Di tengah suasana pro dan kontra terhadap ajaran Ahmadiyah berikut SKB tiga menteri yang melarang penyebaran aliran sesat itu, mengemuka informasi di Aceh Selatan pada awal tahun 80-an di kabupaten itu pernah berkembang ajaran serupa di sebuah desa.
Tetapi belakangan ajaran itu hilang setelah pengikutnya disyahadatkan kembali oleh seorang ulama pasantren Pasie Raja (sebelum termasuk wilayah Kluet Utara-red) Aceh Selatan. "Sebenarnya kelompok ajaran Ahmadiyah jauh lebih duluan di Aceh Selatan dari pada di Jawa dan Nusa Tenggara Barat, tetapi kemudian kelompok itu bubar karena pengikutnya kembali ke ajaran Islam sebenarnya," ungkap ulama tersebut. Wakil Ketua MPU Aceh Selatan dalam sebuah pengajian majelis taklim di Pendopo bupati Aceh Selatan Jalan Nyak Adam Kamil Tapaktuan, baru-baru ini mengulang cerita dan kronologis tentang keberadaan Ahmadiyah di Aceh Selatan. Pimpinan Pasantren Darul Haitami Tapaktuan, Tgk Yunus Thaiby menjawab pertanyaan seorang jemaah taklim mengatakan, dirinya sempat mengundang pimpinan dan para anggota kelompok tersebut ke tempatnya (waktu itu komplek Pasantren Jabal Makmur Terbangan Kluet Utara Aceh Selatan) untuk muzakarah tentang Islam yang sebenarnya. Menurut Yunus Thaiby, pensyahadatan kembali bagi pengikut Ahmadiyah tadi tidak serta merta, tetapi harus melalui perdebatan sengit antara dirinya dan pimpinan kelompok berikut pengikutnya. Diskusi (muzakarah) berlangsung berhari-hari, baru kemudian mereka insyaf dan bersedia kembali ke ajaran Islam yang benar. "Sejak itu ajaran Ahmadiyah di Aceh Selatan hilang karena pengikutnya taubat," katanya. Keberadaan kelompok ini tidak sempat diketahui secara luas di Aceh Selatan karena hanya beranggotakan belasan orang saja. Lagi pula ajarannya hanya berkembang dalam komunitas kecil di sebuah desa sekitar Tapaktuan. Di hadapan ratusan jemaah majelis taklim Pendopo Aceh Selatan, Yunus Thaiby mengajak umat Islam untuk meningkat ketauhidan dengan cara mempelajari dan memperdalam ilmu tauhid dan syariat yang telah dicontohkan Rasullullah Muhammad SAW. Kepada jemaah, ia mengingatkan agar tidak melakukan perlawanan fisik apalagi bertindak anarkis bila menemukan kemungkaran, tetapi ajaklah mereka kepada jalan yang benar yang sesuai dengan Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.[analisa] Source: http://samanui.wordpress.com/2008/06/12/taubatnya-ahmadiyah-di-aceh-selatan/ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
