Dear Bung Nizami,

Saya mohon maaf yang sebesar- besarnya kepada anda bilamana ada hal yang
kurang berkenan apabila saya memberikan sedikit koreksi kepada anda
ataupun
Teman-teman lain yang memiliki cara pandang yang sama dengan anda.

Sebagai yang anda paparkan melalui tulisan anda dibawah ini..saya ingin
bertanya sejauh mana anda mengerti tentang ajaran Kristen....???? Adakah
anda tahu bahwa negara kita ini mengakui & menjunjung tinggi kebebasan
untuk memeluk & mempercayai suatu keyakinan..????

Lantas saya ingin bertanya kepada anda : apakah orang yang yang ingin
merayakan & mengucap syukur lewat perayaan agama ( sebagaimana yang anda
paparkan dibawah) anda anggap sebagai suatu tujuan untuk hal seperti
itu..??? Sungguh saya tidak mengerti cara berfikir anda..!!!!Sebagai
seorang yang beragama, bukankah kita diajarkan untuk saling mengasihi &
menghormati sesame makhluk ciptaan-NYA...? 

Untuk hal tersebut diatas saya secara pribadi menghimbau kepada kita
semua, marilah kita menciptakan suatu situasi yang lebih bersahabat,
elegance,dan saling menghargai antara sesama mahkluk ciptaaan
Tuhan,tidak perlulah kita membuat suatu wacana yang kita tidak mengerti
ujung pangkalnya...yang membuat kita saling tuding satu dengan yang
lain, membuat kita benci terhadap satu dengan yang lain...bukankah
alangkah lebih indahnya bila ada kebersamaan diantara kita didalam
menghadapi situasi yang tengah terjadi pada negeri kita yang tercinta
ini...????


Warm regard,


Mr. Nov

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of A Nizami
Sent: Tuesday, January 09, 2007 6:17 PM
To: is-lam
Subject: [is-lam] Kristenisasi Lewat Program Natal di TV?

Assalamu'alaikum wr wb,
Bulan Desember dan 1 Januari lalu ada 3 momen penting.
Tanggal 25 Desember: Natal, 30 Desember: Idul Adha,
dan 1 Januari: Tahun Baru Masehi.

Ternyata sejak awal bulan Desember hingga tanggal 8
Januari kemarin gaung Natal masih muncul di TV-TV
Swasta. Entah itu lewat lagu-lagu natal, film-film
natal, ucapan2 natal, serta acara perayaan Natal.

Idul Adha yang merupakan hari besar ummat Islam nyaris
terendam oleh acara natal di TV. Seolah-olah mayoritas
penduduk Indonesia ini bukan Muslim.

Begitu gencarnya acara Natal di TV hingga sebulan
lebih, sampai-sampai anak saya, Hana, yang berusia
kurang dari 5 tahun berkata, "Ma aku mau masuk
Kristen" Istri saya dan saya segera memberi tahu bahwa
orang-orang Kristen itu musyrik. Mereka menyembah 3:
Tuhan yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus.
Sementara Islam menyembah hanya 1 Tuhan yang Maha
Kuasa.

Dengan kejadian itu, ada baiknya kita mewaspadai acara
TV terutama jika memasuki bulan Desember. Sepertinya
acara natal di TV yang jor-joran sebulan penuh (bahkan
bisa lebih) sudah jauh dari kewajaran.

Demikian pula hiasan-hiasan natal di mal-mal di mana
penjaga toko yang mayoritas muslim disuruh mengenakan
topi Santa Claus. Sangat menyedihkan.

Ada baiknya surat ini kita renungi:

Al Kafiruun:

1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang
kamu sembah
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah
Tuhan yang aku sembah. 
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
http://www.media-islam.or.id

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke