He..he.. he.. ini mungkin perlu jadi pertimbangan bagi mereka-mereka yg
hendak berpoligami.

 

J

Salam hangat

 

http://www.erabaru.net/kehidupan/41-cermin-kehidupan/3466-lima-hal-yang-dila
kukan-seorang-ayah

 

 


Lima Hal Yang Dilakukan Seorang Ayah 

                

 

        

 


Epoch Times 

Minggu, 02 Agustus 2009 

 

        

 


Para ayah sangat kritis pada perkembangan anak-anak sehat dan membantu
menjadikan anak-anak mereka penuh toleransi, percaya diri dan dapat
menyesuaikan diri. (PHOTOS.COM)

Kita harus tahu bahwa menjadi seorang ayah bukan semata-mata sebuah peran
sentimentil, tetapi sebuah peran yang sangat praktis juga. Peran ayah tidak
hanya sekedar membantu menyiapkan makan di atas meja, mengajar kita naik
sepeda atau mengajak kita bermain.

Para ayah sangat kritis terhadap anak yang sehat dan pengembangan manusia.
Dengan kata lain, ayah-ayah kita membantu kita menjadi orang yang pandai,
penuh belas kasih, percaya diri dan dapat menyesuaikan diri.

Ada lima hal penting untuk bisa hidup dengan baik dalam masyarakat yang
dikatakan oleh ilmu sosial dan psikologi dan yang cenderung kita peroleh
dari ayah dari pada ibu kita:

Ayah mengajarkan empati (merasakan apa yang dirasakan orang lain)

Suatu studi selama 26 tahun yang dipublikasikan oleh American Psychological
Association menemukan bahwa anak-anak dengan ayah yang sangat terlibat dalam
kehidupan mereka sepertinya lebih sensitif terhadap keperluan orang lain
pada saat mereka dewasa dari pada mereka yang ayahnya tidak terlibat dalam
kehidupannya.

Kenyataannya, para peneliti menemukan bahwa keterlibatan ayahnya secara
substansial berpengaruh lebih besar terhadap pengembangan perasaan murah
hati dan kepedulian pada masa dewasanya dibandingkan dengan tiga gabungan
sifat ibu yang diprediksi terkuat.

Ayah dapat  memberi keyakinan

Untuk dapat memperoleh kepercayaan dari orang lain bukan sekedar dari orang
lain yang mengatakan bahwa kita baik, tetapi sesungguhnya dengan mencoba
melakukan sesuatu yang sulit dan menemukan bahwa kita dapat melakukannya.
Para ayah lebih punya kemungkinan besar untuk menantang anak-anaknya mencoba
hal-hal yang sulit dengan mengambil risiko yang aman dan teratur.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa bayi-bayi dengan keterlibatan ayah lebih
memiliki kepercayaan diri dan antusias untuk lebih mengenal dunia di seputar
mereka. Gaya para ayah yang lebih aktif dalam bermain dan yang lebih lamban
dalam merespon guna membantu anak-anak mereka melewati situasi frustrasi
dapat menciptakan kapasitas pemecahan masalah yang lebih besar dan
kepercayaan diri yang lebih besar pada anak-anak laki-laki maupun perempuan.

Sosok ayah dapat meningkatkan perbendaharaan kata

Anak-anak yang pada masa kecilnya banyak meng-habiskan waktunya bersama
dengan ayah mereka, akan memiliki lebih luas dan  kompleks perbendaharaan
kata. Seorang ibu, karena lebih menaruh perhatian pada kebutuhan
anak-anaknya, cenderung berbicara pada level anak. Hal ini bagus dan untuk
komunikasi yang langsung.

Tetapi, para ayah saat berbicara pada anak-anak mereka, ia lebih seperti
berbicara pada orang-orang dewasa lainnya. Arahan ayah kepada anak mereka
cenderung lebih panjang dari arahan ibu mereka, menjadikan anak-anak
berkesempatan mendengar kata-kata lebih banyak dan kemudian belajar
bagaimana mereka mencocokkan diri untuk menyampaikan sebuah pemikiran. Dan
kita tahu bahwa sebuah kosa kata yang kuat adalah dasar untuk membangun
ketrampilan baca yang kuat.

Para ayah melindungi anak dari  kejahatan dan kekerasan

Anda mungkin akan sulit menemukan anak-anak dalam kelompok 'geng' yang
mempunyai ayah yang baik. Hal ini bukan hanya karena para ayah menjaga
anak-anak mereka jauh dari kelompok geng, tetapi yang lebih penting lagi,
para ayah telah menyediakan untuk anak laki-laki mereka hal-hal yang telah
membuat kehidupan 'geng' menarik.

Dahulu, banyak anak lelaki yang labil menggunakan pengeras suara, mobil dan
sepeda motor untuk menarik perhatian para tetangga. Kini anak-anak itu
menggunakan senapan dan penyerangan.

Anak-anak dengan ayah yang baik tidak mempunyai keinginan seperti itu.
Mereka tahu dari ayah mereka bahwa hal itu bermasalah, dan mereka merasa
tidak seharusnya memaksakan cara mereka itu pada lelaki yang sudah matang.

Begitu juga, anak-anak perempuan yang memiliki ayah yang baik, tidak akan
terjatuh pada tekanan godaan seksual  anak laki-laki, karena gadis-gadis
dengan ayah yang baik lebih memiliki kepercayaan diri, karena mereka sudah
mendapatkan cinta seorang laki-laki yang baik.

Ayah meningkatkan pelayanan lebih baik bagi perempuan

Carilah seorang perempuan yang penuh percaya diri, cemerlang, berkemampuan,
dan tidak mungkin jadi korban seksual, korban emosi atau korban keuangan,
maka saya akan menunjukkan pada Anda seorang perempuan yang mempunyai
seorang ayah yang baik dalam hidupnya.

Seorang ayah yang baik akan menunjukkan pada anak lelaki maupun anak
gadisnya bagaimana seharusnya seorang lelaki yang baik memperlakukan
perempuan. Hal ini ditunjukkan oleh perilaku seorang ayah yang berperilaku
baik, dan juga dari perilakunya yang agak kurang baik. Ketika seorang ayah
yang baik kurang menaruh perhatian dan Ibu menegurnya, ayah lalu
menanggapinya dengan cara seperti seorang gentleman, saat itu baik anak
lelaki maupun anak gadis akan mencatatnya dalam hati.

Penelitian dari Universitas Kalifornia melihat pada 90 budaya yang berbeda
untuk mempelajari bagaimana keikut-sertaan laki-laki dalam mempedulikan anak
dihubungkan dengan status perempuan dalam budaya itu.

Mereka menemukan sebuah hubungan yang erat, yang menjelaskan, "Masyarakat
dengan keterlibatan yang signifikan dari orangtua dalam mempedulikan anak
secara rutin lebih mungkin dari pada masyarakat yang tanpa kehadiran ayah
dan yang menyertakan perempuan dalam mengambil keputusan serta  mengizinkan
perempuan menduduki posisi yang berkuasa."

Mungkin berita yang terbaik diantara semuanya, lima pernyataan ini tidak
hanya benar bagi ayah-ayah yang bergelar "Ayah favorit" tetapi juga bagi
ayah-ayah lain yang cukup baik, yang setiap hari muncul dan menyempatkan
diri dalam pekerjaan yang melibatkan kehidupan anak-anak mereka. Dalam
menjadi ayah, kuantitas akan dapat memperbaiki banyak kekurangan tipikal
dalam kualitas. (Glenn T. Stanton/The Epoch Times/bdn)

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke