Kenyataan untuk menjadi seseorang yang memiliki kekuasaan dijaman
seperti sekarang ini, nampaknya yang paling dominan menentukan adalah
kesiapan dari segi finansial. 

Namun akan sangat sulit sekali mempertahankan "IDEALISME" seseorang
manakala sudah memiliki kekuasaan.
Boleh jadi, seseorang saat belum memiliki kekuasaan bercita2 luhur untuk
berbuat ini dan itu guna kemaslahatan ummat atau bangsa.
Tapi itu semua cita2 saat belum berkuasa.

Bak filosofi nyamuk, yang selalu bersuara mendengung saat belum
mendapatkan mangsa, tapi manakala sudah dapat mangsa dan sempat
menancapkan moncongnya dan menghisap darah, hilang sudah suaranya.

Mudah2an tidak demikian untuk kedepannya bagi para pemimpin/aparat kita.

Wassalam
Hmm

-----Original Message-----
From: A Nizami [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, June 19, 2008 4:52 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] FPI vs Ahmadiyah: Introspeksi Kelemahan Ummat
Islam

Mungkin pak SBY, Gus Dur, ibu Mega, atau pak Sutanto kalau ikut milis
ini bisa menjelaskan caranya....:)


Kalau tidak mampu ya jadi polisi saja. Masuk Akpol atau tanya sama
tetangganya yang polisi.
 ===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS


Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252


Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari
Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau
http://syiarislam.wordpress.com


----- Original Message ----
> From: Teddie Harjadi <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, June 19, 2008 4:40:26 PM
> Subject: Re: [is-lam] FPI vs Ahmadiyah: Introspeksi Kelemahan Ummat
Islam
> 
> Untuk jadi Presiden atau Kapolri bagaimana caranya?
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "A Nizami" 
> To: 
> Cc: 
> Sent: Thursday, June 19, 2008 3:30 PM
> Subject: [is-lam] FPI vs Ahmadiyah: Introspeksi Kelemahan Ummat Islam
> 
> 
> > Sebab itu ada baiknya para aktivis Islam yang hendak
> > mencegah kemungkaran dengan tangan masuk jadi polisi, jadi Kapolri,
bahkan 
> > jadi
> > Presiden. Sehingga bisa mencegah kemungkaran tanpa ada yang bisa 
> > menangkap.
> > Karena merekalah penguasa. Merekalah penegak hukum.
> >
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke