Kan ada tuh tenses : present, past, perfek… he-he-he.. maksa nih ane… yo wis 
mbok dimaklumi ngono lho… JJ

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of Mawan Sugiyanto
Sent: Monday, March 09, 2009 1:45 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab --?|

 


Suhu Alkhori, judulnya ini La .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab --

Perfektive itu apa ? Saya belum denger istilah itu artinya apa, jadi membaca 
tulisannya juga jangan2 malah yang dimaksud berbeda 

Terima kasih 




--- On Mon, 3/9/09, Alkhori M <[email protected]> wrote:


From: Alkhori M <[email protected]>
Subject: Re: [is-lam] LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab --?|
To: [email protected]
Date: Monday, March 9, 2009, 8:16 AM

Nah ini contoh yg sering saya ungkapkan “Fiqih selalu mencari kesalahan orang 
lain” semua komentar AFR selalu tulisan orang lain adalah salah. Kalau disuruh 
AFR yang menulis (sungguh sangat banyak manusia type sejenis ini di dunia ini 
yang belum penuh meng-artikan uthlubul ilmi, wallahua’lam. Sebaliknya kalau 
seseorang itu sudah menggabungkan FTT tidak lagi PERBEDAAN yang ditonjolkan, 
tapi KEDAMAIAN yang disajikan. 

 

1.      Hidup dengan Agama (mostly Fiqih) hidup menjadi Terarah
2.      Hidup dengan Seni (mostly Tasauf) hidup menjadi Indah
3.      Hidup dengan Teknologi (mostly Tauhid) hidup menjadi Mudah

 

Dizaman Rasulullah ada juga kedua type manusia seperti diatas yang berlawanan 
180 derjad. Pertama Abu Lahab apapun yang diperbuat orang Islam selalu 
ditentangnya, Subhanallah, Masyaallah. Dan yang kedua adalah Abu Bakrin, 
beliaulah orang yang pertama kali mengakui Isra’ & Mi’raj, maka gelar beliau 
adalah Abu Bakar Siddiq.

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of AFR
Sent: Monday, March 09, 2009 1:51 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab --?|

 

>> ... disini sudah mulai kelihatan menjadi kompleks

dalam hadist Qudsi ada terjemah yg sebutkan dgn gampangnya spt 
" ... Aku ini bagaimana sangka hambaKu, kalau hambaKu datang dgn berjalan
Aku akan hampiri dgn berlari, kalau dia dekatiku sejengkal, Aku akan dekati 
sehasta ..."

dlm Qur'an sendiri byk ayat yg disiratkan bahwa Islam ini mudah, diturunkan 
TIDAK untuk 
menyulitkan ummat manusia. walau ada ayat mutasyabihat (yg kurang tegas) tapi 
lebih 
byk muhkamatnya (yg jelas, sederhana & mudah mengerti). 

sejauh saya baca tulisan Alkhoir ini, sering sekali beliau in curhat karena 
menghadapi hal2
yg seharusnya sangat 4x sederhana sekali tapi komplek bagi dia. kalau pun ingin 
belajar
dr kawan milis tentu dgn sangat mudah. tapi bukan itu tapi malah ingin 
mengurai. urai-urai 
punya urai .. malah sering terjebak cara menafsirkan ala-ala beliau, tapi gak 
jelas ...
---

so far as i know 
you don't realize what you don't realize


salam,
Fahru

  _____  

From: Alkhori M < [email protected] >
To: [email protected]
Sent: Sunday, March 8, 2009 9:21:36 PM
Subject: [is-lam] LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab

LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive Bahasa Arab,

 

Dalam bahasa arab, banyak pasangan kata-kata yang sudah baku, kalau kata INI 
yang dipakai, kemudian adalah kata ITU yang akan mengikuti, dan itu juga sama 
kejadianya dalam bahasa Indonesia, misalnya: WALAUPUN …. TAPI dll dll dll. 
Contohnya (Walaupun sudah lama pacaran, tapi tidak jadi nikah juga; Walaupun 
harganya mahal, tapi tidak enak rasanya; Walaupun tiap hari baca posting IT, 
tapi masih gaptek juga; dll, dll, dll).

 

Kembali ke topik yaitu: LA …. ILLA (dan contoh lainya adalah: LAULA …. LAMA). 
Tapi seperti biasanya posting email selalu diarahkan kepada Religius Matter. 
Maka sambil mengenal kaedah bahasa arab, juga gradually kita coba hubungkan 
kesoal agama. Please be patience “Al-Qur’an adalah untuk semua ummat MANUSIA, 
juga untuk KITA dan juga untuk SAYA”

LA artinya TIDAK dan ILLA artinya KECUALI. Maka artinya menjadi:  (TIDAK titik, 
titik, titik, titik KECUALI). Sekarang kita sisipkan kata yang berhubungan 
dengan ajaran Islam dan yang sangat populer adalah dzikir yang selalu diucapkan 
oleh mereka-mereka yang ber-TAQWA yaitu:

 

LA ILA (ha) ILLA ALLAH (hu), keterangan LA=tidak, ILA=tuhan, ILLA=kecuali, 
AllAH=Allah. Maka terjemahan lengkapnya menjadi “Tidak ada tuhan, kecuali 
Allah” dan dengan memakai ilmu tafsir yang sederhana (TERJEMAH berbeda dengan 
TAFSIR). Dengan simplified TAFSIR bisa ditafsirkan sbb: “Tidak ada tuhan yang 
patut disembah selain ALLAH” disini sudah mulai kelihatan menjadi kompleks. 
Insyaallah bersambung, salam kompak selalu dari Qatar .

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

 


-----Inline Attachment Follows-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
 <http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam> 
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

 

 

__________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 3909 (20090305) __________

 

The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

 

http://www.eset.com

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke