Assalaamualaikum WR WB
Sebaiknya thread...ini di selesaikan sampai disini saja
karena kelihatannya lebih banyak ..mudharatnya....

saya mohon kepada "kang haji Syaifuddin".......segera
jawab....memang ...seorang..ahmadi....atau bukan....
karena banyak dari saudara2 kita yang lain sangat ingin
mengetahui..kejelasan hal tersebut.......apa memang susah sekali ya kang??
atau kang haji..nggak usah jawab sama sekali......mudah2an.selesai dengan
sendirinya.....

mohon maaf bila tidak berkenan
wassalamualaikum WR WB

gunawan / bukan anggota ahmadi

Hajji Syaifuddin Ma'rifatullah さんは書きました:
> Bismillaah, Ar-Rahmaan, AR-Rahiim
>
> Hayo siapa yang mau ikutan Sdr, Shareef Hidayat ? Silahkan acungkan 
> jempol menunjuk ke atas !
>
> Sebelum Anda "mengacungkan jempol dan menunjuk ke atas" untuk Sdr. 
> Shareef Hidayat, sesungguhnya saya ingin mengingatkan Anda semua 
> terhadap ayat Al-Qur'an di bawah ini. Terserah, mau dipercayai atau 
> tidak ayat ini, tapi ini benar-benar saya yang bodoh ini telah 
> mengambilnya (copy) dari Windows Al-Qur'an, merupakan terjemah 
> Departemen Agama RI. Jadi silahkan dibaca dengan teliti, sebelum saya 
> berlepas diri sama sekali dari apa pun yang Saudara pilih, karena saya 
> sudah menyampaikan apa yang perlu saya sampaikan.
>
> ***49:11***
> "Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki 
> merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih 
> baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan 
> kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan 
> janganlah suka mencela dirimu sendiri [1410] dan jangan memanggil 
> dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah 
> (panggilan) yang buruk sesudah iman [1411] dan barangsiapa yang tidak 
> bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
>
> [1410] "Jangan mencela dirimu sendiri" maksudnya ialah mencela antara 
> sesama mu'min karana orang-orang mu'min seperti satu tubuh.
>
> [1411] Panggilan yang buruk ialah gelar yang tidak disukai oleh orang 
> yang digelari, seperti panggilan kepada orang yang sudah beriman, 
> dengan panggilan seperti: hai fasik, hai kafir dan sebagainya.
> -----------------------------
>
> ***43:36-37***
> "Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha
> Pemurah (Al Qur'an), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) 
> maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan 
> sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari 
> jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk".
>
> Untuk Anda semua fahami, saya tidak mau melayani Anda untuk menjawab 
> pertanyaan "konyol" itu, karena saya tidak ingin termasuk golongan 
> orang yang suka berolok-olok, dan insya Allah karena saya hanya 
> mengikuti petunjuk dari Tuhan saya, yaitu Allah yang saya imani dan 
> juga mengimani segala firman-Nya, baik yang ada di dalam Al-Qur'an 
> (tertulis pada mushaf) dan juga firman Allah yang nyata dalam 
> kehidupan saya, baik dalam fikiran dan pemahaman (ilmu) maupun dalam 
> perbuatan (amal).
>
> Kapada semua Saudara yang dengan sabar mengikuti hujatan, hinaan, 
> cemoohan dan olok2an lainnya kepada saya, namun tidak ingin masuk 
> dalam golongan mereka, saya do'akan semoga Allah memberikan hikmah 
> yang baik bagi Anda yang dengan itu, Allah akan selalu membimbing Anda 
> dan kita semua ke jalan yang lurus yang diridhoinya.
>
> Dan kepada siapa saya, yang mau dan akan mengacongkan jempol 
> persetujuan terhadap apa yang ditetapkan oleh Sdr. Shareef Hidayat dan 
> kawan-kawan, maka saya serahkan semua urusan ini kepada Allah yang 
> Maha Pengasih, Maha Penyayang.
>
> "Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui, Dan Engkau sungguh sangat 
> mengetahui apa yang aku lakukan. Hanya kepada-Mu aku mengabdi dan 
> hanya kepada-Mu juga aku memohon pertolongan. Maha tolonglah aku dari 
> semua jenis kejahilan dan kezaliman"
>
> AS-salaamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
>
> ----- Original Message ----
> From: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, June 19, 2008 7:26:53 AM
> Subject: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku 
> NadriSaaduddin, masih ada di milis ini ? --c|
>
> Baiklah, karna belum ada jawaban yang memuaskan dari kang Haji 
> Saefudin, maka dengan tidak menjawabnya kang Haji, itu saya artikan : 
> YA, AHMADIAH,
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
> *From:* [EMAIL PROTECTED] 
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *AFR
> *Sent:* Tuesday, June 17, 2008 6:44 PM
> *To:* [email protected]; Suwarno
> *Cc:* [EMAIL PROTECTED]
> *Subject:* Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku 
> NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|
>
> sudahlah kawans, tahu rasanya asin pasti ada garamnya.
>
> kalo itu ngrusak pager rumah baru dibuang garamnya.
>
> gitu aja koq refot ....
>
> salam,
>
> Fahru
> --- On *Tue, 6/17/08, Suwarno /<[EMAIL PROTECTED]>/* wrote:
>
>     From: Suwarno <[EMAIL PROTECTED]>
>     Subject: RE: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku
>     NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|
>     To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
>     Cc: [EMAIL PROTECTED]
>     Date: Tuesday, June 17, 2008, 4:20 PM
>
>     Iya Pak Haji.. tolong dijawab biar kita semua tahu...
>
>     kalau sudah tahu kan enak... jadi bisa mengerti posisi
>     masing-masing...
>
>     oh iya ngomong-ngomong Pak Syaifuddin atau Pak Ngatimin ini
>     hajinya kemana ya....??
>
>         -----Original Message-----
>         *From:* [EMAIL PROTECTED]
>         [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of *A Nizami
>         *Sent:* Tuesday, June 17, 2008 4:07 PM
>         *To:* [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
>         *Cc:* [EMAIL PROTECTED]
>         *Subject:* Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
>         Saudaraku NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|
>
>         Wa'alaikum salam wr wb,
>         Sebetulnya pertanyaan itu tidak sulit. Tinggal di jawab ya
>         atau tidak.
>         Sebagai contoh saya akan menjawab bahwa saya Muslim. Bukan
>         Ahmadiyah/Jema'ah Ahmadiyah.
>         Nah bagaimana dgn pak Syaifuddin? Mampukah menjawab pertanyaan
>         sederhana itu?
>
>         Untuk pertanyaan apakakh Mirza Ghulam Ahmad Nabi/Rasul, saya
>         akan jawab bahwa Mirza Ghulam Ahmad bukan Nabi atau pun Rasul.
>         Apa jawab pak Syaifuddin?
>
>         Saya lihat kerinduan pak Syaifuddin dgn pak Nadri yang
>         Ahmadiyah serta konsep pak Syaifuddin tentang rasul jadi
>         membuat saya berpikir kalau pak Syaifuddin adalah anggota
>         Ahmadiyah.
>
>
>         Saya akan senang jika pak Syaifuddin bisa menjawab pertanyaan
>         sederhana di atas.
>
>         Wassalam
>
>         Berikut artikel yang membuat saya berpikir seperti di atas:
>
>         http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg03031.html
>
>         *> From: Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah <[EMAIL PROTECTED]>*
>
>         *> Subject: Re: Pak Syaifuddin Ahmadiyah? Re: Perbedaan Antara
>         Nabi dan Rasul*
>
>         *> Sedangkan perutusan atau kerasulan tetap berlangsung hingga*
>
>         *> saat ini. Anda adalah Rasul Allah bagi saya. Dan saya adalah*
>
>         *> utusan Allah bagi Anda.*
>
>         ===
>
>         ----- Original Message ----
>
>         *From: Hajji Syaifuddin Ma'rifatullah <[EMAIL PROTECTED]>*
>
>         *To: [EMAIL PROTECTED]
>
>         *Sent: Monday, June 16, 2008 3:10:42 PM*
>
>         *Subject: [is-lam] Apakah Saudaraku Nadri Saaduddin, masih ada
>         di milis ini ?*
>
>         Bismillaah, Ar-Rahmaan , AR -Rahiim
>
>         *Saya hanya ingin menyapa Saudara saya Nadri Saaduddin dari
>         Riau*, apakah masih ada di milis ini ? Mohon response via pribadi.
>
>         http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1997/11/04/0073.html
>
>         *From: Nadri Saadudin <[EMAIL PROTECTED]>*
>
>         *To: John MacDougall <[EMAIL PROTECTED]>*
>
>         *Subject: FW: Sekedar nimbrung......1/2*
>
>         *Date: Wed, 5 Nov 1997 04:01:00 +0700*
>
>         Yazid:
>
>         >* Ataukah pada berita gaib yang dibawa Mirza Gulam Ahmad ada
>
>         >keterangan yang menyatakan bahwa Mirza Gulam Ahmad adalah nabi
>
>         >terakhir bagi anda?
>
>         Nadri:
>
>         Juga tidak ada.... beliau sama sekali tidak mengklaim diri
>         sebagai Nabi terakhir . Dan juga orang-orang Ahmadi tidak
>         berkeyakinan bahwa beliau adalah Nabi terakhir. Orang-orang
>         Ahmadi hanya meyakini beliau sebagai Imam Mahdi, Masih Mau'ud
>         a.s. atau Nabi Isa ibnu Maryam yang dikabarkan kedatangannya
>         yang kedua kalinya dalam hadist-hadist Bukhari, Muslim, dan
>         lain-lainnya....
>
>         *Nadri Saaduddin,*
>
>         *Jalan Rambutan 23,*
>
>         *Telp. 0765-93072*
>
>         *Duri 28884, Riau Daratan,*
>
>         *INDONESIA....*
>
>         ===
>
>         http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/msg00724.html
>
>         *[Urangawak] Re: Benarkah Uwan Nadri S. Urang AHMADIYAH?*
>
>         H.Nadri Saaduddin
>
>         Mon, 17 Jul 2006 05:49:39 -0700
>
>         *Uwan Oji adolah urang Islam dari Jamaah Ahmadiyah...*
>
>         …
>
>         Akan tetapi nabi yang tidak membawa syari’at baru, tidak akan
>         merobah syariat Islam, kendatipun sebesar biji sawi, nabi yang
>         seratus persen tunduk kepada aturan dan ajaran Islam serta
>         memperkuat dan menyatakan kebenaran agama Islam yang dibawa
>         oleh Rasulullah SAW dan memenangkannya kembali di saat-saat
>         orang-orang Islam tenggelam dan mabuk dalam keduniawian yang
>         jauh dari pengkhidmatan Islam, tak bisa tidak kata mereka
>         tentulah haruslah diakui adanya dan seterusnya tentu saja akan
>         ada.....
>
>         ===
>         Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
>
>         Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
>
>         Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya
>         dari Telkomsel
>         Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id
>         atau http://syiarislam.wordpress.com
>
>         ----- Original Message ----
>         From: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
>         To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
>         Sent: Tuesday, June 17, 2008 12:52:54 PM
>         Subject: Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah Saudaraku
>         NadriSaaduddin, masih ada di milis ini ? --c|
>
>         Assalammualaikum WR WB.
>
>         Eheem,,…
>
>         Wah, sepertinya muai rame lagi nih,…
>
>         Saudara-saudara munkin selama ini telah mencurigai kalao Kang
>         Saefudin itu jemaat Ahmadiah, kenapa kita tidak tanya langsung
>         saja,,…
>
>         Kang Saefudin beragama Islam ataukah beragama Ahmadiah…?
>
>         (just simple answer….)
>
>         
> ------------------------------------------------------------------------
>
>         *From:* [EMAIL PROTECTED]
>         [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *Suwarno
>         *Sent:* Monday, June 16, 2008 8:02 PM
>         *To:* [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
>         *Subject:* Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
>         Saudaraku NadriSaaduddin,masih ada di milis ini ? --c|
>
>         Wah jangan-jangan postingan pak Haji dulu (terlampir) untuk
>         minta sumbangan pada para milister dipake untuk membiayai
>         kegiatan ahmadiyah ...????
>
>         Gimana Pak Haji... ?
>
>         Pka Haji Syaifudin ini kan sama dengan Pak Haji Ngatimin
>         tho... (mail addressnya sama persis sis)...
>
>             -----Original Message-----
>             *From:* [EMAIL PROTECTED]
>             [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of *AFR
>             *Sent:* Monday, June 16, 2008 6:57 PM
>             *To:* Milis is-lam
>             *Subject:* Re: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
>             Saudaraku NadriSaaduddin, masih ada di milis ini ? --c|
>
>             nampaknya begitu. mungkin mulai terkuak misinya ... ):-|
>
>             sebenarnya siapa mau tulis apa monggo aja, wong ini umum.
>             mau syi'ah, jil, pki, kapitalis .. dll-nya, cuma kalo
>             ketahuan tersirat niat dhalimnya, ya siap2 saja kalo
>             direspon pedas orang. insya Allah, sepahit-pahit kawan
>             muslim merespon posting 'aneh' anggota yg non-muslim, tak
>             ada punya niat jahat kecuali sekedar kecil harap semoga
>             kembali. sekuat apa kata2 dpt bimbing kalau bukan kehendak
>             Allah SWT semata.
>
>             wallahu 'alam ...
>
>             salam,
>
>             Fahru
>             -- On *Mon, 616/08, A Nizami /<[EMAIL PROTECTED]>/* wrote:
>
>                 From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
>                 Subject: [is-lam] Sama2 Ahmadiyah? - Re: Apakah
>                 Saudaraku Nadri Saaduddin, masih ada di milis ini ?
>                 To: "is-lam" <[email protected]>
>                 Date: Monday, June 16, 2008, 4:44 PM
>
>                 Kenapa pak Syaifuddin merindukan "Saudaranya" Nadri
>                 Saadudin? Apakah karena sama-sama Ahmadiyah?
>
>                 Berikut artikel dari Nadri serta alamatnya:
>
>                 http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1997/11/04/0073.html
>
>
>                   *[INDONESIA-L] KOLOM - Nadri (r)*
>
>                 **From:**//[EMAIL PROTECTED]//
>                 <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
>                 **Date:** Tue Nov 04 1997 - 15:47:00 EST
>
>                 
> ------------------------------------------------------------------------
>
>                 Forwarded message:
>                 From [EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>
>                 Tue Nov 4 19:10:10 1997
>                 Date: Tue, 4 Nov 1997 17:01:04 -0700 (MST)
>                 Message-Id: <[EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>>
>
>                 To: [EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>
>
>                 From: [EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>
>
>                 Subject: [INDONESIA-L] KOLOM - Nadri
>                 Sender: [EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>
>
>
>                 From: Nadri Saadudin <[EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>>
>
>                 To: John MacDougall <[EMAIL PROTECTED]
>                 <mailto:[EMAIL 
> PROTECTED]:%20%5BINDONESIA-L%5D%20KOLOM%20-%20Nadri%20%28r%29&[EMAIL 
> PROTECTED]>>
>
>                 Subject: FW: Sekedar nimbrung......1/2
>                 Date: Wed, 5 Nov 1997 04:01:00 +0700
>
>                 ----------
>                 From: Nadri Saadudin
>                 To: Multiple recipients of list; 'Hikmah'
>                 Subject: Re: Sekedar nimbrung......1/2
>                 Date: Friday, October 31, 1997 12:43AM
>
>                 Tanggapan terhadap posting Bung Yazid Akbar P.
>                 Lubis....1/2
>
>                 Assalamu'alaikum Wr. Wb.
>                 Berikut tanggapan dan komentar saya atas posting yang
>                 diajukan oleh
>                 Bung Yazid Akbar P. Lubis....bagian pertama dari dua buah
>                 tanggapan....
>
>                 Yazid:
>                 //>Saya sangat tertarik membaca beberapa
>                 argumentasi-argumentasi, //
>                 //>hujjah-hujjah ataupun dalil-dalil - terlepas dari
>                 benar tidaknya - //
>                 //>yang terdapat di DS ini. //
>
>                 Nadri:
>                 Basa-basi anda diawal posting ini membuat saya tak
>                 mungkin menolak
>                 untuk memberikan komentar terhadap apa yang anda
>                 tanyakan...
>
>                 Yazid:
>                 //>Khusus kepada Pak Nadri, ada beberapa
>                 argumentasinya yang sangat //
>                 //>menarik buat saya; //
>
>                 Nadri:
>                 Apalagi komentar anda yang ini.... menjadikan saya
>                 lebih tertarik
>                 lagi untuk membaca posting ini sekaligus memberikan
>                 komentar saya
>                 pula....
>
>                 Yazid:
>                 //>Pertama, bahwa dalam pandangan Ahmadiyah, beberapa
>                 pendiri agama //
>                 //>besar didunia, seperti Budha dan Krisna dan juga
>                 beberapa Nabi dan //
>                 //>Rasul, yaitu Nabi Isa dan Nabi Muhammad, telah
>                 menubuatkan //
>                 //>kedatangannya untuk yang kedua kalinya ke muka bumi
>                 ini, secara //
>                 //>rohani, dan ini semua dipenuhi dengan kedatangan
>                 Mirza Gulam Ahmad //
>                 //>sebagai Juru Selamat. Walaupun saya tak habis
>                 mengerti bagaimana //
>                 //>Al-Quran surat Al-Jumuah ayat 3 ditafsirkan
>                 sedemikian rupa untuk //
>                 //>menjadi dalil bagi kedatangan Nabi Muhammad kedua
>                 kali. //
>
>                 Nadri:
>                 Kendatipun anda belum juga mengerti pada kesempatan
>                 ini saya coba
>                 sekali lagi menjelaskannya kepada anda. Harapan saya
>                 anda bisa
>                 mengerti dan memahaminya meskipun tidak bisa menerima dan
>                 meyakininya....
>
>                 Penafsiran Surah Al-Jum'ah ayat 3 "wa akharina minhum"
>                 menunjukkan
>                 bahwa Ajaran Rasulullah SAW ditujukan bukan hanya
>                 untuk bangsa Arab
>                 belaka, yang ditengah-tengah bangsa itu beliu
>                 dibangkitkan ,
>                 melainkan kepada seluruh bangsa yang bukan Arab juga,
>                 dan bukan hanya
>                 kepada orang-orang sezaman dengan belau, melainkan
>                 juga kepada
>                 keturunan demi keturunan manusia yang akan datang
>                 samapai hari
>                 kiamat. Ayat ini juga merujuk kepada keadaan dimana
>                 Rasulullah SAW
>                 akan dibangkitkan atau datang kedua kalinya ( bukan
>                 reinkarnasi....)
>                 diantara kaum yang lain yang belum pernah tergabung
>                 dalam para
>                 pengikut semasa hidup beliau. Dan isyarat ini merefer
>                 kepada Tafsir
>                 ayat itu yang termuat dalam Kitab Bukhari jilid III
>                 hal 135 yang
>                 berbunyi sbb: "Dari Abu Hurairah r.a. berkata dia:
>                 "Adalah pada suatu
>                 hari kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah SAW
>                 ketika Surah
>                 Jum'ah diturunkan. Saya minta keterangan Rasulullah
>                 SAW, siapakah
>                 yang diisyaratkan oleh kata-kata "Dan ditengah-tengah
>                 suatu golongan
>                 lain antara mereka yang belum pernah bergabung dengan
>                 mereka?".
>                 Salman al Farishi (Salman asal Parsi) sedang duduk
>                 diantara kami.
>                 Setelah saya berulang-ulang mengajukan pertanyaan itu,
>                 Rasulullah SAW
>                 meletakkan tangan beliau pada bahu Salman dan
>                 bersabda:'Bila iman
>                 telah terbang ke Bintang Suraya , seorang lelaki dari
>                 mereka ini
>                 pasti menemukkannya".....(Bukhari jilid III, hal 135
>                 Tafsir Surah
>                 Jum'ah).
>
>                 Hadist dari Rasulullah SAW ini menunjukkan bahwa ayat
>                 ini bisa
>                 dikenakan kepada seorang lelaki dari keturunan Parsi.
>                 Hazrat Masih
>                 Mau'ud a.s. atau Mirza Ghulam Ahmad , pendiri Jemaat
>                 Ahmadiyah yang
>                 adalah dari keturunan Parsi.Pada Hadist lain
>                 Rasulullah SAW
>                 menyebutkan akan datang suatu saat dimana tidak akan
>                 tinggal dalam
>                 Al-Qur'an kecuali kata-katanya dan tidak ada yang
>                 tertinggal dalam
>                 Islam selain namanya, dimana jiwa ajaran Islam sejati
>                 akan
>                 lenyap...(Baihaqi). Disaat itu akan datang Almasih
>                 yang dijanjikan
>                 itu. Kedua hadist ini dan ayat "waakharina minhum"
>                 dalam Surah
>                 Al-Jum'ah ayat 3 menunjukkan kedatangan Rasulullah SAW
>                 yang kedua
>                 kalinya dalam wujud Hazrat Masih Mau'ud a.s.
>
>                 Yazid:
>                 //>Kedua, bahwa menurut pandangan Ahmadiyah, Nabi-Nabi
>                 dan Rasul-Rasul //
>                 //>masih dan terus akan diutus Allah kemuka bumi ini
>                 dengan membawa //
>                 //>berita-berita ghaib. Dengan argumentasi inilah
>                 Ahmadiyah mengakui //
>                 //>kenabian Mirza Gulam Ahmad, dan mengakui
>                 berita-berita yang //
>                 //>dibawanya. //
>
>                 //>Semoga saya tidak salah menangkap apa yang
>                 dimaksudkan Pak Nadri. //
>
>                 //>Dari kedua hal diatas, saya ingin mengajukan
>                 beberapa pertanyaan //
>                 //>kepada Pak Nadri; //
>
>                 Nadri:
>                 Mudah-mudahan saya bisa menjawab pertanyaan yang anda
>                 ajukan itu...
>
>                 Yazid:
>                 //>* Apakah dalil bahwa Allah masih dan akan terus
>                 mengutus nabi dan //
>                 //>rasul setelah Nabi Muhammad (ini menurut pandangan
>                 anda), tidak //
>                 //>berlaku lagi setelah diutusnya Mirza Gulam Ahmad? //
>
>                 Nadri:
>                 Keadaan itu berlaku terus, kenabian itu
>                 berkesinabungan terus sesuai
>                 dengan ayat-ayat Al-Qur'an tersebut. Cuma setelah
>                 Mirza Ghulam Ahmad
>                 sampai sekarang ini tidak ada yang mengaku jadi Nabi,
>                 dan kendatipun
>                 ada yang mengaku jadi Nabi mereka tidak memenuhi
>                 kriteria yang
>                 diketengahkan Al-Qur'an sdebagai seorang Nabi yang
>                 benar. Kenabian
>                 adalah urusan Allah bukan urusan manusia... Dengan
>                 kata lain baik
>                 saya ataupun semua orang Ahmadi sama sekali tidaklah
>                 berkeyakinan
>                 bahwa Mirza Ghulam Ahmad itu adalah penutup nabi-nabi
>                 yang tidak ada
>                 lagi nabi sesudahnya......
>
>                 Yazid:
>                 //>* Atau lebih tepatnya, tidak ada lagikah nabi baru
>                 setelah Mirza //
>                 //>Gulam Ahmad? //
>
>                 Nadri:
>                 Karena kenabian itu adalah urusan Allah saya tidak
>                 berani mengatakan
>                 bahwa tidak ada lagi nabi baru sesudah Mirza Ghulam
>                 Ahmad. Bisa saya
>                 atau mungkin saja ada nabi tersebut sebagaimana yang
>                 saya katakan
>                 diatas Mirza Ghulam Ahmad bukanlah Nabi terakhir.
>
>                 //>Yazid: //
>                 //>* Sehingga Mirza Gulam Ahmad itu adalah khataman
>                 nabiyin bagi anda? //
>
>                 Nadri:
>                 Sama sekali saya dan orang-orang Ahmadi tidak
>                 mengatakan dan
>                 berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah
>                 khaatamannabiyin....
>                 Tidak ada seorang nabipun yang diutus oleh Allah
>                 sebelum dan sesudah
>                 Muhammad SAW yang berpangkat "khaatamannabiyin".
>                 Khaatamannabiyin
>                 satu-satunya hanya untuk Nabi Muhammad SAW....
>                 Orang-orang Ahmadi
>                 mengartikan "khaatamannabiyin" adalah "meterai", "cap
>                 nabi-nabi",
>                 "yang paling mulia diantara nabi-nabi", bukan "penutup
>                 nabi-nabi"
>                 atau "nabi penutup" sebagaimana yang lazim ditafsirkan
>                 oleh
>                 sebahagian besar Mainstream Islam ini.
>
>                 //>Yazid: //
>                 //>* Apakah teori "tutup botol" yang anda miliki untuk
>                 menafsirkan kata //
>                 //>khataman nabiyin di dalam Al-Quran tidak berlaku
>                 pada diri Mirza //
>                 //>Gulam Ahmad? //
>
>                 Nadri:
>                 Saya dan orang-orang Ahmadi tak mengenal "teori tutup
>                 botol" seperti
>                 yang anda sangkakan itu. Kami sungguh tak mengerti
>                 makna teori "tutup
>                 botol" tersebut. Dan seperti yang saya katakan diatas
>                 "khaatamannabiyyin" itu memang tidak berlaku bagi
>                 siapapun kecuali
>                 Nabi Muhammad SAW satu-satunya. Hanya beliaulah yang
>                 berpangkat
>                 khaatamannabiyin itu...Dan Mirza Ghulam Ahmad bukanlah
>                 khaatamannabiyin.....
>
>                 Yazid:
>                 //>* Apakah teori itu hanya berlaku bagi Nabi Muhammad? //
>
>                 Nadri:
>                 Saya sama sekali tak mengenal teori tutup botol anda
>                 itu dan
>                 orang-orang Ahmadi berkeyakinan bahwa khaatamannabiyin
>                 itu hanya
>                 khusus untuk Nabi Muhammad SAW....
>
>                 Yazid:
>                 //>* Ataukah pada berita gaib yang dibawa Mirza Gulam
>                 Ahmad ada //
>                 //>keterangan yang menyatakan bahwa Mirza Gulam Ahmad
>                 adalah nabi //
>                 //>terakhir bagi anda? //
>
>                 Nadri:
>                 Juga tidak ada.... beliau sama sekali tidak mengklaim
>                 diri sebagai
>                 Nabi terakhir . Dan juga orang-orang Ahmadi tidak
>                 berkeyakinan bahwa
>                 beliau adalah Nabi terakhir. Orang-orang Ahmadi hanya
>                 meyakini beliau
>                 sebagai Imam Mahdi, Masih Mau'ud a.s. atau Nabi Isa
>                 ibnu Maryam yang
>                 dikabarkan kedatangannya yang kedua kalinya dalam
>                 hadist-hadist
>                 Bukhari, Muslim, dan lain-lainnya....
>                 ------------------>bersambung.
>
>                 Wassalamualaikum wr.wb.
>                 Nadri Saaduddin,
>                 Jalan Rambutan 23,
>                 Telp. 0765-93072
>                 Duri 28884, Riau Daratan,
>                 INDONESIA....
>
>                 //>Wassalamu'alaikum Wr. Wb. //
>
>                 ===
>                 Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS
>
>                 Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252
>
>                 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252.
>                 Sementara hanya dari Telkomsel
>                 Informasi selengkapnya ada di
>                 http://www.media-islam.or.id atau
>                 http://syiarislam.wordpress.com
>
>                 ----- Original Message ----
>                 From: Hajji Syaifuddin Ma'rifatullah
>                 <[EMAIL PROTECTED]>
>                 To: [email protected]
>                 Sent: Monday, June 16, 2008 3:10:42 PM
>                 Subject: [is-lam] Apakah Saudaraku Nadri Saaduddin,
>                 masih ada di milis ini ?
>
>                 Bismillaah, Ar-Rahmaan, AR-Rahiim
>
>                 Saya hanya ingin menyapa Saudara saya Nadri Saaduddin
>                 dari Riau, apakah masih ada di milis ini ? Mohon
>                 response via pribadi.
>
>                 Terima kasih wa salamu alaikum wa rahmatullahi wa
>                 barakatuh.
>
>                 -----------------------------------------------------------
>                 Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah
>                 dan Cepat:
>                 Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc
>                 <http://www.xez-pulsa.uni.cc/>
>
>                 _______________________________________________
>
>                 Is-lam mailing list
>
>                 [email protected]
>
>                 http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>   

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke