Nah lho, kita inginnya pintar, mengalahkan yahudi, sekarang pendidikan malah 
katanya mahal banget.

BTW, dari ribuan institusi di Ina, ternyata yang ditakuti Yahudi juga sekitar 
10-20. Yang pertama adalah Pondok Pesantren Al Mukmin Gruki, yang kedua dst, 
adalah derivasi atau cabang-cabangnya.

Apa rahasianya?

Salam hangat
B. Samparan


--- On Wed, 2/18/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

> From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
> Subject: Re: [is-lam] Mengapa Orang yahudi banyak yang pintar ?
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, February 18, 2009, 4:19 PM
> lha kalo pada baik semua trus neraka jadi nggak laku dong...
> :)
> 
> :)
> wassalam
> 
> On 2/18/09, syarif hidayat <[email protected]>
> wrote:
> > Hmm, saya ingin sedikit menambahkan, barangkali bisa
> jadi pembanding,..
> > Konon jaman doeloe (dibaca: dulu),dikampung saya
> julukan orang pintar hanya
> > diberikan kepada para santri yang soleh dan pandai
> puasa, sholat, mengaji,
> > pandai berdakwah serta terampil dalam ilmu pertanian.
> > Tetapi karna perkembangan jaman,.... julukan itu tidak
> lagi diberikan kepada
> > orang-orang seperti santri di atas. Julukan itu
> diberikan kepada orang yang
> > pandai mengobati orang sakit, orang yang pandai
> meramal, orang yang pandai
> > hal-hal mistik.
> > Dan sekarang julukan orang pintar itu berubah
> lagi,....
> > Sekarang, dikampung saya julukan orang pintar
> diberikan kepada orang-orang
> > yang sukses dalam berbisnis, mahasiswa yang lulus
> universitas dan cepat
> > dapat kerja pun dikatakan pintar. Tetapi yang paling
> dominan julukan pintar
> > itu banyak diberikan kepada orang yang terampil
> mencari uang.
> >
> > Jadi,... julukan pintar itu sekarang dinilai dari
> berapa rupiah yang bisa
> > dihasilkan dengan segala cara.
> >
> > Padahal orang yang pintar seharusnya adalah orang yang
> tahu dan memahami
> > tentang aturan-aturan agama dan non agama (scient)
> untuk kemudian
> > melaksanakannnya dengan benar.
> > Bukan orang-orang yang tahu aturan, tetapi malah
> mengakalinya.
> > Cerita tadi hanya sebagai pembanding saja, bila
> dikatakan orang-orang jews
> > itu pintar-pintar, seharusnya mereka memilih jalan
> keselamatan. Bukan
> > menciptakan bom waktu yang pada ahirnya membunuh
> mereka sendiri.
> > Jika begitu, mereka ternyata lebih bodoh dari kita...
> >
> >
> >
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke