Islam itu kadang terlihat unik, IMHO. Islam misalnya sampai sekarang tetap memiliki syariat mengenai perbudakan, sehingga banyak orang menyerang soal ini.
Tapi anehnya, masalah perbudakan justru selesai tak jauh-jauh setelah Islam turun sempurna. Di Eropa, yang katanya sangat menjunjung tinggi persamaan, masalah perbudakan pada Abab 18 saja masih belum selesai. Coba lihat film Amazing Grace. Poligami rasanya, juga punya sisi-sisi unik semacam itu, kita justru tidak akan menemukan keadilan-nya yang dibawanya, jika terjebak pada dua ekstrim, menerima tanpa reserve atau menolak tanpa reserve. Ibu mertua saya pernah bilang, salah satu hikmah dari poligami adalah, agar wanita bisa ingat kembali, bahwa cinta utama mereka adalah kepada Allah dan Rasulnya, bukan suami. Salam hangat B. Samparan --- On Tue, 7/28/09, hamami <[email protected]> wrote: _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
