Jumat, 08/01/2010 00:41 WIB
Polri Pimpinan BHD Terburuk, Harus Ada Pertanggungjawaban
M. Rizal Maslan - detikNews

 

Jakarta - Mengawali tahun 2010, Indonesia Police Watch (IPW) menilai sepak
terjang Polri sepanjang 2009 memiliki rapor buruk. Polri harus menyampaikan
pertanggungjawaban ke publik terkait beberapa kasus yang memojokkan
institusinya ini. "Belum ada era di mana polisi dicaci maki, dicerca
masyarakat seperti terjadi pada 2009 kemarin. Atas kondisi ini saya katakan
BHD (Bambang Hendarso Danuri) sebagai Kapolri terburuk sepanjang sejarah,"
kata Ketua IPW Neta S Pane dalam rilisnya yang disampaikan kepada detikcom
di Jakarta, Kamis (7/1/2009).



Kasus lainnya, terkait data yang sempat sampaikan BHD bahwa Wakil Ketua
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit S Riyanto menerima suap. Pada
akhirnya juga tidak dibuktikan. "Atau serangkaian kasus di daerah ada polisi
yang memaku tangan tersangka tapi sama sekali tidak dipecat," paparnya.
Dalam rilis tersebut, IPW juga menyampaikan sikap anggota Komisi III Nasir
Djamil yang mengakui, sampai saat ini profesionalitas Polri memang masih
jauh dari membanggakan. Bahkan, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini
melihat penegakan hukum di Indonesia sebenarnya masih dalam kondisi bahaya.



Alasannya, banyak polisi dan jaksa yang dalam menunaikan tugasnya masih
lebih banyak menjadi alat pemuas bagi kekuasaan. "Sering kali mereka masih
jadi alat pemuas bagi orang yang susah melihat orang senang, dan orang yang
senang melihat orang susah," ungkapnya. Faktor mendasar yang mempengaruhi
kualitas profesionalitas Polri, menurut Nasir, di antaranya dipengaruhi oleh
konstruksi UU No 2/2002 tentang Polri, di mana Kapolri masih sepenuhnya
bertanggungjawab kepada Presiden. Padahal pada saat akan dikukuhkan, Kapolri
terlebih dulu masih harus mengikuti fet and propertest di hadapan DPR. Nasir
berpendapat, seharusnya mulai dipikirkan bagaimana Polri juga menyampaikan
pertanggungjawaban kepada publik. "Implikasinya tidak ada polisi di daerah
yang memiliki tanggungjawab kepada pemerintah daerah. Meskipun kinerja
mereka banyak dibantu APBD. Ini juga yang menyebabkan polisi sering
semena-mena," urainya.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke