Waalaikumussalam,

 

Mas Echy, saya jadi ingat iklan rokok yang intinya menyindir pelayanan
masyarakat yang kebanyakan ada, dimana iklan itu mempertotontonkan sikap
aparat yang memperlakukan pekerjaan yang sangat2 sederhana yaitu menstempel,
tapi lama.......sekali melakukannya, sampai yang menunggu terkantuk-katuk.

Nah.., nampaknya semboyan " KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA HARUS DIMUDAHKAN "
itu sudah membudaya dimana-mana, khususnya di-tempat2 pelayanan umum yang
berlebel "milik pemerintah/negeri" dan mas Echy menjadi salah satu
korbannya.

 

Tapi mas, dibeberapa tempat hal itu nampaknya sudah mulai ada perobahan
kearah yang baik, kok 

Minggu lalu saya sempat memperpanjang pajak kendaraan di Samsat Kab. Bekasi,
pelayanannya sudah banyak sekali berobah (lebih baik tentunya) dibanding
saat saya mengurus 2 tahun lalu.

 

Wassalam

Hmm

 

  _____  

From: Echy Pamungkas [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, July 23, 2009 12:56 PM
To: [email protected]
Subject: [***SPAM*** Score/Req: 09.80/05.00] [Is-lam] Layanan RS Pemerintah
memang harus begitu yah?

 


Aslm.

Kang Dewa, apa yang panjenengan sepertinya hampir menimpa semua pasien di RS
Pemerintah. Jadi bertanya-tanya, memang kalau RS Pemerintah layanannya harus
begitu yah?

Ini saya baru saja pulang dari RS dengan penuh kekecewaan. Januari lalu saya
pernah dapat rujukan dari RS Banyumas yang konon terbaik di Barlingmascakeb
(Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen). Diagnosa anak
sulung saya yang baru 2 tahun 9 bulan itu masih belum jelas, antara
hiperaktif dan gangguan pendengaran, gejalanya anak belum bisa ngomong dan
aktif sekali. Untuk lebih jelasnya, dokter THT membuat rujukan agar anak
saya di tes BERRA di RS Sarjito Yogyakarta. 

Tapi berhubung saat itu kami belum punya dana cukup untuk pergi ke Jogja,
barulah pada pertengahan Juli ini saya kembali ke RS Banyumas untuk
memperpanjang rujukan. Salah saya juga kenapa ASKES anak sampai 'ketingsut'
entah kemana. 

Tapi karena sudah telanjur ijin nggak masuk kerja,saya nekad membawa anak ke
RS Banyumas yang perjalanannya hampir 2 jam (plus ngetemnya) dari rumah saya
dengan kendaraan umum. Saya pede saja karena saya punya rujukan dokter
keluarga dan rujukan dari dokter THT untuk ke Sarjito yang urung saya
gunakan. Toh didalamnya ada no induk ASKES anak saya, kalo komputerize kan
tetap bisa dicari.

Tapi perjalanan kami dengan anak ke RS Banyumas selama hampir 2 jam dengan
bis yang panas dan sesak sia-sia. Petugas ASKES tetap minta bukti askes
asli, alasannya kalau tanpa itu komputernya tidak bisa. Saya jadi bingung,
kan yang di-input cuma kodenya, no induknya, bukan kartunya!

Kalau saya melihat Alfamart (mungkin memang sedikit berbeda) juga
menggunakan komputerize, kalau saya nggak bawa kartu aku, saya cukup
menyebutkan no kartunya saja beres. Aneh aja, lalu apa gnanya komputerize
yang serba online, kalau ternyata ngurus perpanjangan rujukan
berbelit-belit, padahal jelas-jelas nggak mungkin saya nipu ngaku-ngaku
punya askes, buktinya dokter setempat dulu pernah mengeluarkan rujukan. Ah
entahlah, padahal kepentingan saya cuma memperpanjang rujukan untuk periksa
di Jogja. Mungkin saya yang salah karena teledor kartu bisa hilang.
Hehehe....yang saya harap, anak saya bisa sembuh dan normal seperti
anak-anak pada umumnya.

Wassalam.

Echy Pamungkas


--- Pada Kam, 23/7/09, Dewa Gede Permana <[email protected]>
menulis:


Dari: Dewa Gede Permana <[email protected]>
Judul: Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 08.70/05.00] Re: Fw: Orang Miskin
Dilarang Sakit
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 23 Juli, 2009, 2:04 AM

Syukron atas semua saran serta nasihat dari Mas Echy, Mas Fahru, Mas
Mawan, Mas Saidi, Mas Syarif, Om Wong, Mas Nizami, Mas Bango, dan
rekan2 lainnya yg tak bisa diabsen atu2. Apa yg telah sohiebz2
sarankan itu pun sudah saya sampaikan ke bininda. Saya baru bisa
meninggalkan istri jam 23.30, dari pagi jam 8.00 nunggu di RSUP utk
pesan kamar dan ternyata penuh semua; dan sudah saya coba siang tadi
konfirmasi ke RSUP lain dan ternyata juga penuh, no room. Rupanya DBD
memang lagi panen raya... dan akibatnya jam 21.00 baru dapat kamar dan
itupun di kelas 3... :)) Diajak ke RS swasta blio gak mau, ya
sudah.... sempat kepikir mungkin istri memang lagi pengen merasakan
layanan jamsostek, ya wis terserah saja. Terbukti selama hampir 10 jam
ngendon di UGD katanya kaki kedinginan tanpa ada jasa penyewaan
selimut, kepala tambah nut-nut an dan suara lumayan berisik dari
pasien2 yg keluar-masuk. Saya juga ngerasa diusir-usir meskipun pake
cara halus (dimana-mana UGD memang bukan tempat utk mojok). Sistem
informasi di RS katanya sudah computerized, tapi utk memprediksi kamar
kosong kog masih njlimet gak karuan... kayaknya kog seperti di
"manual-manual" kan, padahal kasus2 DBD sudah ratusan bahkan ribuan
ditangani RSUP. Mungkin utk sementara ilmu statistik mendadak menjadi
"not applicable" utk urusan booking kamar. Yang saya butuhkan
sebetulnya hanya "ada" atau "tidak ada" utk 3-4 jam kedepan? tetapi
justru jawaban bag registrasi terdengar rada nyleneh dan nggantung :
"tidak bisa diperkirakan pak, ya sabar saja mudah-mudahan ada... bapak
cek lagi saja setiap setengah jam !...@#$%".... weeeitsss 'n zzziiii
ternyata 10 jam kemudian baru ada... :))) Sebetulnya kalau dilihat
dari segi keramahan mereka (front desk) dapatlah dikatakan cukup baik
dalam memberikan layanan sbg customer service, namun mungkin sistem yg
dibangun oleh RS itulah yg seringkali membuat mereka juga tdk bisa
berbuat banyak. Seharian dari pagi sampe malam sepertinya saya disuruh
senam kesabaran. Yo wis dah nasib... yg penting ane gak ikutan
kebawa-bawa ambruk, ntar malah repot kalo gak ada yg nganter anak2
brangkat sekolah.

Sebetulnya ada beberapa kejanggalan kecil yg saya temui hari ini
terkait dengan layanan thd kelompok jamsostek-mania, tetapi blom bisa
saya ungkap sebelum perawatan atas istri saya ini tuntas. Bener apa
kata Om Wong, tadi sebelum saya pulang, sempat juga ambil juice bening
sebanyak 600 cc (6 kantong) ke depo farmasi... :))

:)
Salam Hangat
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

 

  _____  

Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
<http://id.mail.yahoo.com> 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke