Yahh mungkin saja Pak... Btw ada alasan kenapa masyarakat lebih memilih Golput, yang pasti bukan golput seperti Gus Dur ya...:
1. Calon yangt maju, itu2 lagi dengan track record yang bisa dibilang buruk dan justru menimbulkan penderitaan kepada rakyat 2. Janji2 Politik, hampir setiap penguasa yang memimpin negeri ini, selalu pada saat kampanye, turun gunung ke desa2, ke kampung2, memberikan janji ini, janji itu, obral janj lah pokoknya. Namun, setelah menjabat, seolah2 dia itu tdk mendengar teriakan penderitaan rakyatnya yang sebelumnya dia mengemis dukungan, Dia lupa dengan janji2nya.... Sehingga rakyat menjadi bosan dan selalu beranggapan, siapa aja calonnya pastinya akan sama, mendingan gak usah milih.... 3. Kinerja Parpol yang tidak lagi menjadi wadah aspirasi rakyat, bila terjadi musibah2, jarang ada parpol yang keluar memberikan pertolongan. 4. deelel.... Allohua'lam, Saidi ----- Original Message ----- From: AFR To: [email protected] Sent: Monday, December 22, 2008 1:06 PM Subject: Re: [is-lam] Fw: jama'ah brengsek! kita ini ummat yg sdh terjebak dlm permainan taghut demokrasi. setiap apa ditentukan dgn cara voting. yg lakukan voting kebykan tidak pake kacamata cerdik melainkan sekedar suka-tak suka, terdesak karena kebutuhan, atw ikut2-an. kayak mental org munafik yg shalat asal shalat tanpa penghayatan. karena sikap pemilih itu demikian, yg 'juara' pun biasanya yg paling pinter & paling lihai ngibulin. walau pemenang pun mengkhianati pemilih itu, janji palsu misalnya, anehnya .. mereka gak kapok! periode mendatang milih itu lagi-itu lagi. nggak mau belajar apa yg sdh pernah dialami. kayak sapi yg dicocok hidungnya ... sementara jama'ah yg jujur, dlm 'promosikan' rancangan kerjanya pun biasanya tidak berani/tidak mau membual terlalu vulgar, karena ada garis yg mereka pegang. kalah ya pasti walau sepantasanyalah mereka inilah yg pantas menang. karena filosofi demokrasi itu sama saja dgn org dagangan mbualnya buaaanyak! dan itulah permianan dunia, yg dsukai kapitalis & liberalis ... --- golput diharamkan? saya gak tahu pasti, tapi mungkin ini dasarnya: 1. golput itu tidak selesaikan masalah, sikap mereka ini spt org duduk berpangku tangan saat perang: pengecut! 2. ada tuntunan pilihlah pda hal2 yg sekiranya mudharatnya tersedikit. 3. aturan voting itu berdasarkan byk2an pemilih, kalo gak milih para penjahatlah yg semangat memilih -> konsekuensinya gol penjahat pula yg menang. jika toh memilih atas dasar tersedikit mudharatnya & ternyata hasilnya makin mudharat, bukan salah pemilih tapi yg dipilihlah yg khianat amanah. disitu non-golput sdh tawakal asli, tunduk pada ketentuan taqdir ... hehehe ada opini lain?? tapi kalo org muslim laki mau jadi madu perempuan, itu mudharatnya terbesar. jgn pernah percaya lagi dah. politik/politisi itu harus bermodal jujur, istiqamah. bukan mengejar kalah menang dipilih tapi bgmana jadi warga yg kharismatik: ora dumeh, ora pamrih ... salam, Fahru - just a fans ... ------------------------------------------------------------------------------ From: Achmad Saidi <[email protected]> To: [is-lam] <[email protected]> Sent: Monday, December 22, 2008 12:12:09 PM Subject: [is-lam] Fw: jama'ah brengsek! ----- Original Message ----- From: "Achmad Saidi" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Monday, December 22, 2008 9:52 AM Subject: Re: [is-lam] jama'ah brengsek! > Kemarin saya juga sempat melihat tayangan berita di salah satu stasiun TV > (lupa nama acaranya), disitu diberitakan bahwa Pak HNW menghimbau MUI agar > segera mengeluarkan fatwa haram tentang Golput, tetapi MUI menolak > himbauan tersebut dengan alasan jika dikeluarkan fatwa tersebut, terkesan > agama hanya dijadikan alat untuk berpolitik.. >
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
