Hmmm,..
Ikut nyumbang.
Rahasia hidup? Rahasia Takdir, Rahasia masa depan?
ALLAH yang Maha Tahu,..
Kita hanya diwajibkan menjalaninya dengan tawakal, bukan untuk mengetahui
mana yang ALLAH putuskan atau mana yang diri kita putuskan atau mana yang
akan berobah atau mana yang tidak akan berobah.


-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Alkhori M
Sent: Friday, November 28, 2008 9:15 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] antara Michael dan Mikaeel...apakah bedanya ? --c3|

AFR, apa benar demikian yang seperti anda tuliskan. Tentunya tidak
sesederhana ini, untuk itu anda boleh membaca tentang Jabariyah & Qadariyah.
Jika anda telah membaca tentang Jabariyah & Qadariyah ternyata pemahaman
tentang beragama itu tidaklah antara HITAM dan PUTIH, beragama itu sangat
tergantung dimana pemahaman level tentang ilmu dunia yang telah dikawinkan
dengan ilmu agama. Ilmu dunia cukup banyak sementara ilmu agama juga
beragam, yang sangat pelik adalah pemahaman ilmu agama tentang theologie
atau ilmu kalam atau ilmu tauhid. Karena manusia yang sangat terbatas daya
nalarnya, yaitu pikiran manusia terbatas apa yang pernah dilihat dan apa
yang pernah dialami. Namun dengan keterbatasan ini manusia mencoba menebak
ilmu allah, maka hasilnya adalah sebatas DUGAAN BELAKA. Mau digunakan wahyu
sebagai ref.
ternyata wahyu yang ada sangat generative. Makanya tentu dapat dibayangkan
seberapa akurasinya tulisan anda yang dibawah ini?

 

Setelah anda mendalami tentang Jabariyah & Qadariyah, tinjau kembali tulisan
anda yang dibawah, salam kompak selalu dari Qatar.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of AFR
Sent: Friday, November 28, 2008 3:46 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] antara Michael dan Mikaeel...apakah bedanya ?
--c3|

 

saat manusia berusaha, berikhtiar dgn segala daya upayanya, itupun sdh
tertera disana. bahkan termasuk bgmana hasilnya sdh juga ditentukan. kitanya
tak tahu ...


sepenggal 'skenario' saja,

... mobil sampeyan remnya seret. lalu sempeyan berpikir bgmana perbaikinya,
ada dana cukup utk perbaiki dgn pemilihan kampas, spare part mana yg perlu
diganti, bengkel mana yg bagus .. hingga hasilnya sangat memuaskan & mobil
dpt kendara lagi dgn nyaman, lalu bersyukurlah sampeyan dgn semua itu ...

mulai dr sampeyan tahu rem mobil itu rusak, upaya perbaikan hingga sampeyan
bisa bersyukur, itu sdh ditulis disana, mas. sepenggal itu sdh tertera dlm
kitab induk sblm sampeyan tahu ada problem rem, sblm punya mobil itu, sblm
sampeyan dilahirkan, bahkan jauh lebih awal lagi dr itu. stlh diservis mobil
itu sampeyan jual atw tidak pun sdh ditulis disana. 

saat ini sampeyan mungkin gak tahu/gak rencana apapun thd mobil yg baru
diservis itu lha wong itu bagian dari rahasiaNya koq. tapi Allah SWT maha
tahu akan sempeyan apakan itu mobil. kalau Dia mau tunjukkan apa yg akan
terjadi, Dia cukup bilang 'Kun', maka jadilah apa yg Dia Kehendaki walau
mungkin kalimat-Nya tidak sesuai dgn hasrat/rencana sampeyan.
---

itu sepenggal saja, runutan amalan sorg hamba pd satu persoalan kecil. 
manusia sedunia yg demikian banyak & kompleks problemnya, Dia juga sdh
mengaturnya. Dia tidak akan pernah kelelahan & kebingungan mengurusi semua
itu. setiap apapun yg dikehendaki terjadi pd manusia, pasti ada saja rasa
ridha, ada yg kurang, atw malah tidak sama sekali. Islam, mengajari manusia
utk tawakal dgn semua. makanya al-Hadid itu sebut gak boleh sombong kalo dpt
karunia, juga gak boleh duka kalo musibah.

taqdir, qadr, qadrat itu memiliki akar kata yg sama, yg tersusun atas
qaf-dal-ra. 
bahwa segala sesuatu itu sdh ada ketentuan & jatahnya. tak satupun makhluk
mengetahui, kecuali Allah SWT Sendiri dan itu tak bisa dirubah. dgn
kerahasiaan ketentuan itu, diharapkan manusia senantiasa selalu dlm
ketergantungan yg tinggi pada-Nya yg terbimbing pd ketawakalan. bahwa
sebagus apapun upaya manusia, toh tak tahu hasilnya.

kiranya begitu sederhananya, mudah2an gampang dipahami



salam,
Fahru

________________________________

From: Tejosuroso <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, November 27, 2008 6:59:01 PM
Subject: Re: [is-lam] antara Michael dan Mikaeel...apakah bedanya ? --c|

Kang Fahru nulis begini;

 

PHK, musibah, kelahiran, kematian, kenikmatan, karunia ... yg
disengaja/tidak oleh tangan2 manusia, lalu menimpa ssorg/ummat, sdh tertulis
dlm induk kitab. bahkan sebelum bumi ini dicipta: itulah qadla'.

Subhanallah .... memang gusti Allah SWT sing paling andhisik-i sakabeh-e.


-------------------------

 

Lha ini... Lha ini yang bikin orang seperti saya makin kelihatan kalau tidak
bisa apa-apa... Soal seperti ini, bisa membuat ikhtiar (upaya) saya menjadi
tidak berarti. Kalau bencana dan gembira sudah "dijatah"
dari Gusti Alloh, lha terus ngapain kalau beli mobil kok milih yang remnya
paling pakem.....???

 

Sik, saya tak sinau dari panjenengan semua... 

 

Apa QADLA' tidak sama dengan QODAR? Apa pula itu kodrat dan iradat?

 

Suwun;

Tejosuroso

 


Euweuh Virusan Euy...!
Checked by AVG - http://www.avg.com
Version: 8.0.200 / Virus Database: 270.9.10/1815 - Release Date: 11/27/2008
9:02 AM

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke