emang gak ada bikin +/- definisi macem2 koq Om ... ;-) tapi kalo takut kejebak sangkaan diri sdh amat baik, hadist Qudsi itu disampaikan Bazzar & Thabarani. juga riwayat Daraquthni dari Anas ra. dukungannya dari Qur'an itu: Az-Zumar 14, Al- A'raaf 29 ...
adapun hadist Qudsi lain yg mendukung bunyinya bgini: Allah SWT berfirman: Barangsiapa yg beramal utk-Ku tetapi dlm amalannya menyekutukan Aku dgn selain-Ku, maka amalan itu utk dirinya seluruhnya*). Aku berlepas drpdnya, dan Aku yg paling tidak memerlukan persekutuan. *) org kejar kedudukan billahi ta'ala disertai gengsi, itu sdh dilepas. salam, Fahru --- On Sat, 9/6/08, Djoko Luknanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Djoko Luknanto <[EMAIL PROTECTED]> Subject: RE: [is-lam] (no subject) To: [EMAIL PROTECTED], [email protected] Date: Saturday, September 6, 2008, 9:24 AM Howdy, Yang masuk surga adalah yang dikehendaki Allah swt. Keputusan kita serahkan kepada Allah swt. Beres wis tha:-) Tidak usah menambah dan mengurangi dengan definisi macam-macam:-):-) Howgh! -- Djoko Luknanto, Jack la Motta, Luke Skywalker "As the years go passing by" - Al Cooper From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of AFR Sent: 06 September 2008 9:15 kalimat org baik masuk surga, kalau penilaian baik itu dari manusia, kalimat itu byk kemungkinan bisa tidak benar. tapi yg siapa yg masuk surga itu adlh org2 yg baik, niscaya itu yg benar. pengetahuan ssorg bhw ssorg itu baik sebenarnya semu dan hakikatnya Allah SWT yg paling tahu. dlm satu hadist Qudsi diterangkan, di padang Mahsyar kelak ada ssorg yg amalan baiknya begitu byk namun ditolak Allah SWT. bukan main2 pula bhw yg menilai baik itu adlh malaikat melalui catatan2 keseharian si fulan ini. lalu malaikat penghitung ini bertanya apa sebab, ya Allah?
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
