prinsip mereka (kafir harbi) adlh "satu dari kami mati, seluruh dunia WAJIB 
tahu" 
lalu tak segan memvonis, sambil mencari dukungan pembenaran apa2 yg mereka 
katakan, menuduh si anu teroris, membahayakan dunia, masyarakat internasional 
.. etc
padahal bukanlah dunia yg terancam melainkan kepentingan mereka sendiri.

a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,
Dan apabila melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika 
mereka berkata kamu 
mendengarkan perkataan mereka. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka 
mengira bahwa tiap-tiap 
teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang 
sebenarnya) maka waspadalah terhadap 
mereka: semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai 
dipalingkan (dari kebenaran)
 (QS. al-Munaafiquun:4)

Subhanallah, 
kitab suci mana yg bisa punya kupasan selengkap ini. yg tidak cuma bgmana 
menjadi 
ummat terbaik dgn akhlakul-karimah, tapi juga tunjukkan bgmana mengenal sifat2 
kaum 
kafir & munafik.

sementara itu penyakit kronis kebanyakan ummat Islam 'he-eh' saja dgn apa yg 
mereka 
katakan. terutama warga yg darahnya sdh teraliri makanan & mimunan bangsa 
kapitalis. 
amat sedikit sekali ummat yg konsiten & istiqamah dgn Islamnya walau bertahun2 
tinggal 
bersama mereka.



salam,
Fahru


________________________________
From: A. Dharmawan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, November 26, 2008 6:33:07 PM
Subject: [is-lam] Menolong Sesama Muslim


 
25 November, 2008 - Published 08:41 GMT
Badan amal 'danai teror' 
Sebuah lembaga sosial muslim dan lima mantan pengurusnya dinyatakan bersalah 
telah mendanai kelompok militan Palestina, Hamas, yang dinyatakan sebagai 
kelompok teroris di Amerika Serikat.
Tim juri mencapai kesimpulan bersalah setelah bersidang delapan hari dalam 
pengadilan ulang atas Holy Land Foundation for Relief and Development yang 
berbasis di Texas. 
Kelompok, yang pernah menjadi lembaga sosial muslim terbesar Amerika, dituduh 
memberikan lebih dari 12 juta dollar kepada Hamas. 
Ini merupakan pengadilan pendanaa terorisme terbesar sejak serangan 9/11.
Mantan pimpinan lembaga sosial tersebut, Ghassan Elashi, dan mantan chief 
executive, Shukri Abu-Baker dinyatakan bersalah atas 69 butir dakwaan, termasuk 
pemutihan uang dan penghindaran pajak. 
Sementara itu, Mufid Abdulqader dad Abdulrahman Odeh dinyatakan bersalah atas 
dakwaan konspirasi, dan Mohammed El-Mezain atas dakwaan konspirasi untuk 
mendukung organisasi teroris. 
Kelompok Holy Land dinyatakan bersalah atas 32 dakwaan.
Tanggal vonis belum diumumkan.
Aset dibekukan
Hamas dinyatakan oleh Amerika Serikat sebagai kelompok teroris pada 1995, dan 
menyumbang kelompok itu ilegal.
Jaksa penuntut berargumentasi bahwa Hamas mengendalikan badan-badan alam yang 
menerima kiriman 12,4 juta dollar antara 1995 dan 2001. 
Dakwaan terhadap kelompok itu menyatakan, lembaga tersebut menyantui anak yatim 
piatu dan keluarga di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang kerabatnya meninggal atau 
dipenjarakan sebagai akibat serangan Hamas terhadap Israel. 
Badan amal yang berpusat di Texas itu ditutup, dan aset-asetnya dibekukan pada 
tahun 2001, sebagai bagian dari razia menyusul serangan 11 September terhadap 
New York dan Washinhgton. 
Badan amal tersebut mengatakan, lembaga itu menjalankan operasi yang syah untuk 
menolong keluarga muslim. Para pendukung Holy Land menuduh pemerintah Amerika 
mempolitisasi kasus ini sebagai bagian dari "perang melawan teror". 
Pengadilan sebelumnya terhadap Holy Land berakhir dengan kesimpangsiuran, 
sementara juri tidak bisa mengambil kesimpulan. Dan, dikeluarkanlah keputusan 
terjadinya kekeliruan pengadilan dan pengadilanulang diperintahkan agar digelar.


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke