PT itu hanya alat utk timbulkan
konflik yg akhirnya kita tak sadar tlh diadu domba org
lain.

any comment??



salam,
Fahru
--- Panji Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Nasional
> 
> Pengerahan Kapal Perang Bagian dari Perjuangan
> Diplomatik
> Rabu, 02 Maret 2005 | 15:57 WIB 
> 
> TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertahanan Juwono
> Sudarsono mengatakan, pengerahan kapal-kapal perang
> ke
> perairan sekitar Kepulauan Sipadan dan Ligitan
> adalah
> untuk mendukung perundingan diplomatik antara pihak
> Indonesia RI dan Malaysia. �Kita harapkan nanti
> gelar
> pasukan maritim itu bisa mendukung suara perjuangan
> diplomatik,� kata Juwono saat rehat makan siang
> Rapat
> Kerja Menhan dengan Komisi I DPR RI, Rabu (2/3). 
> 
> Menurutnya, tuntutan diplomatik tersebut adalah agar
> Malaysia mencabut kembali pemberian izin eksplorasi
> kepada PT Sheel. �Tuntutan diplomatik akan lebih
> berbobot jika ada gelar kekuatan laut yang
> mendukungnya,� kata Juwono. 
> 
> Sampai saat ini, gelar pasukan maritim yang terdiri
> dari empat kapal perang tersebut merupakan operasi
> laut biasa. Meskipun, kata dia, juga bersiap jika
> keadaan mendesak untuk adanya pertempuran laut. �Ini
> bukan ancaman,� kata dia. 
> 
> Juwono menjelaskan, perhitungan keadaan mendesak
> atau
> tidak dan pengerahan pasukan karena adanya ancaman
> keamanan negara masih menunggu hasil perundingan
> diplomatik RI-Malaysia. Saat ini, perundingan itu
> dilakukan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda
> sebagai
> wakil dari Indonesia. 
> 
> �Kami menunggu saja beliau (Menlu Hassan Wirajuda)
> setelah nanti kembali. Karena, aturan pertama adalah
> Deplu. Di mana Deplu merupakan ujung tombak dari
> hubungan Indonesia dengan pihak luar negeri,� kata
> Juwono. 
> 
> Agus Supriyanto-Tempo 
> 
> 
> 
>       
>               
> __________________________________ 
> Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday! 
> Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web 
> http://birthday.yahoo.com/netrospective/
> _______________________________________________
> is-lam mailing list
> [email protected]
>
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 



        
                
__________________________________ 
Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday! 
Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web 
http://birthday.yahoo.com/netrospective/
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke