test

  ----- Original Message ----- 
  From: hamami 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, December 30, 2008 10:39 AM
  Subject: [is-lam] Akankah PBB selalu Not Action Talk Only...?


  Berita ini, baru saya baca pagi ini di ANTARA disamping berita dimedia lain 
yang tidak kalah memilukan dalam pemberitaannya mengenai aksi brutal zionis 
Israel.

   

  Tindakan apa yang diambil oleh pemerintah kita  melihat kebrutalan yang 
dilakukan oleh  Zionis Israel ini? Akankah hanya akan berkata menyayangkan, 
menyesalkan, mengutuk atau .?ยก...@%$&^^)*&()

  Tidakkah pemerintah kita bisa menyuarakan/mendesak PBB untuk bertindak lebih 
riil dan tegas terhadap Israel sebagaimana yang dilakukan terhadap Taliban atau 
Iraq.?

  Bukankah sudah lebih 400 nyawa rakyat Palestina di GAZA yang menjadi korban 
kebrutalan Israel.?

  Namun sampai hari ini belum terlihat tindakan nyata dari PBB selain kecaman 
seperti diberitakan Antara.

  Karena hal seperti ini tidak cukup dengan aksi demo2 dijalanan, butuh 
tindakan riil sebagaimana PBB lewat tangan Agresor AS menghukum Iraq.   

  Ataukah pemimpin kita sedang extra sibuk guna persiapan Pemilu 2009...? 
sehingga waktu dan tenaganya tak tersisa untuk memikirkan hal seperti ini..? 

   

  Ya..Allah, bukakanlah mata hati para pemimpin umat manusia didunia ini agar 
mereka tidak menghinakan sesama mahluk ciptaan-Mu.  

  Amin.

   

   

  PBB Protes Akibat Dua Kali Dirudal Israel

   

  Jerusalem, (ANTARA News, 30-12-08) - Utusan khusus PBB untuk Timur Tengah 
Senin memprotes keras Israel akibat serangan udara negara yang menghantam dua 
gedung PBB dan menewaskan delapan orangnya di Jalur Gaza.

   

  Pernyataan yang disebarluaskan PBB menyebutkan, utusan PBB Robert Serry dan 
kepala Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) Karen Abu Zayd telah menulis 
sepucuk surat mendesak pada Menteri 

  Pertahanan Israel Ehud Barak "untuk memprotes insiden itu dengan kata-kata 
sekeras mungkin".

   

  Insiden pertama terjadi pada hari Sabtu tak lama setelah Israel melancarkan 
serangan udara besar-besarannya di wilayah yang diperintah Hamas itu. Satu 
Rudal yang diarahkan kepada seorang polisi Palestina yang berdiri di samping 
pusat pelatihan UNRWA ternyata menghantam sekelompok siswa pelatihan UNRWA 
sehingga menewaskan delapan orang dan melukai 19 lainnya.

   

  Insiden kedua adalah pada Senin, ketika markas besar PBB di Gaza dirusak oleh 
dua Rudal, kata pernyataan PBB itu.

   

  "Tempat PBB harus dilindungi dan tidak diganggu. Pemerintah Israel memiliki 
semua koordinat tempat PBB di Gaza," kata pernyataan itu.

   

  "Serangan itu terjadi tanpa peringatan sebelumnya. Serangan militer dalam 
keadaan itu, sangat dekat dengan tempat PBB dengan maksud membahayakan secara 
serampangan personil dan properti PBB, jangan diulangi."

   

  Hampir 350 warga Palestina -- di antara mereka sedikitnya 57 warga sipil -- 
tewas sejak Israel melancarkan serangan udara kilatnya di daerah kantong yang 
dikuasai gerakan Islam itu Sabtu pagi.(*)

   

   



------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke