Wa'alaikumussalam wr. wb.

Hehehe...bung Nizami, smart lah sedikit, sampeyan ini kan ketua suatu 
organisasi(sorry kritik).

Kalo anda memiliki sesuatu maka mau anda pergunakan apa kek sesuatu tersebut 
sesuai keinginan anda, sah-sah aja kan  ndak ada yang  larang, begitu juga dgn 
media televisi,  mungkin saja  di belakangnya  banyak orang2  kristennya(yg 
punya). Seperti juga Allah SWT yang telah menciptakan sesuatu, kalo pun DIA 
mengambil sesuatu tsb, sah-sah saja, karena DIA yang MAHA MEMILIKI.

Trus sikap Muslim gimana, matiin aja TV nya, kok gitu aja repot.
Kalo dicermati surat al-Kafirun tsb ya "matiin  TV nya", alias jangan nonton 
acara tersbut.

Susah ya...., kita ini gak punya, tapi kita ini pengen ngatur..hehehe. 
Alasannya..'karena kita mayoritas' gitu kali ya....

Wassalam.
a.s. 

A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum wr wb,
Bulan Desember dan 1 Januari lalu ada 3 momen penting.
Tanggal 25 Desember: Natal, 30 Desember: Idul Adha,
dan 1 Januari: Tahun Baru Masehi.

Ternyata sejak awal bulan Desember hingga tanggal 8
Januari kemarin gaung Natal masih muncul di TV-TV
Swasta. Entah itu lewat lagu-lagu natal, film-film
natal, ucapan2 natal, serta acara perayaan Natal.

Idul Adha yang merupakan hari besar ummat Islam nyaris
terendam oleh acara natal di TV. Seolah-olah mayoritas
penduduk Indonesia ini bukan Muslim.

Begitu gencarnya acara Natal di TV hingga sebulan
lebih, sampai-sampai anak saya, Hana, yang berusia
kurang dari 5 tahun berkata, "Ma aku mau masuk
Kristen" Istri saya dan saya segera memberi tahu bahwa
orang-orang Kristen itu musyrik. Mereka menyembah 3:
Tuhan yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus.
Sementara Islam menyembah hanya 1 Tuhan yang Maha
Kuasa.

Dengan kejadian itu, ada baiknya kita mewaspadai acara
TV terutama jika memasuki bulan Desember. Sepertinya
acara natal di TV yang jor-joran sebulan penuh (bahkan
bisa lebih) sudah jauh dari kewajaran.

Demikian pula hiasan-hiasan natal di mal-mal di mana
penjaga toko yang mayoritas muslim disuruh mengenakan
topi Santa Claus. Sangat menyedihkan.

Ada baiknya surat ini kita renungi:

Al Kafiruun:

1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang
kamu sembah
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah
Tuhan yang aku sembah. 
6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
http://www.media-islam.or.id

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


 __________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke