Assalamu’alaikum wr wb,

Berikut adalah riwayat hidup Imam Malik. Beliau adalah satu dari 4 imam madzhab 
(Madzhab Maliki). Beliau lahir tahun 93 Hijriyah atau 101 tahun lebih awal dari 
perawi hadits terkemuka Imam Bukhari.

Beliau berguru pada 900 orang, 300 di antaranya dari kelompok tabi’in (generasi 
setelah generasi sahabat), dan 600 dari kalangan tabi’t tabi’in. Artinya beliau 
masuk dalam kategori tabi’it tabi’in yang merupakan satu generasi Islam yang 
masih murni/salaf. Beliah menyusun kitab Al Muwaththo yang menghimpun 100 ribu 
hadits dan beliau tunjukkan pada 70 ahli fiqih Madinah.

Dengan masuknya Imam Malik dalam kelompok generasi terdahulu/salaf, maka selain 
hadits yang disusun beliau juga masih bisa menyaksikan ibadah seperti shalat, 
zakat, haji, dan sebagainya dari ulama dan penduduk Madinah yang masih murni 
dari penyimpangan.

Imam Malik merupakan guru dari Imam Syafi’ie.

Inilah riwayat hidup seorang ulama salaf.

Wassalamu’alaikum wr wb

http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Malik

Malik bin Anas (lengkapnya: Malik bin Anas bin Malik bin `Amr, al-Imam, Abu 
`Abd Allah al-Humyari al-Asbahi al-Madani), (Bahasa Arab: مالك بن أنس), lahir 
di (Madinah pada tahun 714 (93 H), dan meninggal pada tahun 800 (179 H)). 
Beliau adalah pakar ilmu fikih dan hadits, serta pendiri Mazhab Maliki.

Biografi

Nama lengkapnya adalah Malik bin Anas Abi Amir al Ashbahi, dengan julukan Abu 
Abdillah.

Ia lahir pada tahun 93 H, Ia menyusun kitab Al Muwaththa', dan dalam 
penyusunannya ia menghabiskan waktu 40 tahun, selama waktu itu, ia menunjukan 
kepada 70 ahli fiqh Madinah.

Kitab tersebut menghimpun 100.000 hadits, dan yang meriwayatkan Al Muwaththa’ 
lebih dari seribu orang, karena itu naskahnya berbeda beda dan seluruhnya 
berjumlah 30 naskah, tetapi yang terkenal hanya 20 buah. Dan yang paling masyur 
adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah al Laitsi al Andalusi al Mashmudi.

Sejumlah ‘Ulama berpendapat bahwa sumber sumber hadits itu ada tujuh, yaitu Al 
Kutub as Sittah ditambah Al Muwaththa’. Ada pula ulama yang menetapkan Sunan ad 
Darimi sebagai ganti Al Muwaththa’. Ketika melukiskan kitab besar ini, Ibn Hazm 
berkata,” Al Muwaththa’ adalah kitab tentang fiqh dan hadits, aku belum 
mnegetahui bandingannya.

Hadits-hadits yang terdapat dalam Al Muwaththa’ tidak semuanya Musnad, ada yang 
Mursal, mu’dlal dan munqathi. Sebagian ‘Ulama menghitungnya berjumlah 600 
hadits musnad, 222 hadits mursal, 613 hadits mauquf, 285 perkataan tabi’in, 
disamping itu ada 61 hadits tanpa penyandara, hanya dikatakan telah sampai 
kepadaku” dan “ dari orang kepercayaan”, tetapi hadits hadits tersebut bersanad 
dari jalur jalur lain yang bukan jalur dari Imam Malik sendiri, karena itu Ibn 
Abdil Bar an Namiri menentang penyusunan kitab yang berusaha memuttashilkan 
hadits hadits mursal , munqathi’ dan mu’dhal yang terdapat dalam Al Muwaththa’ 
Malik.

Imam Malik menerima hadits dari 900 orang (guru), 300 dari golongan Tabi’in dan 
600 dari tabi’it tabi’in, ia meriwayatkan hadits bersumber dari Nu’main al 
Mujmir, Zaib bin Aslam, Nafi’, Syarik bin Abdullah, az Zuhry, Abi az Ziyad, 
Sa’id al Maqburi dan Humaid ath Thawil, muridnya yang paling akhir adalah 
Hudzafah as Sahmi al Anshari.

Adapun yang meriwayatkan darinya adalah banyak sekali diantaranya ada yang 
lebih tua darinya seperti az Zuhry dan Yahya bin Sa’id. Ada yang sebaya seperti 
al Auza’i., Ats Tsauri, Sufyan bin Uyainah, Al Laits bin Sa’ad, Ibnu Juraij dan 
Syu’bah bin Hajjaj. Adapula yang belajar darinya seperti Asy Safi’i, Ibnu Wahb, 
Ibnu Mahdi, al Qaththan dan Abi Ishaq.

An Nasa’i berkata,” Tidak ada yang saya lihat orang yang pintar, mulia dan 
jujur, terpercaya periwayatan haditsnya melebihi Malik, kami tidak tahu dia ada 
meriwayatkan hadits dari rawi matruk, kecuali Abdul Karim”.

(Ket: Abdul Karim bin Abi al Mukharif al Basri yang menetap di Makkah, karena 
tidak senegeri dengan Malik, keadaanya tidak banyak diketahui, Malik hanya 
sedikit mentahrijkan haditsnya tentang keutamaan amal atau menambah pada matan).

Sedangkan Ibnu Hayyan berkata,” Malik adalah orang yang pertama menyeleksi para 
tokoh ahli fiqh di Madinah, dengan fiqh, agama dan keutamaan ibadah”.

Malik bin Anas menyusun kompilasi hadits dan ucapan para sahabat dalam buku 
yang terkenal hingga kini, Al Muwatta.

Di antara guru beliau adalah Nafi’ bin Abi Nu’aim, Nafi’ al Muqbiri, Na’imul 
Majmar, Az Zuhri, Amir bin Abdullah bin Az Zubair, Ibnul Munkadir, Abdullah bin 
Dinar, dan lain-lain.

Di antara murid beliau adalah Ibnul Mubarak, Al Qoththon, Ibnu Mahdi, Ibnu 
Wahb, Ibnu Qosim, Al Qo’nabi, Abdullah bin Yusuf, Sa’id bin Manshur, Yahya bin 
Yahya al Andalusi, Yahya bin Bakir, Qutaibah Abu Mush’ab, Al Auza’i, Sufyan Ats 
Tsaury, Sufyan bin Uyainah, Imam Syafi’i, Abu Hudzafah as Sahmi, Az Aubairi, 
dan lain-lain.

Ia wafat pada tahun 179 H


===
Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id

Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam.wordpress.com


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke