Jilbab Dilarang, Seleksi Paskibraka Kisruh

Kediri, CyberNews. Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
(Paskibraka) di Gedung Nasional Indonesia, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis
(26/4), diwarnai kekisruhan larangan memakai jilbab bagi peserta putri. 

Kekisruhan itu berawal dari surat resmi yang dilayangkan Kepala Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri, Abu Aman kepada Panitia Pelaksana Seleksi
Paskibraka Kota Kediri. Dalam surat tersebut Abu Aman menyatakan akan
meminta para siswinya untuk mengundurkan diri dari Paskibraka jika harus
melepas jilbab dan mengenakan span pendek.

"Kami akan meminta siswi kami mengundurkan diri kalau nantinya diharuskan
melepas jilbab dan mengenakan rok span pendek karena hal ini melanggar
norma-norma agama," ucapnya, dalam surat yang tembusannya ditujukan kepada
Wali Kota Kediri itu.

Kemudian ketika peserta seleksi sedang beristirahat, tiga siswi kelas II MAN
3 Kediri, yakni Angga Atma Proboningrum, Liana Ismail dan Sabria Amalia,
mendatangi Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Paskibraka Kota Kediri Suwito.

"Kami-kami memiliki motivasi untuk bisa lolos dalam seleksi ini, tapi kami
berat kalau harus melepaskan jilbab dan mengenakan span," kata Angga yang
saat itu masih mengenakan nomor peserta 207.

Menurut ketiga siswi itu, jilbab dan pakaian yang menutup aurat adalah
masalah prinsip yang tidak bisa dilepas dengan dalih apapun. "Tidak hanya
kepala sekolah dan guru, bahkan orang tua kami pun pasti melarang jika harus
melepas jilbab dan mengenakan pakaian yang auratnya terbuka," tutur Sabria
menambahkan.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada panitia untuk tidak mempersoalkan masalah
jilbab karena bisa menimbulkan gejolak sosial di masyarakat. 

Menanggapi hal itu, Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Paskibraka Kota Kediri,
Suwito menyatakan, kewajiban melepas jilbab dan mengenakan span hanya
berlaku pada saat Upacara 17 Agustus yang berlangsung tak lebih dari dua
jam. "Ini sudah menjadi ketentuan pemerintah pusat, rasanya tidak mungkin
kami mengubah ketentuan ini sebelum ada ketentuan baru lagi," dalihnya.

Ia menganggap, tuntutan kepala sekolah dan siswi MAN 3 Kediri itu masih
terlalu dini karena sampai saat ini masih seleksi tahap awal, belum sampai
pada tahap penentuan. "Oleh sebab itu, silakan kalian jalani dulu seleksi
ini sampai ada pengumuman berikutnya, siapa nama-nama yang lolos sebagai
anggota Paskibraka," ucap Suwito kepada ketiga siswi berjilbab itu.

Kalau ternyata, lanjut dia, nantinya ada siswi yang berjilbab lolos dalam
seleksi tersebut, pihaknya berjanji akan mencarikan jalan keluar, termasuk
melalui konsultasi dan koordinasi dengan Wali Kota Kediri HA Maschut dan
Departemen Agama.

Menurut dia, siswi berjilbab yang mengikuti seleksi ini mencapai puluhan,
termasuk dari MAN 2, SMA Muhammadiyah, dan beberapa sekolah lainnya di Kota
Kediri, jadi bukan hanya dari MAN 3. Seleksi yang berlangsung pada 25-26
April ini diikuti 173 siswa dan siswi setingkat SMA di Kota Kediri, baik
swasta maupun negeri.

Dari jumlah itu, panitia seleksi hanya akan menerima 74 siswa, termasuk
empat di antaranya untuk diikutkan seleksi Paskibraka tingkat Propinsi Jawa
Timur di Surabaya dan tingkat nasional di Jakarta pada bulan Mei mendatang.

Pada tahun 2001, dua wakil dari Kota Kediri berhasil menjadi anggota
Paskibraka dalam Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka. Setelah itu, sudah
tidak pernah ada lagi wakil dari Kota Kediri sampai sekarang.

Seleksi Paskibraka yang dipusatkan di GNI Kota Kediri itu bermaterikan tes
tulis, wawancara, dan tes baris-berbaris dengan penilaian kecakapan dalam
menjalankan perintah. Peserta tes diharuskan memiliki tinggi badan 165-175
sentimeter (putra) dan 160-170 sentimeter (putri). Masing-masing sekolah
mengirimkan lima sampai delapan siswa/siswi.

( ant/cn05 ) 

 

 

 

 

 


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.463 / Virus Database: 269.6.1/776 - Release Date: 4/25/2007
12:19 PM



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.463 / Virus Database: 269.6.1/776 - Release Date: 4/25/2007
12:19 PM
 
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke