Assalaamu'alaikum wr. wb. Soal berhati-hati dalam menyembelih tuh, memang kurang menjadi kesadaran para penjual makanan.
Kalau kita suka masuk-masuk pasar ayam, akan terlihat ayam yang mati-pun tetep dijual, tentu saja dengan harga super murah. Temen seruang saya di kantor, pada tahun ... (saya cek nanti), ketika makan di Suharti Yogya secara kebetulan ibunya melihat bahwa darah sembelihan ayam ternyata dipakai sebagai bumbu untuk mempergurih rasa. Habis itu, temen saya dan keluarganya nggak pernah mau lagi makan ayam goreng Suharti. Untuk gudeg, yang sering menjadi isu santer juga adalah penggunaan darah sembelihannya sebagai bumbu. Wassalaamu'alaikum wr. wb. B. Samparan --- Djoko Luknanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Howdy, > > > Sent: 31 Agustus 2005 9:22 > > To: Milis Dikti > > Subject: Gudeg Jogja __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
