ya jalan sebagai rasul saja, bukan sebagai Tuhan, begitu bukan Pak Gede? --- On Sat, 3/7/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:
From: Dewa Gede Permana <[email protected]> Subject: Re: [is-lam] Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena To: [email protected] Date: Saturday, March 7, 2009, 1:41 PM Didalam buku Injil terbitan lembaga alkitab indonesia juga disebutkan beberapa pengakuan Yesus yg menyatakan bahwa dirinya adalah JALAN, dirinya adalah KEBENARAN. Tapi mong-ngomong..., ini jatuhnya kog jadi kayak mbahas sejarah tassawuf; dan bukan mbahas bertassawuf itu sendiri yaa....? :-) :-) Salam hangat. _____________________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M Sent: Saturday, March 07, 2009 12:32 PM To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected] Subject: Re: [is-lam] Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena Pak Ixxxa, Cukup lengkap dan menarik komentarnya. Kisah Fir'aun memang sudah disebutkan dalam al-Qur'an sebagai pelajaran bagi ummat manusia. Tapi disini juga terdapat kilafiyah sewaktu diterjemahkan. Ada terjemahan yg istiqamah kata TUBUH/ JASAD tetap dituliskan JASAD (Fir'aun) diselamatkan, ada pula yg TERLALU MAJU dalam bertejemah dan kata TUBUH/ JASAD diganti menjadi KISAH (Fir'aun) diselamatkan. Jadi ada dua versi terjemahan yang terdapat dalam bhs. Indonesia. Baru setelah ditemukan jasad fir'aun, maka terbuktilah kata-kata dalam al-Qur'an jangan terlalu MAJU diterjemahkan. Apakah terjemahan tersebut sudah direvisi wallahua'lam. Memang benar, akhirnya tidak ada Fir'aun yang mengaku tuhan, al-Qur'an juga menyebutkan demikian. Tapi juga benar al-Qur'an menyebutkan Fir'aun mengaku TUHAN. Nah dengan dituliskan demikian seolah-olah saya membuat bingung pembaca. Maka saya tuliskan, dikala Fir'aun mengaku TUHAN, itulah awal MALAPETAKA, tapi sebaliknya ketika Mansur Al-Hallaj menyebutkan dirinya adalah The TRUTH, itu adalah awal Cahaya Penerangan, tapi cahaya itu telah diredupkan oleh penguasa. Salam kompak selalu. Alkhori M Alkhor Community Qatar Sent: Friday, March 06, 2009 11:06 AM Subject: Re: [ex_pta] Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena Menarik sekali tulisannya mengenai Firaun dan Al-Hallaj ini. Apalagi dihubungkan dengan sejarah. Saya tidak meragukan kebenaran Al-Qur'an mengenai Firaun. Namun hanya ingin sedikit menambahkan beberapa catatan pada tulisanya terutama tentang Firaun dari perspektif sejarah yang saya baca dan lihat sendiri. Sementara mengenai Al-Hallaj saya no comment saja dulu: 1. Menurut para ahli Mesir kuno (Egyptologist) istilah Firaun atau Pharaoh secara harfiah adalah "Penguasa alias Ruler alias Raja" dan istilah ini bisa dipakai untuk semua raja-raja Mesir kuno yang berjumlah sekitar 130 orang dan terkelompok atas 27 Dynasty yang dimulai dari raja Aha dari Dynasty I (Narmer atau Menes) sekitar 3000 tahun Sebelum Masehi (SM) hingga raja Darius III dari Dinasty ke 27 sekitar 332 tahun SM, sementara Nabi Muhammad lahir pada tahun 517 setelah masehi (ada yang mengatakan tahun 632 Setelah Masehi). 2. Kebanyakan Ahli Mesir Kuno berpendapat bahwa berdasarkan kisah dalam Al-Qur'an dan Injil kemungkinan yang dimaksud dengan Firaun pada zaman Nabi Musa adalah raja Rameses II dari Dynasti ke 19 yang hidup sekitar tahun 1298 Sebelum Masehi. Namun beberapa ahli yang lain membuat perhitungan berbeda dengan berdasarkan perkiraan tahun ketika Nabi Sulaiman (King Solomon) hidup dan serta perkiraan tahun terjadinya exodus besar-besaran bani Israel dari tanah Mesir yang dipimpin oleh Nabi Musa maka mereka menyimpulkan bahwa Firaun yang dimaksud dalam kedua kitab suci adalah Raja Thutmosis I yang hidup dan memerintah sekitar tahun 1530 - 1520 Sebelum Masehi atau 200 tahun sebelum Rasulullah lahir. 3. Fakta yang menarik berdasarkan penelitian para Egyptologist pada situs-situs di kuil-kuil (temple) di Luxor, Karnak, Edfu dan Aswan serta Valley of the King di Luxor dan situs-situs lain menunjukkan bahwa sebenarnya para Firaun dan orang Mesir dulu sudah memiliki agama dan mengakui adanya Tuhan (Dewa atau Dewi) serta menyembah Tuhan mereka sendiri yang jumlahnya ada 24 orang, mulai dari Aten(Aton), Ra (Re), Ptah, Amun (Amen) dstnya. Agama di zaman Mesir purbakala agak berbeda dengan pengertian agama zaman sekarang. Tiap-tiap raja atau Firaun menyembah Tuhan mereka masing-masing, begitu pula pekerja, pendeta, pedagang dan petani. Dynasty Mesir Purbakala merumuskan keyakinan dan kepercayaan mereka pada "Sesuatu Yang Maha Agung", yang diwujudkan dalam bentuk patung, gambar dan juga tulisan. Tuhan-Tuhan tersebut bisa hidup, mati, berburu, pergi berperang, melahirkan, makan minum dan memiliki emosi seperti . Kekuasaan Tuhan mereka kadang tumpang tindih, pada bagian lain bisa bergabung jadi satu Tuhan misalnya Ra dengan Amun jadi Tuhan atau Dewa Amun-Ra, tidak ada hierarchi kekuasaan siapa dibawah kuasa siapa. Kekuasaan Tuhan tersebut tergantung pada Raja atau Firaun yang memerintah. Daerah kekuasaan Tuhannya tergantung dimana Raja atau Firaun memerintah. Satu kuil dibangun untuk menyembah khusus untuk salah satu Dewa yang paling berkuasa menurut sang Raja atau Firaun yang sedang memerintah saat itu dan di tempat itu. 4. Tidak terdapat dalam catatan khusus di situs-situs peninggalan Mesir kuno yang menunjukkan adanya Firaun atau Raja yang mengaku dirinya sebagai Tuhan atau Dewa..... Yang ada hanyalah pergantian Dewa atau Tuhan seperti misalnya pada zaman Raja Amenhotep IV yang hanya mengakui Dewa Aton (Aten) sebagai satu-satunya Dewa zaman itu, sementara pada masa-masa sebelumnya Raja-raja Mesir atau orang Mesir lebih banyak menyembah dewa Amun....Amenhotep IV menyebut dirinya Akhen-Aton atau sang penyembah atau pelayan Dewa Aton.... 5. Yang menarik dari kepercayaan Bangsa Mesir kuno ini adalah mereka sangat mengagungkan Dewa Matahari (Aton dan Amun serta Ra) karena mengetahui bahwa Matahari adalah sumber energi yang memberikan cahaya dan panas ke Bumi sebagai sumber energi. Sehingga Amun Ra yang dianggap pengatur perjalanan Matahari, yang mengganti malam dengan siang menjadi Dewa yang paling ditakuti. Pada umumnya kuil-kuil di Mesir yang terletak dikota-kota yang dibangun sepanjang sungai Nil terletak di sebelah timur Sungai Nil karena dianggap sebagai tempat terbitnya Matahari di pagi hari, sementara Makam-makam raja dibangun di sebelah Barat Sungai Nil karena Barat adalah tempat tenggelamnya matahari (Sunset) sebagai lambang kematian sang raja alias Firaun... 6. Kalau Aksioma yang Pak Idrus sebutkan dibawah kita pakai untuk Firaun ( 1. Sejarah Adalah Cerita Rekayasa Rejim Yang Menang. 2. Yang Kalah Direkayasa Adalah Sebagai Kelompok Yang SALAH. 3. Semua Bukti Kelompok Yang Kalah Dimusnahkan). Maka Firaun sebagai pihak yang kalah dalam sejarah agama mungkin saja dipihak yang benar saat itu tergantung dari sudut pandang siapa, sementara musuhnya yaitu Bani Israel yang zaman sekarang sudah berubah jadi Jews alias Yahudi merupakan bangsa yang sudah jadi masalah sejak dulu alias yang bad actorsnya atau biang keroknya. Teman saya Yasser seorang Egyptologist di Cairo bilang bahwa berdasarkan satu penelitian terakhir bangsa Israel dulu bukan lari dari Mesir tapi diusir karena sering membuat masalah dan problem dengan orang Mesir pada zaman Mesir kuno dulu mulai dari masalah ekonomi hingga sekurity yaitu mau menggusur Firaun sebagai raja. Makanya di usir. Sementara kalau difilm tentang Nabi Musa (Ten Commandments atau Moses) yang kita lihat adalah kaum Israel diperbudak oleh Firaun dan tentaranya untuk membangun Pyramid, pada kenyataannya menurut Yasser - sang Firaun atau raja waktu itu Cheops adalah Raja bijaksana yang sangat perhatian pada kesejahteraan rakyatnya sehingga pembangunan Pyramid yang merupakan kuburannya kelak merupakan proyek yang dibuat sekaligus memberikan nafkah untuk rakyatnya yang kebetulan waktu itu mayoritas yang miskin adalah Israel alias Yahudi.....Tentu saja saya karena yakin dengan ayat Al-Qur'an tidak begitu saja percaya sepenuhnya pada cerita Yasser itu... Apalagi Yasser bukan seorang muslim....jangan-jangan dia keturunan Firaun.. Wallahu alam bissawab...semoga Allah SWT selalu menerangkan jalan dan memberi petunjuk kepada kita semua di jalanNya..., NB: terlampir foto Karnak Temple di utara kota Luxor yang dibangun oleh Dynasti ke XI dan diupgrade oleh Dynasti ke XVIII untuk menyembah Dewa Amun-Re ...... ============================= From: Alkhori M <[email protected]> Subject: [ex_pta] Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena To: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Date: Thursday, March 5, 2009, 8:40 PM Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena Kisah Fir'aun adalah Wahyu yang tertulis di al-Qur'an dan maka berlakulah "Al-qur'an ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" Kisah Mansur al-Hallaj yang merupakan sejarah "Sebuah sejarah yang bersentuhan dengan kekuasaan/ politik, maka berlakulah aksioma sbb: 1. Sejarah Adalah Cerita Rekayasa Rejim Yang Menang. 2. Yang Kalah Direkayasa Adalah Sebagai Kelompok Yang SALAH. 3. Semua Bukti Kelompok Yang Kalah Dimusnahkan. Glosarry: Tuhan dalam bahasa Arab adalah "Allah, Ila & Rabb" , sementara ada 99 nama Allah, ada 99 nama Ila & ada 99 nama Rabb yang terkenal dengan sebutan Asmaul Husna. Ke 99 Asmaul Husna tersebut berdasarkan sifat-sifat Agung Tuhan. Contoh: Bi Ismi Allah ar-Rahmaan ar-Rahiim (Bi=Dengan, Ismi=Nama, Allah=Tuhan, nah ini dia nama tuhan berdasarkan sifatnya ar-Rahmaan=Pengasih & ar-Rahiim=Penyayang. Dan ini ada sebanyak 99 Asmaul Husna diantaranya al-Haqq= the Truth atau maha Benar atau Kebenaran). Fir'aun mengatakan diri sebagai tuhan dengan menggunakan kalimat berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi, Ana Rabbukum, Rabb=Tuhan" dan berkata Fir`aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku, disini Fir'aun menggunakan kata ILA=Tuhan" Jadi sewaktu Fir'aun mengaku TUHAN, Fir'aun langsung menggunakan kata-kata Arab yaitu RABB=ILA=TUHAN. Dan beliau dengan angkuhnya berbuat kedzaliman, karena ketakutan kehilangan TAHTA-nya maka mengeluarkan perintah untuk membunuh setiap anak laki-laki yang lahir. Begitulah kekejaman seorang raja mesir pada saat itu. Akhirnya beliau dihukum langsung oleh Allah dengan ditenggelamkan. Jadi Fir'aun langsung dihukum oleh Allah, ingin tahu kisah selengkapnya ingat kalimat diatas "Al-qur'an ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" Mansur Al-Hallaj, terkenal dengan ucapanya yaitu ANA AL-HAQQ, artinya "SAYA ADALAH KEBENARAN, I AM THE TRUTH ada juga yang menterjemahkan SAYA TUHAN???" Bahasa Arab, artikel AL sama dengan ingris adalah THE, kalau untuk bahasa indonesia sudah tertentu. HAQQ artinya BENAR, kalau didalam al-Qur'an Al-HAQQ adalah juga tuhan, tapi berdasarkan sifatnya ada 99 nama sifat Allah. Maka kalau dalam al-Qur'an ditemukan kata kata al-HAQQ itu adalah untuk nama sifat Allah. Tapi kalau ada orang, dalam hal ini Mansur Al-Hallaj mengatakan Ana Al-Haqq tidak harus diterjemahkan tuhan, tapi beliau itu coba mengungkapkan sesuatu bahwa ada yang sedang terjadi dan perlu KEBENARAN maka terucapkanlah Ana Al-Haqq. Karena ulama sekelas Mansur Al-Hallaj, tentu sangat maklum dan faham dengan surat Al-Ikhlas. Ingat ketika bercerita tentang Fir'aun, kita memasuki wilayah wahyu, tapi ketika bersinggungan dengan phenomena Al-Hallaj dengan Ana Al-Haqq, kita lagi membicarakan sejarah, maka untuk sejarah berlakulah: "Sebuah sejarah yang bersentuhan dengan kekuasaan/ politik, maka berlakulah aksioma sbb: 1. Sejarah Adalah Cerita Rekayasa Rejim Yang Menang. 2. Yang Kalah Direkayasa Adalah Sebagai Kelompok Yang SALAH. 3. Semua Bukti Kelompok Yang Kalah Dimusnahkan. Insya Allah, bersambung, Wa Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha Aan Faminii Wa Minasyaithan, Astaghfirullah & Subhanallaah. Salam kompak selalu dari Qatar. Alkhori M Alkhor Community Qatar __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature database 3909 (20090305) __________ The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. http://www.eset.com << File: ATT00009.txt >> -----Inline Attachment Follows----- _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
