|
Rekan rekan
semua,
IQRA'
BACALAH
TAPI KADANGKALA SEBELUM
MEMBACA KITA TELAH MEN-DELETE-NYA
" ... melihat awan
hitam dilangit, saya katakan hari akan mau hujan tapi sambil tersenyum kakek
disamping saya menggelengkan kepalanya ..."
Kakek di Ujung
Karang
Ujung Karang, adalah sebuah
kelurahan di Meulaboh yang pada tanggal 26 Desember 2004 habis dilanda Gelombang
Tsunami. Disinilah beberapa puluh tahun yang lalu saya berkenalan dengan seorang
kakek nelayan. Desa ujung karang adalah sebuah perkampungan yang terletak
diujung meulaboh dan desa tersebut dikelilingi oleh laut. Maka tidak aneh
sekiranya sebagian penduduknya adalah nelayan.
Seorang kakek pada waktu itu
menerangkan pada saya bagaimana phenomena alam tentang awan yang kemudian turun
menjadi hujan yang lebat.
Suatu hari saya
melihat awan hitam dilangit, saya katakan hari akan mau hujan tapi
sambil tersenyum kakek disamping saya menggelengkan kepalanya
terus sang kakek itu berkata. Memang awan hitam itu akan
menjadi hujan, tapi karena angin juga kencang yang mengakibatkan awan tersebut
tersapu dan terbawa oleh angin maka di ujung karang tidak bakal turun hujan tapi
yang bakal hujan adalah dihulu didaerah pegunungan disana, sambil sang kakek
menunjukan jari telunjuknya kearah barat.
Rupanya saya telah mendelete
sebelum membaca habis atau pada saat itu saya kurang perhatian sewaktu sang
kakek menerangkan hubungan angin dan awan, sehingga sewaktu melihat awan saya
telah mengabaikan tentang angin sehingga begitu melihat awan hitam dilangit
dengan mudah menerka hari mau hujan. Sehingga sang kakek terpaksa menggelengkan
kepala yang maksudnya ramalan saya adalah keliru.
Begitulah dalam kehidupan kita
ini, terlalu mudah kita mengambil kesimpulan pada hal data yang kita miliki
sangat minim sekali sehingga prakiraan pasti akan meleset, tapi walau meleset
atau terjadi kesalahan, kita cenderung defensive dan selalu menyalahkan orang
lain. Kalau di komputer dikenal istilah G.I.G.O yaitu stand for GARBAGE IN,
GARBAGE OUT.
SIAPA YANG
TULI
Seorang suami baru pulang dari
kerja, beliau itu menuju ke dapur untuk melihat isterinya yang lagi masak di
dapur dan sambil berkata:
Sayang lagi masak
apa ?
Tidak terdengar jawaban dari
isterinya. Sambil terus mendekat sang suami berkata lagi
Yang lagi masak apa
?
Eh mengapa isteri saya tidak menjawab,
apakah isteri saya ini sudah tuli ?
Sambil terus mendekat kearah isterinya,
dengan suara yang lebih besar, sang suami berkata lagi
Yang lagi masak apa
?
Sang isteri menjawab, apa papa tidak
mendengar sudah 3 kali saya menjawabnya. ???
Bersambung/...
Salam,
Doha, State of
Qatar. |
_______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
