obama sdh mulai ngeledek Sunatullah jika sikap kaum kafir itu TIDAK AKAN PERNAH 
SUKA kaum 
Muslim hingga mengikuti kemauan mereka? 

bagi members isnet yg non-muslim, 
silahkan interospeksi & 'bertaruh' diri, mana yg lebih kuat kebenaran ucapan 
obama atw 
kalimat Qur'an? sdh nyata dan tak pernah ada sejarah dan hingga kini bahwa kaum 
Muslim 
menjajah.


a'udzubillahi min asyaithaani rajiim,

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu 
mengikuti agama mereka. Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk 
(yang sebenarnya)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah 
pengetahan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan 
penolong 
bagimu. (al-Baqarah:120)

perhatikan juga ayat berikut,

Dan apabila melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika 
mereka 
berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka seakan-akan kayu yang 
tersandar. 
Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. 
Mereka itulah 
musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka: semoga Allah 
membinasakan 
mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran) 
(al-Munaafiquun:4)

menurut dalil itu setiap Muslim tak sepantasnya bersimpati thd setiap kafir 
kecuali waspada,
waspada & waspada. kias "killing softly" itu benar ada yg datangnya dri barat 
jadi hati-hati.


salam,
Fahru
---
Obama: AS Tak Pernah Musuhan dengan Islam
AFP
Barack Obama
/Kamis, 4 Juni 2009 | 18:15 WIB
KAIRO, KOMPAS.com —
Presiden Barack Obama mengatakan bahwa sikap minoritas muslim yang
terlalu ekstrem membuat Islam dipandang sebagai pembawa kekerasan.
Demikian disampaikan Obama saat pidato di Kairo, Mesir, Kamis (4/6),
mengenai hubungan Amerika Serikat dan negara Muslim.

"Pelaku
kekerasan ekstrem telah mengeksploitasi ketegangan meski itu hanya
kelompok kecil Muslim. Serangan 11 September 2001 misalnya dengan
beberapa aktivitas kekerasan lanjutan membawa orang-orang di negara
saya memandang Islam sama dengan kekerasan...."

Dalam bagian
pidatonya, Obama menyampaikan poin penting yang pernah disampaikannya
di Turki. "Di Ankara, saya dengan tegas mengatakan bahwa Amerika tidak
pernah bermusuhan atau berperang dengan Islam. Meski demikian, kami
tetap akan melawan mereka yang mengancam atau mengganggu keamanan.
"Karena kami menolak, sama seperti orang dari agama apa pun juga
menolak pembunuhan atas perempuan, wanita dan anak-anak yang tidak
berdosa."

Obama juga menyatakan bahwa AS tidak ingin
mempertahankan pasukannya di Afganistan. "Jangan salah. Kami tidak
ingin mempertahankan tentara kami di Afganistan. Kami tak punya markas
tentara di sana. Tentu saja bagi Amerika sungguh menyedihkan kehilangan
orang-orang muda dan wanita. Secara politis dan ekonomis, sulit untuk
mempertahankan konflik ini.

"Kami akan sangat gembira bila
setiap tentara kami pulang. Tentu saja bila kami yakin bahwa tidak akan
ada lagi kekerasan ekstrem yang terjadi di Afganistan dan Pakistan...."

Obama
mengharapkan dimulainya "babak baru keterlibatan" antara AS dan dunia
Muslim. Keterlibatan ini bakal menjadi dasar sikap saling menghormati
yang menguntungkan satu sama lain.


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke