kayaknya ada yg punya pengalaman nih diuber-uber debt collector nih ...
hahahahaha

 



________________________________
From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 18, 2009 7:54:56 AM
Subject: Re: [is-lam] Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?


Melawan yahudi itu sebetulnya nggak rumit-rumit banget. Yahudi menjadikan 
kecerdasan sebagai raja dan hati sebagai perdana menteri. Maka untuk melawannya 
yg tinggal tukar-posisi saja; jadikan hati sebagai raja dan kecerdasan sebagai 
perdana menteri. Tetapi kalo datang cere-cere yahudi kerumah marah-marah sambil 
bawa pentungan segala, ya diterima saja sebagai tamu dan segera bayar itu 
tagihan kartu kredit….. J
 
J
wassalam
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Alkhori M
Sent: Tuesday, February 17, 2009 11:09 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
 
Mas Dewa,
 
Ada dua hal yang menarik untuk dikatakan menarik setelah membaca email Dewa 
yaitu:
        1. Orang yahudi menipu boleh, tapi kalau tertipu berdosa. Karena orang 
yang tertipu adalah orang “BODOH” kalau jadi orang bodah adalah berdosa.
        2. Makan satu jenis saja, Ikan SAJA yang lebih utama, kalau tidak ada 
ikan baru DAGING dan tidak boleh dimakan bersamaan, teman saya orang Syria, 
kalau kami makan barengan beliau selalu katakan pada saya “makan saja satu 
macam itu lebih baik untuk kesahatan”
 
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar

________________________________

From:[email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Dewa Gede Permana
Sent: Tuesday, February 17, 2009 6:58 PM
To: [email protected]
Subject: [is-lam] Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
 
Ini ada kiriman dari salah seorang teman.
 
J
Wassalam
 
Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
 
Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang Israel dan atau orang 
Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca terjemahan 
H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia) dari 
Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen 
Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup 
orang Israel atau orang Yahudi. Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ? Studi 
yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut : Ternyata, bila seorang 
Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, 
menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. Tidak itu saja, 
mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga 
membeli lebih banyak lagi buku tentang matematika. mempelajarinya, dan bila ada 
yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke 
orang lain yang tahu matematika untuk
 mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam 
kandungan. Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, 
mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan 
roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus 
untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang 
tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan 
banyak makan minyak ikan (code oil lever). Menu diatur sedemikian rupa sehingga 
didominasi oleh ikan. Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging 
bersama-sama dengan ikan,karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging 
hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan 
saja, bila makan daging , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, 
mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi 
dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya
 membuat ngantuk dan malas berkerja. Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, 
merokok itu tabu ! Mereka memiliki hasil penelitian dari ahli peneliti tentang 
Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada 
di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga 
akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat 
membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”.  Walaupun, kalau 
kita perhatikan , maka penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang 
Yahudi ! Tetapi yang merokok , bukan orang Yahudi. Anak-anak, selalu 
diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak 
boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa
, minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris.  
Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini
dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama 
musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius
dunia adalah orang Yahudi. Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan 
konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata salah
satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, 
adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri
dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah 
perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka
lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design “Levis” 
terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas
“business and fashion“. Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, 
Memanah dan Lari. Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang 
mudah untuk “fokus” dalam berpikir ! Di New York, ada pusat Yahudi yang 
mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. Disini terdapat banyak 
sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang 
mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan 
budaya bangsa pangsa pasar mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti 
laboratorium, “research and development” khusus perdagangan dan bisnis ini 
dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita 
melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell 
Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.
Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di 
Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang 
berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 
pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya 
berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang telah 
dilakukan oleh peneliti Israel , bahwa nekotin hanya akan menghasilkan generasi 
yang “Bodoh” dan “Dungu”. Percaya atau tidak, tentunya terserah kita semua. 
Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak sekali orang
yahudi yang pintar ! Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu 
banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas hidup umat manusia secara 
keseluruhan.


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke