Lalu apa yang sudah anda lakukan untuk mencegah penyebaran ajaran2 sesat dan 
menyesatkan dari Ahmadiyah ??
----- Original Message ----- 
From: "Harry Sufehmi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, August 26, 2008 3:45 PM
Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas 
(MulutKamuHarimauKamu)


> Tetap kita tidak bisa menyamaratakan semua kasus dengan situasi
> Rasulullah saw sih.  Simplifikasi dalam hal-hal yang penting seperti
> ini bisa jadi menyebabkan kita melakukan kesalahan yang fatal, yang
> mungkin justru akan dikutuk oleh Allah & Rasul Nya.
>
> Misalnya, pada kasus Rasulullah saw, mungkin ada pertimbangan karena
> Islam masih baru tumbuh. Sehingga bahaya Musailamah menjadi
> signifikan, dan dianggap perlu tindakan yang bisa segera
> menyelesaikannya sebelum berlarut-larut. Atau, mungkin ada berbagai
> pertimbangan lainnya yang kita tidak tahu.
>
> Jadi dalam meneladani berbagai sikap Nabi saw, kita perlu terlebih
> dahulu memahami konteks dari tindakan yang dilakukan beliau. Baru
> kemudian kita akan bisa memahami maksud sebenarnya beliau; dan bisa
> menerapkannya juga dengan benar kapan saja, di mana saja.
>
> Rasulullah saw adalah strategist / ahli strategi yang ulung; mungkin
> kita masih ingat perjanjian Hudaibiyah yang pada awalnya dikira semua
> orang sebagai kekalahan Islam. Demikian pula dengan para sahabat
> beliau, seperti Khalid bin Walid, Salman Al-Farisi, dan lain-lainnya.
> Idealnya kita bisa meniru jejak beliau juga. Jika memang konflik bisa
> diselesaikan secara damai, mengapa musti konfrontasi?
>
> Ini yang kemudian diterapkan dengan sukses oleh umat Yahudi. Tanpa
> banyak ribut, tiba-tiba mereka sudah menggenggam dunia ini dan membuat
> semua orang mengikuti cara pikir mereka. Yahudi sudah terkenal selama
> puluhan abad sebagai ras yang sukses di berbagai penjuru dunia. Dan
> mereka cenderung mengandalkan  strategi, bukan konfrontasi.
> Perkecualian adalah akhir-akhir ini, yaitu sejak munculnya sekte
> Zionis yang kemudian merampas tanah Palestina. Dan sekte Zealot pada
> abad 1 Masehi dulu (1)
>
> Kawan saya pernah mencontohkan secara cukup telak, dan saya cukup
> beruntung bisa menyaksikannya secara langsung dari dekat. Prinsip
> beliau adalah "jangan memadamkan cahaya orang lain. Tapi, buatlah agar
> cahaya kita sendiri menjadi lebih terang".
>
> Beliau sempat diserang oleh banyak pihak, bahkan sampai ke bisnisnya
> juga. Namun beliau tetap teguh dan bekerja dengan pintar untuk
> mewujudkan idealismenya.
>
> Akhirnya kini hasilnya sudah mulai nampak.
> Dan semua itu bisa dicapai tanpa perlu menyerang balik musuhnya  :-)
> karena "cahaya" dari beliau jauh lebih terang, maka otomatis beliau
> yang jadi nampak sebagai pemenangnya.
>
> Ya, mudah-mudahan umat Islam bisa mulai kembali mengandalkan otaknya,
> dan tidak hanya semata-mata ototnya.
>
>
> Salam,
> Harry
>
> (1) http://harry.sufehmi.com/archives/2008-08-26-1715/
>
>
>
> 2008/8/26 Teddie Harjadi <[EMAIL PROTECTED]>:
>> Rasulullah yang lebih paham makna DAMAI dalam Islam sebagai rahmatan lil
>> alamin pernah memerangi musailamah si pendusta yang mengaku sebagai nabi.
>> Ahmadiyah bukanlah organisasi yang baru berdiri kemarin sore, organisasi 
>> ini
>> sudah hampir satu abad menyesatkan umat Islam dengan mengklaim bahwa
>> pendirinya adalah nabi.
>> Jika Ahmadiyah tidak mengklaim sebagai bagian dari Islam maka tidak akan 
>> ada
>> orang Islam yang akan mempermasalahkannya.
>> Jika Ahmadiyah memang berniat DAMAI maka jangan sekali-sekali merusak
>> kedamaian yang ada dengan menistakan agama Islam.
>>
>>
>>
>> ----- Original Message -----
>>
>> From: Alkhori M
>> To: [email protected]
>> Sent: Monday, August 25, 2008 8:38 PM
>> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
>> KamuHarimauKamu)
>> Terpaksa ikut nimbrung komentar.
>>
>> Hingga hari ini yang saya percayai adalah Islam itu adalah agama yang 
>> penuh
>> ke-DAMAI-an, karena islam itu sendiri artinya DAMAI.
>> Hingga hari ini yang saya amalkan dimana ada Islam disitu harus tercipta
>> ke-DAMAI-an, karena Muhammad SAW diutus untuk rahmatan lil'alamin.
>>
>> Oleh sebab itu saya selalu ingin mengajak bagaimana Islam harus tampil 
>> beda,
>> bagaimana cara-cara yang Islami yang harus dikedepankan dalam 
>> menyelesaikan
>> MASALAH.
>> Janganlah menyelesaikan MASALAH dengan menimbulkan MASALAH LAIN.
>> Janganlah kita (muslim yang juga mutaqin) seolah-olah sudah MEMEGANG 
>> KUNCI
>> SURGA dan KUNCI NERAKA, maksudnya dengan mudah men-JUDGE orang lain 
>> penghuni
>> NERAKA dan hanya kita yang masuk SURGA, karena merasa sudah memgang
>> KUNCInya.
>>
>> Jadi kesimpulan TONJOLKANLAH KEDAMAIAN ISLAM (contohlah rasul dlm problem
>> solving), sehingga akhirnya DAMAI yang dihasilkan sebagai outputnya. Tapi
>> bukanlah cara-cara preman kampung seolah-olah yang benar hanya DIRI 
>> sendiri
>> sementara orang lain SESAT semua.
>>
>> Lihatlah mereka mereka yang sudah MATANG ISLAM-nya, mereka tidak grusa 
>> grusu
>> untuk minta AHMADIYAH dibubarkan, tapi mereka meminta, mari secara
>> persuasive pengikut Ahmadiyah tersebut diajak kembali ke jalan yang 
>> benar.
>> Kedepankan OTAK dalam problem solving, tapi jangan gunakan OTOT seperti
>> preman preman kampung. Saya merasa malu melihat islam yang beginian, 
>> salam.
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: Syarif Hidayat
>> To: [email protected]
>> Sent: Monday, August 25, 2008 10:10 AM
>> Subject: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
>> KamuHarimauKamu)
>> Hmmm, sepertinya ngga juga,.... ada sejaranh bentrok kali sama 
>> teman-teman
>> FPI. Soalnya oda beberapa teman-teman kita yang memusuhi FPI tetapi 
>> mereka
>> bukan Ahmadi dan bukan pula Liberalis,.. Tetapi munkin ada alasan yang 
>> lain.
>> Tapi masa sih kang  Alkhoiri M musuhan sama FPI...?
>>
>>
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: Hermanto
>> To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected]
>> Sent: Monday, August 25, 2008 11:25 AM
>> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
>> KamuHarimauKamu)
>> Ass.
>> Udah lama ga aktif nih aku...
>> ikutan lagi yah...
>>
>> Aku geli lho posting nya Alkhoiri M, diambil mentah2 dari mas media yg
>> jelas2 ga membela Islam dan perjuangannya.  Ga taukah tuh koran
>> perjuangannya menuju kemana? atau memang sngaja membela ahmady...?
>>
>> wah..wah..wah...
>> moga2 tidak yah...
>>
>>
>> 2008/8/24 AFR <[EMAIL PROTECTED]>
>>>
>>> mudah2an kawan kita yg pernah aktif kasih nasehat disini jadi paham mana
>>> yg Islam rahmatan lil 'alamin sebenarnya, yg bukan ahmdy
>>>
>>>
>>> salam,
>>> Fahru
>>>
>>> --- On Sat, 8/23/08, Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>>
>>> From: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
>>> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
>>> KamuHarimau Kamu)
>>> To: [EMAIL PROTECTED], [email protected]
>>> Date: Saturday, August 23, 2008, 1:49 PM
>>>
>>> Hmmm,...
>>> Betul. Menurut saya, ada baiknya kita lupakan dan ambil hikmahnya agar
>>> tidak
>>> terulang lagi kejadian serupa. Dan mari saling memaafkan.
>>>
>>>
>>>
>>> ----- Original Message -----
>>> From: "Bango Samparan" <[EMAIL PROTECTED]>
>>> To:
>>>  <[email protected]>
>>> Sent: Saturday, August 23, 2008 9:09 AM
>>> Subject: Re: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut
>>> KamuHarimau
>>> Kamu)
>>>
>>>
>>>
>>> > Walah mas, wong masalahnya sudah selesai kok. Udah terbukti siapa yang
>>> > main api di Monas.
>>> >
>>> > Di Indonesia tuh kalau yang tegas-tegas memang susah. Kalau main
>>> > selintutan, nah itu yang disarankan:-)
>>>
>>> >
>>> > Salam hangat
>>> > B. Samparan
>>> >
>>> >
>>> > --- On Fri, 8/22/08, Alkhori M <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>> >
>>> >> From: Alkhori M <[EMAIL PROTECTED]>
>>>
>>> >> Subject: [is-lam] Ceramah Rizieq Picu Kerusuhan Monas (Mulut Kamu
>>> Harimau
>>> >> Kamu)
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
> 


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke