kalau nanti rakyat makmur kagak ada bahan kampanye Pak, bayangkan tema-tema 
aktual , pendidikan, kesehatan dan ekonomi. kalo ini dah selesai mau tema apa 
lagi ?


perlu meniru bhutan dengan
http://en.wikipedia.org/wiki/Gross_national_happiness 

terima kasih 


mawan

--- On Wed, 1/6/10, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

> From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
> Subject: Re: [Is-lam] Mobil Mewah Pejabat Rp 1, 3 Milyar dan Jutaan Rakyat 
> yang Kelaparan
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, January 6, 2010, 10:29 AM
> Selama ini rakyat kebagian kendaraan
> bekas mlulu, bus bekas, kereta api bekas, pesawat bisa jadi
> juga bekas.
> Saya sarankan para pejabat itu pake mobil bekas saja. Blas
> gak mau hidup prihatin, boros dan merendahkan martabat
> sendiri, gak malu dibanding mobil pejabat Malaysia yg gak
> sampai seharga 200 jt.
> 
> Kekuasaan tertinggi ada di rakyat, jadi acuan simbol
> bukanlah negaranya, tetapi ya kondisi riil rakyatnya dunk.
> Ini jelas kebijakan tak tau adat, tak tau jati diri bangsa,
> petentang-petenteng dgn dalih tetek-bengek hukum dan
> kesepakatan segala macam, bahkan gak malu menyandang
> pakaian2 kesantunan, slogan2 agamis yg membuat sebagian
> besar telinga ini pekak, mengaburkan persepsi masyarakat
> thdp keluhuran nilai-nilai agama itu sendiri. Inilah penipu
> yg sesungguhnya dan bukan mereka2 yg suka mabok atau main di
> meja judi atau berzina krn dipaksa oleh keadaan sosial yg
> seringkali menjadi bahan pergunjingan mereka-mereka itu.
> 
> :)
> wassalam
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]]
> On Behalf Of A Nizami
> Sent: Wednesday, January 06, 2010 9:27 AM
> To: Is-lam
> Subject: [Is-lam] Mobil Mewah Pejabat Rp 1, 3 Milyar dan
> Jutaan Rakyat yang Kelaparan
> 
> Assalamu'alaikum wr wb,
> 
> Data WHO menyebutkan, selama tiga tahun terakhir
> (2005-2007)
> sedikitnya 50 ribu orang Indonesia melakukan bunuh diri
> akibat kemiskinan dan himpitan ekonomi (Harian SIB). Di
> Yahukimo, Papua, dikabarkan 113 orang meninggal dunia
> karena kelaparan
> (Okezone.com). Berdasarkan data statistik kesehatan
> Departemen Kesehatan tahun
> 2005, dari 241.973.879 penduduk Indonesia sebanyak enam
> persen atau sekitar 14.500.000 orang menderita gizi buruk
> (baca:
> kelaparan). Sebagian besar penderita gizi buruk tersebut
> berusia di bawah lima tahun (Kompas.com).
> Sepertiga Balita di Indonesia mengalami kurang gizi/busung
> lapar akibat
> kelaparan.
>  
> Sementara hutang Indonesia setiap tahun terus
> bertambah hingga saat ini melebihi Rp 1.600 trilyun.
>  
> Toh di tengah kemiskinan rakyat dan juga hutang yang kian
> menggunung, para pejabat membagi-bagi mobil mewah Toyota
> Crown senilai Rp 1,3
> milyar! Segelintir pejabat seperti pimpinan KPK menolak
> mobil mewah tersebut
> dengan alas an mobil lama sudah mencukupi. Sementara Wakil
> Ketua DPR, Pramono
> Anung dari PDIP masih punya nurani untuk menolak mobil
> mewah tersebut dengan
> alas an sudah punya mobil pribadi.
>  
> Namun
> sayangnya banyak pejabat yang masih belum punya kepekaan
> sosial. Seorang
> menteri berkata bahwa mobil senilai Rp 1,3 milyar itu tidak
> mewah. “Toh itu
> merupakan simbol negara dan uangnya juga ada kan?”,
> begitu katanya.
>  
> Mungkin menteri itu tidak sadar jika para pejabat rela
> dengan mobil dinas sebelumnya seharga Rp 350 juta, maka
> bisa dihemat uang
> sebesar hampir Rp 1 milyar untuk setiap mobilnya. Hutang
> Indonesia bisa ditekan, dan uang tersebut bisa
> digunakan untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dari
> kelaparan.
>  
> Seandainya ada Rp 132 milyar yang seharusnya untuk mobil
> mewah Rp 1,3 milyar bagi para pejabat, maka jika para
> pejabat puas dengan mobil
> seharga Rp 300 juta, bisa dihemat uang sebesar Rp 100
> milyar lebih. Uang
> tersebut bisa menyelamatkan 100 ribu rakyat Indonesia dari
> bahaya kelaparan
> selama setahun!
>  
> Bahkan jika dipikir, dengan gaji bersih total sekitar Rp
> 20
> juta per bulan, para pejabat bisa mencicil mobil sebesar Rp
> 10 juta per bulan
> tanpa harus mengambil uang rakyat. Mayoritas rakyat
> Indonesia lainnya toh begitu.
> Menabung dari sisa gaji untuk beli rumah dan mobil.
>  
> Seharusnya uang rakyat itu diutamakan untuk
> mensejahterakan
> rakyat atau minimal menyelamatkan rakyat dari bahaya
> kelaparan. Bukan justru
> dihamburkan untuk kemewahan para pejabat.
>  
> “…Dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya
> dengan
> disedekahkan kepada fakir miskin; dan janganlah kamu
> berlebih-lebihan.
> Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang
> berlebih-lebihan.” [Al An’aam 141]
>  
> Mari kita berdoa mudah-mudahan tidak ada pejabat/pemimpin
> menuding
> rakyat sebagai boros untuk alasan menaikkan harga kebutuhan
> rakyat. Tapi
> kenyataan menunjukkan justru merekalah yang boros dan
> menaikkan harga barang
> karena ketamakan mereka kepada harta. Mudah-mudahan kita
> memiliki pemimpin yang
> sederhana, zuhud, qana’ah, dan gemar bersedekah untuk
> rakyatnya.
>  
> Sesungguhnya Allah mencela orang yang suka bermegah-megahan
> meski
> dengan dalih “Simbol Negara”
>  
> ”Bermegah-megahan telah melalaikan kamu” [At
> Takatsuur:1]
>  
> Mobil dinas pejabat senilai Rp 1,3 milyar tidak akan dapat
> menyelamatkan rakyat Indonesia dari kelaparan. Akan lebih
> bermanfaat jika uang tersebut diberikan kepada
> ribuan fakir miskin agar mereka tidak kelaparan.
>  
> Harta/kekayaan tidak ada manfaatnya jika dari yang haram
> atau tidak digunakan untuk membantu fakir miskin:
>  
> ”Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang
> ia
> usahakan.” [Al Lahab:2]
>  
> Rasulullah SAW berkata: ”Demi Allah, bukan kefakiran
> yang
> aku khawatirkan terhadap kalian, tetapi yang aku
> khawatirkan adalah jika
> kekayaan dunia dilimpahkan kepada kalian sebagaimana telah
> dilimpahkan kepada
> orang-orang sebelum kalian, kemudian kalian akan
> berlomba-lomba mendapatkannya
> sebagaimana mereka berlomba-lomba dan akhirnya dunia itu
> membinasakan kalian
> sebagaimana ia telah membinasakan mereka.” (Shahih Muslim
> No.5261)
>  
> Dalam surat Al Maa’uun disebut bahwa orang yang enggan
> menolong anak yatim dan fakir miskin
> dengan barang berguna sebagai pendusta agama meski dia
> sholat:
>  
> ”Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?
> Itulah orang yang menghardik anak yatim,
> dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
> Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat,
> (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya,
> orang-orang yang berbuat ria.
> dan enggan (menolong dengan) barang berguna.” [Al
> Maa’uun:1-7]
>  
> Allah melarang kita menghambur-hamburkan harta secara
> boros.
> Sebaliknya memerintahkan kita untuk bersedekah:
>  
> ”Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan
> haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam
> perjalanan; dan janganlah kamu
> menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
>  
> Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara
> setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada
> Tuhannya.” [Al Israa’:26-27]
>  
> Nabi Muhammad sendiri selaku Nabi dan pimpinan negara di
> mana kerajaan Romawi dan Persia sudah hampir jatuh di
> tangannya meski kaya menolak hidup mewah. Pada zaman
> Sahabat kedua kerajaan besar itu takluk di tangan Islam.
> Tidak seperti Raja
> Romawi dan Persia yang hidup mewah bergelimang harta,
> beliau hidup sederhana. Nabi tidur hanya
> beralaskan pelepah kurma sementara perabot rumahnya sedikit
> sekali sehingga
> membuat Umar ra menangis terharu:
>  
> Kisah Umar ra: Aku (Umar) lalu segera masuk menemui
> Rasulullah saw.. yang sedang berbaring di atas sebuah
> tikar. Aku duduk di
> dekatnya lalu beliau menurunkan kain sarungnya dan tidak
> ada sesuatu lain yang
> menutupi beliau selain kain itu. Terlihatlah tikar telah
> meninggalkan bekas di
> tubuh beliau. Kemudian aku melayangkan pandangan ke sekitar
> kamar beliau.
> Tiba-tiba aku melihat segenggam gandum kira-kira seberat
> satu sha‘ dan daun
> penyamak kulit di salah satu sudut kamar serta sehelai
> kulit binatang yang
> belum sempurna disamak. Seketika kedua mataku meneteskan
> air mata tanpa dapat
> kutahan. Rasulullah bertanya: Apakah yang membuatmu
> menangis, wahai putra
> Khathab? Aku menjawab: Wahai Rasulullah, bagaimana aku
> tidak menangis, tikar
> itu telah membekas di pinggangmu dan tempat ini aku tidak
> melihat yang lain
> dari apa yang telah aku lihat. Sementara kaisar (raja
> Romawi) dan kisra (raja Persia)
> bergelimang buah-buahan dan sungai-sungai sedangkan engkau
> adalah utusan Allah
> dan hamba pilihan-Nya hanya berada dalam sebuah kamar
> pengasingan seperti ini.
> Rasulullah saw. lalu bersabda: Wahai putra Khathab, apakah
> kamu tidak rela,
> jika akhirat menjadi bagian kita dan dunia menjadi bagian
> mereka? [Muslim]
>  
> Keluarga Nabi tidak pernah 3 hari berturut-turut makan
> dengan kenyang. Selalu ada saat kelaparan setiap 3 hari.
>  
> ‘Aisyah melaporkan: Tidak pernah keluarga Muhammad (SAW)
> makan sampai kenyang dengan roti gandum untuk tiga malam
> berturut-turut sejak
> kedatangan mereka di Medina hingga wafatnya” [Muslim]
>  
> Inilah sunnah Nabi kita. Kaya, tapi memilih menyumbangkan
> kekayaannya untuk kejayaan Islam. Bukan menumpuk-numpuk
> kekayaannya untuk
> bermegah-megahan seperti dalam surat At Takatsuur.
>  
> Itulah sunnah Nabi. Hidup sederhana dan gemar bersedekah
> untuk menolong fakir miskin.
>  
> Wakil Ketua KPK, pak Bibit menyatakan bahwa, “Gaji
> kecil/besar itu relatif. Meski gaji kecil, jika hidup
> sederhana dengan makan
> nasi dan ikan asin, 2 bulan juga gaji masih ada. Tapi kalau
> makan tiap hari di
> Hyatt, maka 2 hari pun sudah habis.” Begitu katanya.
>  
> Yang terpenting adalah tidak tamak atau serakah.
>  
> Lihatlah bagaimana presiden Iran, Ahmadinejad, hidup
> sederhana
> dengan mobil Peugeot 504.  Dia duduk di
> lantai. Tidur dan shalat di karpet biasa.  Makanannya
> roti biasa dengan sedikit lauk. Kesederhanaan itu justru
> membuat banyak orang kagum akan dirinya. Kesederhanaan itu
> tidak membuatnya
> rendah diri untuk berani melawan presiden AS, George W Bush
> mau pun Barak Obama
> untuk berdebat dengannya.
>  
> Semoga kita semua bisa hidup sederhana seperti itu dan
> juga
> bisa memiliki pemimpin yang sederhana dan tidak boros serta
> gemar
> bermewah-mewahan.
>  
> Saat ini kita butuh pemimpin yang sederhana seperti Nabi
> Muhammad SAW namun rajin bersedekah agar rakyatnya
> kelaparan. Bukan pemimpin
> yang bermewah-mewahan dengan memakai uang rakyat dengan
> alasan itu simbol
> negara sementara jutaan rakyatnya dilanda kelaparan.
>  
> Silahkan baca selengkapnya berikut foto-foto di:
> http://kabarislam.wordpress.com/2010/01/06/mobil-mewah-pejabat-rp-13-milyar-dan-jutaan-rakyat-yang-kelaparan/
>  
> 50 Ribu Orang Indonesia Bunuh Diri Akibat
> Kemiskinan
> Jakarta(SIB)
> Fakta kesehatan jiwa di ibukota Jakarta semakin
> memprihatinkan, di mana dari delapan juta penduduk
> Indonesia, dua juta di
> antaranya atau satu banding empat, menderita gangguan
> neurotik atau gangguan
> kecemasan.
> “Gangguan ini tidak berbahaya namun mengurangi
> produktivitas,” kata Staf Ahli Menteri Kesehatan, Rahmi
> Kuntoro saat memberi
> sambutan pada Seminar “Kesehatan Jiwa Menjadi Prioritas
> global di Indonesia di Jakarta, Rabu.
> Sementara itu 8.000 dari dua juta penduduk Jakarta
> terdeteksi mengalami gangguan jiwa
> skizofrenia, yang pada level ini gangguan jiwa sudah dalam
> kategori berat.
> Data WHO menyebutkan, selama tiga tahun terakhir
> (2005-2007)
> sedikitnya 50 ribu orang Indonesia melakukan bunuh diri
> akibat kemiskinan dan himpitan ekonomi.
> Faktor ekonomi ini, ujarnya memang membuat seseorang
> menjadi
> rentan terhadap stress, cemas, ketergantungan pada zat
> psikoaktif serta
> berperilaku menyimpang. (Ant/k)
> http://hariansib.com/?p=44698
>  
> Ibu Ajak Anak Bunuh Diri Karena Kemiskinan
> Jumat, 11 Sept 2009 19:53:41
> Blitar - WU (29) seorang ibu rumah tangga asal Dusun
> Minggirsari, Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro,
> Kabupaten Blitar, Jawa
> Timur, nekat mengajak anak kandungnya, Danang (9), untuk
> bunuh diri, diduga
> karena alasan kemiskinan.
>  
> Aksi nekat seorang ibu tersebut diduga kuat lantaran beban
> hidup yang selama ini melekat kepada keluarganya, dirasa
> semakin berat,
> sehingga nekat bunuh diri.
> http://www.antarajatim.com/lihat/berita/16777/Ibu-Ajak-Anak-Bunuh-Diri-Karena-Kemiskinan
>  
> Bunuh Diri karena Kemiskinan
> Kamis, 2 Juli 2009 | 8:58 WIB 
>  
> CILEGON | SURYA.CO.ID — Seorang ibu rumah tangga bernama
> Dasty (50) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung
> diri. Warga Kelurahan
> Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, Banten, itu diduga
> tertekan karena
> kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
> http://www.surya.co.id/2009/07/02/bunuh-diri-karena-kemiskinan.html
>  
> Korban Tewas Akibat Kelaparan di Yahukimo Bertambah
> Jum'at, 4 September 2009 - 16:38 wib
> Nur Rahmatika Adriyati - Okezone
>  
> JAYAPURA - Musibah kelaparan yang melanda Kabupaten
> Yahukimo, Papua memakan korban lagi. Dikabarkan, saat ini
> korban tewas
> bertambah 21 orang. Jadi total warga yang tewas karena
> kelaparan menjadi 113
> orang, dari semula 92 orang.
>  
> Seperti yang dikatakan Koordinator Yayasan Kristen
> Pelayanan
> Sosial Masyarakat Indonesia,
> Izak Kipka ketika dihubungi okezone,  Jumat
> (4/9/2009).
>  
> "Ini berdasarkan penelusuran kami di lapangan, yakni di
> sejumlah distrik yang dilanda  kelaparan," ujarnya.
> http://news.okezone.com/read/2009/09/04/1/254564/1/korban-tewas-akibat-kelaparan-di-yahukimo-bertambah
>  
> http://infoindonesia.wordpress.com/2008/03/17/dari-sabang-sampai-merauke-rakyat-indonesia-mati-kelaparan/
>  
> Kontroversi Mobil Pejabat
> Tifatul: Mobil Baru Menteri Tak Mewah Banget
> Mobil yang merupakan fasilitas mobil dinas untuk pejabat
> negara adalah simbol negara.
> Senin, 4 Januari 2010, 17:54 WIB
> Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
>  
> VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul
> Sembiring mengaku belum menggunakan mobil Toyota Crown
> Royal Saloon yang kini
> menjadi kontroversi.
>  
> "Lihat mobil itu, saya rasa modelnya nggak terlalu wah
> banget," ujar Tifatul di Jakarta, Senin, 4 Januari 2009.
> "Saya saja
> belum memakainya. Saya masih pakai Fortuner."
>  
> Menurut dia, mobil yang merupakan fasilitas mobil dinas
> untuk pejabat negara tersebut merupakan simbol negara. "Itu
> bukan milik
> pribadi, nggak boleh dipakai untuk bangga-banggain di
> kampung, nggak
> boleh."
>  
> Dia menekankan untuk simbol-simbol negara, menggunakan
> uang
> negara untuk membeli mobil yang bagus semestinya tidak
> dipersoalkan.
> "Nggak ada masalah, toh uangnya ada kan?"
>  
> Bahwa impor mobil itu dianggap bermasalah, Tifatul mengaku
> tidak tahu. "Kalau itu tanya kepada Menteri Sekretaris
> Negara."
>  
> Fasilitas mobil dinas pejabat negara, terutama yang
> diberikan kepada menteri menimbulkan kontroversi dianggap
> telah melanggar
> peraturan yang berlaku. Para Menteri mendapatkan mobil baru
> jenis Toyota Crown
> Royal Saloon yang diperkirakan harganya Rp 1,3 miliar.
>  
> Menurut temuan Indonesia Corruption Watch (ICW), fasilitas
> mobil itu bertentangan dengan Keputusan Menteri Keuangan
> sendiri. Sebab,
> ketentuan Menkeu menyebutkan harga fasilitas mobil dinas
> jauh di bawah harga
> tersebut.
> http://nasional.vivanews.com/news/read/118398-tifatul__mobil_baru_menteri_tak_mewah_banget
>  
> KESEDERHANAAN
> PRESIDEN IRAN AHMADINEJAD
> Makan
> roti biasa, duduk di lantai, tidur dan shalat di karpet
> biasa.
> Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika
> diwawancara oleh TV Fox (AS) soal
> kehidupan pribadinya:
> TV
> Fox (AS) : “Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa
> yang anda katakan pada
> diri anda?”
> Presiden : “Saya melihat orang di cermin itu dan
> mengatakan padanya, “Ingat,
> kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh
> dengan tanggung jawab
> yang berat, yaitu melayani bangsa Iran.”
> 
> Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang mungkin
> dapat  memberi contoh teladan :
>     * Saat pertama kali menduduki kantor
> kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran
> yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran
> dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah
> dibersihkan.
>     * Ia mengamati bahwa ada ruangan yang
> sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP,lalu ia
> memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan
> pada protokoleruntuk menggantinya dengan ruangan biasa
> dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat
> impresive.
>     * Di banyak kesempatan ia bercengkerama
> dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor
> kepresidenannya.
>     * Di bawah kepemimpinannya, saat ia
> meminta menteri2 nya untuk datang kepadanyadan menteri2 tsb
> akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang
> berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali
> menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhanadan
> disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya
> akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa
> jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala
> tegak.
>     * Langkah pertamanya adalah ia
> mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari
> Peugeot 504 tahun 1977,sebuah rumah sederhana warisan
> ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di
> Teheran.Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang
> masuk adalah uang gaji bulanannya.
>     * Gajinya sebagai dosen di sebuah
> universitas hanya senilai US$ 250.
>     * Sebagai tambahan informasi, Presiden
> masih tinggal di rumahnya.Hanya itulah yang dimilikinya
> seorang presiden dari negara yang penting baik secara
> strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan
> pertahanan.Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya
> adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia
> bertugas untuk menjaganya.
>     * Satu hal yang membuat kagum staf
> kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap
> hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang
> disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira,ia juga
> menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan
> untuk presiden.
>     * Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan
> Pesawat Terbang Kepresidenan,ia mengubahnya menjadi pesawat
> kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk
> dirinya,ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa
> dengan kelas ekonomi.
>     * Ia kerap mengadakan rapat dengan
> menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan
> efisiensi yang sdh dilakukan,dan ia memotong protokoler
> istana sehingga menteri2nya dapat masuk langsung ke
> ruangannya tanpa ada hambatan.Ia juga menghentikan kebiasaan
> upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi
> pribadi,atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat
> di negaranya.
>     * Saat harus menginap di hotel, ia
> meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu
> besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih
> suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.Apakah
> perilaku tersebut merendahkan posisi presiden? Presiden Iran
> tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya
> yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.Menurut koran Wifaq,
> foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian
> dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk
> Amerika.
>  
>     * Sepanjang sholat, anda dapat melihat
> bahwa ia tidak duduk di baris paling muka.
>  
>     * Bahkan ketika suara azan berkumandang,
> ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun
> hanya beralaskan karpet biasa.
>  
>     * Baru-baru ini dia baru saja mempunyai
> Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan
> putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh.
> Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden.
> Makanannya hanya ada Pisang,Jeruk, Apel. 
> Akankah
> kita di Indonesia mempunyai seorang Pemimpin seperti beliau
> ?
> Mudah-mudahan
> di Pemilu yang akan datang nanti kita akan memiliki
> Presiden seperti ini.
> Amin
> http://yepiye..wordpress.com/2009/03/04/presiden-yang-miskin-harta-namun-kaya-iman/
>  
>  
> Foto-foto Anak
> Korban Busung Lapar di Indonesia
> Alami
> Gizi Buruk, 5 Juta Anak Indonesia Terancam Kehilangan Daya
> Saing 
> Jum’at, 28
> April 2006 07:30 WIB 
> JAKARTA–MIOL:
> Dalam 15 tahun mendatang sebanyak lima juta anak Indonesia
> terancam kehilangan daya saingnya bila kasus gizi buruk di
> Tanah Air tidak segera
> ditanggulangi.
> Data dari
> Departemen Kesehatan menyebutkan pada 2004 masalah gizi
> masih terjadi di 77,3
> persen kabupaten dan 56 persen kota di Indonesia. Data
> tersebut juga
> menyebutkan bahwa pada 2003 sebanyak lima juta anak balita
> (27,5 persen) kurang gizi dimana 3,5 juta (19,2 persen)
> diantaranya berada pada tingkat gizi kurang dan 1,5 juta
> (8,3 persen) sisanya
> mengalami gizi buruk.
> Sementara
> menurut pengelompokkan prevalensi gizi kurang Organisasi
> Kesehatan Dunia (WHO),
> Indonesia tergolong sebagai negara dengan status kekurangan
> gizi yang tinggi
> pada 2004 karena 5.119.935 balita dari 17.983.244 balita
> Indonesia (28,47
> persen) termasuk kelompok gizi kurang dan gizi buruk.
> http://www.litbang.depkes.go.id/aktual/anak/giziburuk280406.htm
> Busung
> Lapar, Cermin Kemiskinan Nasional
> Indonesiaterkenal gemah ripah loh jinawi
> karta raharja. Namun, ungkapan itu rasanya patut dikaji
> ulang terkait
> meledaknya kasus busung lapar yang identik dengan kurang
> gizi. 
> http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=2030
> http://infoindonesia.wordpress.com/2008/03/17/foto-foto-anak-korban-busung-lapar-di-indonesia/
>  
>  
> 14 Juta Lebih Penduduk Indonesia Menderita Gizi Buruk
> Jakarta, Kamis
> Berdasarkan data statistik kesehatan Departemen Kesehatan
> (Depkes) tahun 2005, dari 241.973.879 penduduk Indonesia
> sebanyak enam persen atau
> sekitar 14.500.000 orang menderita gizi buruk. Sebagian
> besar penderita gizi
> buruk tersebut berusia di bawah lima tahun (Balita).
>  
> "Jumlah itu lebih sedikit dari jumlah tahun-tahun
> sebelumnya, sehingga meskipun sekarang hampir setiap hari
> terjadi gizi buruk,
> namun tidak setinggi kasus gizi buruk pada tahun 2003-2004
> sebagai imbas dari
> krisis moneter," kata Kepala Pusat Kajian Pembangunan
> Kesehatan Depkes,
> Abdurachman, di Jakarta, Kamis (2/3).
>  
> Abdurachman membenarkan kesehatan masyarakat Indonesia yang
> semestinya menjadi prioritas pembangunan, baik di tingkat
> nasional maupun
> lokal, namun hingga kini pemerintah masih
> mengesampingkannya. "Dalam tujuh
> prioritas pembangunan tahun 2006, aspek kesehatan bangsa
> tidak tersusun dengan
> jelas, apalagi dalam rencana pembangunan jangka panjang
> nasional (RPJPN)
> 2005-2025," ujarnya.
>  
> Menurut dia, aspek kesehatan memang belum berada di posisi
> peringkat atas, meski derajat kesehatan masyarakat
> Indonesia masih berada pada derajat
> memprihatinkan. Hal tersebut dapat dilihat dari minimnya
> alokasi anggaran untuk
> bidang kesehatan. Alokasi anggaran kesehatan dalam APBN
> 2006 sebesar  Rp10,8 triliun, atau 2,9 persen dari
> APBN.
>  
> "Jumlah anggaran tersebut berada pada urutan ke enam di
> bawah sektor lainnya seperti pendidikan, ekonomi, dan
> layanan umum. Padahal
> seharusnya alokasi anggaran kesehatan sekurang-kurangnya
> lima persen dari APBN sesuai anjuran
> WHO," jelasnya.
>  
> Korban bertambah
>  
> Sementara itu, jumlah penderita penyakit gizi buruk di
> Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, sejak akhir
> Desember 2005 hingga saat
> ini terus bertambah dan dua orang penderita meninggal
> dunia. Dua korban meninggal
> merupakan bagian dari 12 orang bayi balita yang dipastikan
> menderita gizi buruk
> di Kotabaru.
>  
> Kedua korban meninggal dunia yaitu Khusnul Khotimah (8)
> warga jalan Wiramartas Rt.7 No.8 meninggal akhir 2005 dan
> Hikmah (2) warga
> Rampak meninggal dunia akhir Februari 2006 setelah sempat
> dirawat di RSUD
> Kotabaru kemudian dibawa paksa pulang oleh pihak keluarga.
>  
> Sumber:         
>    Ant
> Penulis:         
>    Nik
> http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=VgBRWlQBUA9f
>  
>  ===
> Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
> http://media-islam.or.id
> 
> 
> 
>       Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih
> Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke