Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokaatuh.

Pak AM yang semoga selalu dilimpahi berkah, rahmat dan hidayah Allah.
Mudah-mudahan forum diskusi ini bisa menjadi washilah sarana kita mendekatkan
diri kepada Allah. Rasanya masih jauh jalan yang mesti ditempuh, sehingga
seharusnya banyak sekali topik menarik yang bisa didiskusikan.

Boleh bertanya dulu, Pak, ulama yang mana yang menyatakan bahwa ad-Diinul Islam
adalah salah satu agama yang samawi di dunia ini ? Kelihatannya bahkan Ibnu
Arabi sendiri tidak berpemahaman demikian, seperti dikaji oleh teman-teman
insist di majalah Islamia. Jadi rasanya agama samawi itu cuma satu saja,
selainnya adalah penyimpangan dari agama samawi.

= Wizh =




To:   [email protected]
Subject:  [is-lam] Re: is-lam Digest, Vol 14, Issue 17


Assalammu'alaikum wr wb,

Saya baca ada komentar dari ex-member (yang minta unsubscribe dari maillist
ini) yang menyatakan "tema diskusi tidak menarik lagi". Tema apa
sesungguhnya yang menarik untuk kaum Muslimin pada saat ini? Sebab kehidupan
manusia sangat luas dan tema Al-Dinu al-Islam itu lebih luas lagi, maksudnya
mulai dari tema penciptaan alam semesta, penciptaan kehidupan di bumi hingga
penciptaan manusia, di samping itu juga tema-tema teka-teki keberadaan Allah
swt sendiri (dimulai dari masalah keimanan hingga kekafiran melalui
istilah-istilah kemusyrikan, kemunafikan, kemurtadan dll). Firman Allah swt
yang tercatat dalam Kitab Al-Quranu al-Kariim tidak saja menangani
permasalahan penciptaan tetapi sampai kepada lika-likunya polah laku manusia
orang seorang maupun kelompok di dalam proses hidupnya. Luasnya horizon
firman-firman Allah swt yang tercatat itu sesungguhnya dimaksudkan sebagai
Hudan, Pembimbing, Petunjuk, Penerang, Nur, bagi perjalanan manusia di dalam
hidup di bumi!

Jadi apabila kita analisis dengan kacamata budaya abad 21 ini, sesungguhnya
ber-Islam adalah suatu tindak politik yang ilmiah (karena berpolitik itu
artinya adalah bagaimana harus hidup dan memenuhi kebutuhan untuk hidup
sehingga di semua polah laku hidup manusia harus menterapkan suatu politik)
sesuai dengan sifat-sifat intrinsik dan mendasar dari manusia yang
diciptakan untuk hanya mengabdi kepada Allah swt.

Jadi sebaiknya para members janganlah gampang-gampang meninggalkan media
yang sangat berguna ini dengan alasan yang konsumptif. Marilah kita galakkan
diskusi yang dapat menggiring diri kita ke jalan Allah swt yang benar dan
hanya satu-satunya ini (tidak seperti "semua jalan menuju ke Roma").

Saya lemparkan satu problim yang cukup aktual hingga kini: Benarkah
kesimpulan para 'alim dan 'ulama dari semenjak wafatnya rasulullah Muhammad
saw hingga saat ini yang menyatakan bahwa Al-Dinu al-Islam adalah salah satu
Agama samawi di dunia ini?(artinya "semua jalan menuju ke Roma").

Wassalam,
A.M



_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke