“Anda harus mengetahui, agama dapat terpelihara baik, jika terdapat keadilan 
dan kebajikan. jangan remehkan segala dosa: jangan coba mengurangi apa yang 
menjadi hak rakyat: jangan paksakan rakyat melakukan sesuatu di luar batas 
kemampuan mereka. Ambilah drai mereka apa yang dapat mereka berikan. Lakukan 
apa saja untuk memperbaiki kehidupan dan kesejahteraan rakyat. Jangan menerima 
hadiah pada hari-hari besar…”

Pada tulisan yang di bold biru diatas, ada kesamaan dengan kondisi di Indonesia 
ini....  Pejabat yang menerima hadiah (parcel) pada Hari Raya dan hadiah pada 
pesta2 pernikahan, dll..  akan diselidiki sama KPK, diduga berbau suap....  
Namun sayangnya, sekarang ini peran KPK sedang digembosi oleh sesama penegak 
hukum lainnya......  



  ----- Original Message ----- 
  From: Echy Pamungkas 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, October 01, 2009 12:14 AM
  Subject: [Is-lam] Bls: Umar bin Abdul Aziz : model pemimpin tauladan


        ini artikel menjelang pemilu lalu ya bang...tai masih relevan 
juga....masih adakah kemugkinan kita dipimpin oleh orang sepert umar bin bdul 
azis?

        wassalam
        Echy Pamungkas

        --- Pada Kam, 1/10/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> 
menulis:


          Dari: Dewa Gede Permana <[email protected]>
          Judul: [Is-lam] Umar bin Abdul Aziz : model pemimpin tauladan
          Kepada: [email protected]
          Tanggal: Kamis, 1 Oktober, 2009, 12:00 AM


          Umar bin Abdul Aziz : model pemimpin tauladan



          “Saya tidak begitu heran melihat petapa yang meninggalkan kesenagan 
duniawi agar hanya dapat menyembah Tuhan. Tapi saya sungguh kagum menyaksikan 
seorang pemilik kesenangan duniawi yang tinggal meraih dari telapak kakinya, 
tapi ia malah menutup matanya rapat-rapat dan hidup di dalam kesalehan, Setelah 
Yesus, jika ada orang yang mampu menghidupkan kembali orang mati, dia itulah 
orangnya.”



          Itulah kira-kira komentar Raja Bizantium (Romawi Timur) dalam suasan 
duka saat menerima kabar wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada tahun 719 M.



          Bisa jadi komentar tersebut terasa belebihan, apalagi jika diucapkan 
oleh seseorang yang baru ditinggal mati sahabatnya. Yang jelas, Umar hanya 
meninggalkan 17 dinar saat ia wafat. itu pun dengan wasiat agar sebagiannya 
digunakan untuk membayar sewa rumah tempatnya meninggal, dan sebagian lagi 
untuk membeli tanah pemakamannya. Umar wafat pada usia 36 di Darus SIman, dekat 
Hims.



          Namanya adalah Umar Bin Abdul Aziz atau Umar II (Umar I adalah kakek 
buyutnya sendiri dari pihak ibunya, Umar bin Khattab), lahir di Halwan, Mesir 
tahun 63 Hijriah atau 682 Masehi dan wafat bulan Februari 720 M. Anak dari 
Gubernur Mesir, Abdul Aziz ini selain dikenal kesalehanya, juga masyhur 
lantaran kesederhanaannya. Makananya tak lebih baik dari manakan rakyat jelata. 
Ia tak membangun rumah pribadi dan hanya membelanjakan 2 dirham sehari. Ia juga 
menyerahkan istana untuk ditinggali keluarga Sulaiman bin Abdul Malik khalifah 
sebelumnya. Ia juga menolak pengawalan, dengan membubarkan 600 pengawal pribadi 
khalifah. Sebelum menjabat khalifah, harta pribadinya menghasilkan pendapatan 
50.000 per tahun. Namaun segera ia lelang dan ia serahkan ke Baitul Mal saat ia 
terpilih menjadi Khalifah. AKibatnya pendapatanya merosot menjadi 200 dinar 
pertahun.



          Umar dikenal paling anti dengan hadiah. SUatu hari seseorang 
menghadiahkan sekeranjang apelke padanya. Umar menolaknya. Orang tersebut lalu 
memberikan contoh Nabi yang mau menerima hadiah., Nmaun kata Umar,” Tidak 
diragukan lagi, hadiah itu memang untuk Nabi. kalau diberikan kepadaku itu 
namanya suap.”



          Keluarga kerajaan , yang biasanya hidup mewah atas biaya rakyat, 
sudah tentu tidak suka dengan kebijkan Umar. Meraka protes atas pengembalian 
harta yang telah mereka kuasai kepada negara, atau kepada yang berhak, yang 
dahulu diambil secra paksa. Mereka juga protes , karena Umar memecat anggota 
keluarga Umaiyah yang terbukti tidak pecus jadi aparat negara.



          Dalam salah satu suratnya yang dialamatkan kepada Gubernur Kufah, 
Umar mendesaknya agar menghapus semua peraturan tidak adil, Ia menulis:

          “Anda harus mengetahui, agama dapat terpelihara baik, jika terdapat 
keadilan dan kebajikan. jangan remehkan segala dosa: jangan coba mengurangi apa 
yang menjadi hak rakyat: jangan paksakan rakyat melakukan sesuatu di luar batas 
kemampuan mereka. Ambilah drai mereka apa yang dapat mereka berikan. Lakukan 
apa saja untuk memperbaiki kehidupan dan kesejahteraan rakyat. Jangan menerima 
hadiah pada hari-hari besar…”



          Dalam kisah lain diceritakan, Umar juga tampak kaget ketika menerima 
kabar bahwa salah satu putranya membeli permata yang mahal sekali, Umar pun 
segera menulis surat: “aku dengar kamu membeli sebutir permata seharga 1.000 
dirham. Jika surat ini smapai, juallah cincin itu dan beri makanlah 1.000 orang 
miskin. Lalu buatlah cincin dari besi China, lalu tulis di situ: “Allah 
mengasihi orang yang tahu harga dirinya yang sebenarnya.”



          Dan masih banyak lagi kisah-kisah yang menceritakan kebijakan 
Khalifah Umar bin Abdul Aziz ini. Kisah-kisah yang semakin kita baca semakin 
kita sedih akan kerinduan kita terhadap pemimpin sepertinya. Di tengah-tengah 
ramainya orang mempromosikan dirinya layak sebagai pengusa dan pemangku jabatan 
menjelang Pemilu April nanti. Kebijakan Umar merupakan penegasan apa yang kita 
sebut sekarang dengan Good governace & clean government. Adakah dari sekian 
banyak orang yang memajang foto dirinya untuk dipilih sebagai pengusa 
memberikan impian dan mengobati kerinduan ini?taq/ass




          -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----


          _______________________________________________
          Is-lam mailing list
          [email protected]
          http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
       


------------------------------------------------------------------------------
  Berselancar lebih cepat. 
  Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman 
favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)


------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke