Agus Safudi (AS), komentar anda panjang juga, tapi yang ingin saya tanggapi adalah soal "RIJAL" dan saya menjawabnya adalah sbb: "Pada sebuah acara Maulidan oleh protokol diumumkan, kepada adik-adik dan juga anak-anak diharapkan duduk dibagian depan dan untuk ibu-ibu diharapkan mengambil tempat duduk disebelah kiri dan yang terakhir untuk bapak-bapak diharapkan mengambil tempat duduk disebelah kanan" diharapkan AS akan paham maksud saya tentang arti "RIJAL" sekarang bagaimana pemahaman anda AS tentang jawaban saya.
Alkhori M Alkhor Community Qatar _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Agus Safudi Sent: Monday, March 09, 2009 2:39 PM To: [email protected] Subject: [is-lam] Bls: LA .... ILLA Tinjauan dari Perfektive/Rijal secaralughot dan syari'at (^_^) .....,??@@#$%^zzzz ,....., ketika ada email masuk inbox, suka atawa tidak, terpaksa ato tidak (IYYAKA NA'BUDU WA IYYAKA NASTA'IN) , pasti saya buka, baca,..dst..terkadang ada rasa senang, kadang ada rasa kesal, dst......he.he.he.. --- Pada Sen, 9/3/09, Alkhori M <[email protected]> menulis: Dari: Alkhori M <[email protected]> >Kalimat LA ILA (ha) ILLA ALLAH (hu), bisa ditambahkan menjadi super >kompleks yang berdasarkan riwayat singkat diatas yaitu: >LA ILA (ha) ILLA ALLAH (hu), mas, coba di lihat lagi tekstual arab nya bgm, coba anda liat di Qur'an, saya lupa ayat nya tapi bunya nya begini:.."fa'lam anahu laa ilaha illallahu".. Pertama: apakah betul terjemah "ila" dalam bahasa indonesia adalah ALLAH? Kedua: apakah anda tidak salah dalam melakukan pemenggalan lafadz, seharusnya : laa ilaha, ..jangan di penggal la ila, ha nya dalam kurung.. maksud judul mungkin perspektif ngkali ya.. mas, dalam al-Qur'an ada ayat yang berbunyi "laa takfuma laysa laka bihi 'ilmun",..kalo gak salah surah al-Israa..dan banyak dalil2 lain yang mengatakan jangan berbicara tentang AKU bila tidak mengetahui... pada ayat di atas ada kata "fa'lam",..maka keTAHUilah...sebenarnya mengucapkan "laa ilaha illallahu" pun harus dengan ILMU. >LA ILA (ha) ILLA ALLAH (hu), Allah minimal 5x sebagai muslim anda >menghadapnya atau minimal 34x anda sujud dihadapanya, pada saat itu, >Subhanallah, Masyalaah kita-kita bisa langsung berkomunikasi dengan >Allah. Dzikron katsiiro... Jangankan cuma komunikasi, bahkan bisa mendapati-NYA... ada sebuah hadits qudsi " wahai anak adam carilah AKU, NISCAYA kamu akan mendapati-KU. Bila kamu mendapati-KU maka kamu akan mendapati segala sesuatu, bila kamu tidak mendapati-KU, maka kamu tidak akan mendapati segala sesuatu. sesungguhnya AKU lebih mencuntai kepada kamu dari pada kepada segala sesuatu"..mo tahu bgmana mendapati-NYA. bung Khori?.. "menurut saya" ... sampeyan ini sedang ber "tholabul ilmi", tapi kok kaya nya kurang tepat dalam hal positioning nya.... ____________________________________________________________________________ _ menjelang pesta demokrasi ini ada hal yg ingin saya diskusikan sbb: pada suatu saat saya pernah menonton di salah satu tv, waktu itu yg di diskusikan adalah kata "rijal", pada saat itu JIL di wakili oleh DR. musdah mulia, dan ada seorang ustadz (laki2) dan juga wanda hamidah.. yang ingin saya diskusikan/tanyakan apakah kata "rijal" dalam al Quran mutlak melekat pada dzat, artinya harus laki-laki, atau bisa saja melekat pada sifat, bila demikian maka perempuan pun bisa saja. bila kata rijal bisa melekat pada sifat (mungkin baru wacana) maka ada dalil naqli lain yang memang mendukungnya. mungkin ada yang punya kumpulan tafsir, kamus, dll..untuk ber sharing ria.. syukron katsiir wassalam. a.s. _____ <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.prom otions.yahoo.com/newdomains/id/> Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain!
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
