Sebetulnya di Pansus Century ada 2 kubu yang berlawanan:
1. Yang ingin kasus Century dibongkar tuntas
2. Yang ingin kasus Century tidak dibongkar atau hasilnya tidak jelas/kabur
Nah karena adanya 2 kubu yang berlawanan itulah maka terjadi debat dan keluar
kata2 yang tidak pantas.
Namun sepertinya akibat ulah segelintir orang, ada skenario untuk
mendiskreditkan seluruh Dewan. Contohnya di Kaskus ada yang menulis "Kebun
Binatang Terbesar dan Termegah di Asia", begitu diklik, ternyata Gedung MPR/DPR.
Saat ini seperti ada "pertarungan" antara Pemerintah khususnya Budi dan Sri
dengan anggota Pansus Century terutama dari PDIP, Gerindra, dan Hanura yang
merupakan oposisi. Jika seluruh anggota Dewan bisa didiskreditkan, maka hancur
pulalah Kredibilitas Pansus Century.
Namun semoga hal tsb tidak benar dan mudah2an semua pejabat di Indonesia pada
ingat Allah dan Mati sehingga pada jujur2 dan sopan2...
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
>
>Dari: Dewa Gede Permana <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Terkirim: Jum, 15 Januari, 2010 15:03:52
>Judul: Re: [Is-lam] Bls: Beda Kaca Mata, Copas Detik.Com: Effendi Gazali:
>Etika Pansus Masih Dalam Batas Kewajaran
>
> >
>
>
>
> >
>
>
>>
>Perilaku akting anggota dewan didepan kamera memang sudah
>keterlaluan.
>Btw, saya senang sekali mendengar pak JK ketika mengatakan : “saya
>tidak mengintervensi…. tetapi saya MEMERINTAHKAN!”.
>
>
>>
>>
>From:>[email protected]
>[mailto:[email protected]] On Behalf Of A Nizami
>Sent: Friday, January 15, 2010 2:49 PM
>To: [email protected]
>Subject: [Is-lam] Bls: Beda Kaca Mata, Copas Detik.Com: Effendi Gazali:
>Etika Pansus Masih Dalam Batas Kewajaran
>
>>
>Iya.
>>Masak ada kata2 Bangsat dan Kodok di Pansus Century?
>>Harusnya SBY menindak orang2 PD yang melakukan itu di rapat internal sebelum
>mengkritik orang2 di luar partainya melalui media massa.
>>
>
>===
>>Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
>http://media-islam.or.id
>>
>
>>>
>>>>
>>
>>>>
>>Dari:Saidi
>><[email protected]>
>>Kepada: [email protected]
>>Terkirim: Jum, 15 Januari, 2010 14:52:19
>>Judul: Re: [Is-lam] Beda Kaca Mata, Copas Detik.Com: Effendi Gazali:
>>Etika Pansus Masih Dalam Batas Kewajaran
>>
>>
>>
>>>>
>>Urus
>>dulu anak buahnya baru urusin orang lain... Yang gak punya etika dan
>>meresahkan anggota yang lain khan si Poltak yang Raja Minyak dari Medan itu
>>lhoo....
>>
>>>>>
>>>>>>
>>>-----
>>>Original Message -----
>>>>>>
>>>From:Alkhori M
>>>>>>
>>>To:[email protected] ; [email protected] ;
>>>[email protected] ; [email protected]
>>>>>>
>>>Sent:Friday, January 15,
>>>2010 12:14 PM
>>>>>>
>>>Subject:[Is-lam] Beda Kaca
>>>Mata, Copas Detik.Com: Effendi Gazali: Etika Pansus Masih Dalam Batas
>>>Kewajaran
>>>>>>
>>>
>>>>>>
>>>Jumat, 15/01/2010 11:48 WIB
>>>SBY Kritik Etika Pansus
>>>Effendi Gazali: Etika Pansus Masih Dalam Batas Kewajaran
>>>Elvan Dany Sutrisno - detikNews
>>>Error!
>>>Filename not specified.
>>>Jakarta - Kritikan Presiden SBY yang disampaikan Menkominfo Tifatul
>>>Sembiring menunai pro kontra. Ketua DPR Marzuki Alie jelas mendukung
>>>statement
>>>'bos'nya. Sementara ahli komunikasi politik dari UI Efendi Gazali menilai
>>>sikap
>>>Pansus Angket Century masih dalam batas-batas yang wajar.
>>>"Apa yang disampaikan Pansus kepada saksi
>>>masih dalam batas etika politik yang wajar. Terkait beberapa anggota pansus
>>>yang berbicara berlebihan, harusnya dewan pembinanya (SBY) segera
>>>menegur," kata Effendi dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta ,
>>>Jumat (15/1/2010).
>>>Menurut Effendi, seharusnya sebelum menegur Pansus
>>>secara keseluruhan, SBY menegur dulu sikap beberapa anggota FPD di Pansus.
>>>Apalagi sorotan tajam publik pada Pansus juga disebabkan karena perilaku
>>>orang-orang tertentu itu.
>>>"Jadi ketua dewan pembinannya harus menegur
>>>anggotanya dulu. Jangan mengata-katai anggota Pansus lainnya tidak
>>>beretika," papar dosen komunikasi politik UI ini.
>>>Selain itu, Gazali juga mengkritisi soal banyaknya
>>>saksi yang dinilai berbelit dalam memberikan keterangan. Akibatnya anggota
>>>Pansus menjadi lebih keras dalam memberikan pertanyaan sehingga dikesankan
>>>kurang beretika.
>>>"Beberapa saksi yang terlalu berbelit-belit
>>>juga membuat Pansus repot dan harus mengeksplorasi pertanyaan yang lebih
>>>dalam," pungkas Effendi.
>>>(van/iy)
>>>Alkhori M
>>>Al-Dhakhira
>>>Area, Villa No. 2
>>>Doha,
>>>State of Qatar
>>>
>>>>>>
________________________________
>>>
>>>_______________________________________________
>>>>>>Is-lam mailing list
>>>>>>[email protected]
>>>http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>>
________________________________
>
>Menambah
>banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
>>Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam