Bukan masalah memakainya. Yang penting sepeser pun jangan diberikan kepada AS/Yahudi sehingga mereka tidak bisa memakai uang itu untuk membeli/membuat senjata yang mereka pakai untuk membantai ummat Islam di Palestina, Iraq, Afghanistan, dsb.
--- Dewa Gede Permana <[email protected]> menulis: > duh bingung saya dengan apa yg dimaksudkan boikot > disini. > Dari dulu ampe sekarang saya selalu pakai MS Windows > & Office bajakan. > berat lah kalo beli yg ada lisensinya. Sesudah kasus > GAZA saya juga > akan tetap pakai yg bajakan juga. Jadi gak perduli > meletus perang GAZA > atau tidak, tetap aja mbajak. Terakhir saya sudah > beralih ke linux krn > demi hindari virus yg bejibun. Tapi tetap aja itu > juga berbau yahudi > dong. > > Musuh saya bukan Yahudi, tapi yo penguasane dhewe, > kenapa dulu > meratifikasi UU HAKI ?? hikks.... > > kok larinya jadi ke haki yak.... :) > > :) > wassalam > > 2009/1/28 A Nizami <[email protected]>: > > Assalamu'alaikum wr wb, > > > > Ketika mayoritas ulama (termasuk 55 ulama Arab > Saudi) > > menyerukan boikot terhadap produk AS dan Israel, > > ternyata ada Mufti Arab yang digaji oleh raja Arab > > yang mengatakan Boikot tak berguna. Dia ingin agar > > ummat Islam terus membeli produk AS dan Israel > > sehingga akhirnya AS dan Israel bisa mendapat > banyak > > uang dari ummat Islam. Uang itu akhirnya bisa > dipakai > > untuk membuat senjata guna membantai ummat Islam > di > > Iraq, Afghanistan, Palestina, dan sebagainya. > > > > Hendaknya ummat Islam mewaspadai ulama yang > membela > > Yahudi sambil justru menyerang sesama Muslim. > Ulama > > yang digaji pemerintah Arab Saudi ini diam ketika > Raja > > Arab mengundang tentara kafir AS ke negeri Arab. > > Mereka juga diam tidak menyeru jihad untuk melawan > > Israel guna membantu rakyat Palestina. Sebaliknya > > mereka justru mengkafirkan para mujahidin seperti > > Hamas, Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, dan > > sebagainya. > > > > Ulama antek Yahudi tersebut keras terhadap orang > > beriman dan sayang terhadap Yahudi. Tidak pernah > > menyeru jihad guna melawan Yahudi: > > > > "Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang > yang > > bersama dengan dia adalah keras terhadap > orang-orang > > kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka..." > [Al > > Fath:28] > > > > "Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di > antara > > kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah > akan > > mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai > mereka > > dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah > lembut > > terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras > > terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan > > Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang > yang > > suka mencela..." [Al Maa-idah:54] > > > > > > Nabi Muhammad sendiri menghadapi orang kafir yang > > memerangi mereka tidak membeli produk orang kafir. > > Bahkan menyerang kafilah dagang mereka agar mereka > > lemah dan tidak bisa membeli senjata atau membayar > > tentara sehingga tidak bisa menyerang ummat Islam > > lagi. > > > > Selamatlah Kafilah Dagang Quraisy > > > > Abu Sufyan tidak hanya berpangku tangan menanti > uluran > > bantuan dari penduduk Quraisy. Ia curahkan segenap > > kepiawaian yang ia miliki agar mereka tidak jatuh > ke > > tangan kaum muslimin. Semua informansi dan > peristiwa > > yang ada ia kumpulkan dan dianalisis hingga > akhirnya > > ia tahu kapan pasukan muslimin pergi menghadang > > kafilah dagang mereka. > > > > > http://www.dakwatuna.com/2008/perang-badar-kubra-bagian-1/ > > Diriwayatkan bahwa Abu Sufyan bertemu dengan Majdi > bin > > 'Amr dan bertanya kepadanya, "Apakah engkau > > berjumpa dengan seseorang?" Ia menjawab, "Aku > > tidak menjumpai seorang pun yang tidak kukenal > kecuali > > dua orang penunggang unta yang berhenti di bukit > itu. > > Kemudian mereka mengambil air dan meletakkannya di > > tempat air mereka lalu pergi." Abu Sufyan > mendatangi > > tempat tersebut dan mengambil beberapa buah sisa > > kotoran hewan mereka. Lalu ia pisahkan dan di > dalamnya > > terdapat biji. Ia berkata, "Demi Tuhan, ini adalah > > makanan hewan penduduk Yatsrib (Madinah)." Ia pun > > akhirnya tahu bahwa kedua orang tersebut tak lain > > adalah sahabat Nabi Muhammad saw. dan pasukan kaum > > muslimin ternyata sudah begitu dekat dari > > tempat."[5] Abu Sufyan segera kembali ke tengah > > kafilah sambil memukuli mukanya. Ia alihkan jalur > > perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain, > yaitu > > pesisir pantai demi menghindari daerah Badar > menuju ke > > kiri sehingga kafilah pun terselamatkan. > > > > Sikap Keras Kepala Kaum Musyikin untuk Berperang > > > > Pasukan musyrik Quraisy bergerak dengan penuh > > kesombongan di tengah hamparan padang pasir, di > antara > > sekian banyak kabilah Arab yang terdapat di > sepanjang > > jalur yang menghubungkan Kota Makkah dan Madinah > > diiringi nyanyian biduan wanita. Mereka begitu > bangga > > dengan kekuatan dan pasukan yang ada. Mereka > bermaksud > > hendak menyelamatkan Abu Sufyan dan kafilah dagang > > dari tangan umat Islam. Namun ternyata kafilah > > tersebut telah terselamatkan. Abu Sufyan sendiri > yakin > > bahwa ia telah berhasil menyelamatkan kafilah > dagang > > mereka dari kepungan dan incaran umat Islam. Ia > pun > > mengirim pesan kepada pasukan Quraisy, > "Sesungguhnya > > kalian keluar untuk melindungi perdagangan, > > orang-orang, dan harta benda kalian. Mereka > semuanya > > telah terselamatkan. Maka kembalilah!" Utusan Abu > > Sufyan pun akhirnya bertemu dengan pasukan Quraisy > di > > perjalanan. Ia sampaikan berita selamatnya kafilah > > dagang mereka. Mendengar berita ini Abu Jahal > berkata, > > "Demi Tuhan! Kita tidak akan kembali kecuali > setelah > > sampai di Badar dan tinggal di sana selama tiga > hari. > > Kita akan memotong hewan sembelihan, memberi > makan, > > menuangkan khamr, dan mendengarkan lagu dari para > > biduan. Dan orang-orang Arab pun akan mendengar > > ekspedisi dan perkumpulan kita ini sehingga mereka > > akan senantiasa segan kepada kita untuk > > selama-lamanya."[6] > > > > > http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=8473:mufti-arab-malah-anggap-tak-berguna-seruan-boikot&catid=67:internasional&Itemid=55 > > > > Mufti Arab Malah Anggap "Tak Berguna" Seruan > > Boikot > > Tuesday, 27 January 2009 05:34 > > > > Seorang mufti Saudi menolak Boikot produk Israel > dan > > Amerika. Katanya, sebagai "tindakan tak berguna" > > > > > > > > Hidayatullah.com--Mufti Agung Kerajaan Saudi > Arabia > > as-SyeikhAbdul Aziz ibn Abdullah Ali as-Syeikh > > mengkritik keras ulama-ulama dan para penyeru > > pemboikotan atas produk-produk Israel dan Amerika, > > juga produk-produk Barat lainnya yang memiliki > > jaringan bisnis Zionis. > > > > Sebagaimana dilansir situs Islam rujukan > Islamonlione > > (24/1), dalam keterangan resminya as-Syeikh > mengatakan > > jika ulama-ulama dan para penyeru tindakan > pemboikotan > > tersebut sebagai "kalangan 'mutha'tha'in', atau > > golongan yang asal bicara tanpa didasari oleh > ilmu", > > sekaligus menganggap aksi boikot sebagai "tindakan > tak > > berguna." > > > > "Memboikot produk dagang tidak akan berguna sama > > sekali. Sebaiknya, sebagai seorang Muslim, kita > tidak > > boleh tha'tha'ah, tidak boleh asal bicara," ungkap > > as-Syeikhsaat memberikan pengajian umum di Mesjid > > Turki ibn Abdullah di Riyadh. > > > > Ungkapan kontroversial Mufti Agung Saudi Arabia > ini > > dikeluarkan menyusul pernyataan sikap 55 ulama > besar > > Saudi Arabia yang menegaskan wajib hukumnya untuk > > memboikot produk-produk Israel dan Amerika. Hemat > 55 > > ulama, boikot adalah salah satu "jihad" yang > dipercaya > > dapat melumpuhkan roda perekonomian Zionisme. > > > > Selain itu, ke-55 ulama Saudi Arabia juga > menyerukan > > agar negara-negara Muslim yang memiliki hubungan > > diplomatik dengan Israel untuk segera memutuskan > > hubungan tersebut. Sebelumnya, langkah pemutusan > > hubungan ekonomi dan politis dengan Israel telah > > dilakukan oleh Qatar dan Muritania pada minggu > lalu. > > > > Sejak invasi brutal Israel ke jalur Gaza, para > ulama, > > cendikiawan, akademisi, dan beberapa pejabat > kerajaan > > Saudi Arabia menandatangani kesepakatan gerakan > "Gaza > > Terbakar dan Remuk Redam, Matikan Api dan Bangun > > Kembali dengan Boikot Produk Israel". > > > > Dr. Aidh al-Qarni, penasihat utama gerakan > tersebut > > menyatakan jika "boikot adalah senjata yang ampuh. > Ini > > adalah perang ekomoni." > > > > Al-Qarni menambahkan, jika dalam teks-teks primer > > hukum Islam, dapat ditemukan jika aspek enomoni > dapat > > menjadi senjata utama yang dapat melumpuhkan > kekuatan > > musuh. > > > > "Dalam kacamata fikih, hukum boikot adalah mubah, > dan > > tak ada asal pengharaman atasnya. Namun hukum > boikot, > > melihat kondisi saat ini, adalah menjadi wajib > > hukumnya," tegas al-Qarni. > > [atj/iol/www.hidayatullah.com] > > > > Bagi yang ingin tahu produk AS-Israel yang > diboikot: > > > http://media-islam.or.id/2009/01/19/daftar-produk-as-yang-diboikot-para-ulama-dan-kekuatan-ekonomi-yahudi-as/ > > > > === > > Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 > > ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 > > Informasi selengkapnya ada di: > > http://syiarislam.wordpress.com > > http://www.media-islam.or.id > > > > > > Pamer gaya dengan skin baru yang keren. Coba > Yahoo! Messenger 9.0 baru sekarang! > http://id.messenger.yahoo.com > > > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > === Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 Informasi selengkapnya ada di: http://syiarislam.wordpress.com http://www.media-islam.or.id Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
