SBY dah gak 100 hari, tapi udah lewat 5 tahun Pak.... 
  ----- Original Message ----- 
  From: Alkhori M 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, January 29, 2010 11:19 AM
  Subject: Re: [Is-lam] 100 Hari Rezim SBY-Boedi - Rakyat Lebih Makmur atau 
Menderita?


  Apa membangun negara ini ibarat menyulap dalam dongeng Abu Nawas dengan lampu 
aladinya? Hanya berucap sim-salabin lalu bisa berubah katak dibawah tempurung 
jadi pesawat terbang? Marilah bangun dari mimpi hadapi kenyataan hidup ini 
dengan melihat apa artinya 100 Hari. Apa SBY tukang sulap bisa merubah dunia 
dalam 100 hari. Jadilah seorang Islam yang baik jangan hari-hari menebar GHIBAH 
dan FITNAH. Masya allah dan Insya Allah manusia manusia yang dhaif ini akan 
diampuni dosanya, Ammiiinnn.

   

  Alkhori M

  Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

  Doha, State of Qatar

  -----Original Message-----
  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] On Behalf Of A Nizami
  Sent: Friday, January 29, 2010 5:22 AM
  To: Is-lam
  Subject: [Is-lam] 100 Hari Rezim SBY-Boedi - Rakyat Lebih Makmur atau 
Menderita?

   

  Assalamu'alaikum

   

  Setelah 100 hari berjalan rezim pemerintahan SBY-Boediono,

  apakah rakyat lebih makmur atau menderita?

   

  Coba kita lihat.

   

  Pemerintah via Mensekneg memutuskan untuk memberi mobil

  dinas mewah Toyota Crown seharga Rp 1,32 milyar kepada 150 pejabat termasuk

  para menteri. Padahal dengan mobil seharga Rp 350 juta saja per buah sudah

  lebih dari cukup.

   

  Pemerintah juga memutuskan untuk menaikkan gaji presiden,

  menteri, dan para pejabat lainnya. Padahal gaji Presiden dan para menteri

  tersebut sudah puluhan kali lipat di atas UMR.

   

  Setjen DPR menganggarkan Laptop senilai Rp 16 juta untuk 560

  anggota DPR. Padahal dengan Laptop seharga Rp 3-7 juta saja sudah didapat

  laptop yang bagus untuk internet atau memakai program Office.

   

  Setjen DPR juga menganggarkan renovasi rumah untuk 560

  anggota DPR senilai Rp 700 juta per rumah. Belum lagi uang kontrak rumah 
selama

  renovasi sebesar Rp 15 juta/bulan.

   

  Belum lagi uang untuk Pesawat Presiden yang menelan biaya

  ratusan milyar rupiah.

   

  Kemudian BLT senilai Rp 6,7 trilyun untuk Bank Century.

   

  Jika kita lihat, segala kenikmatan di atas dinikmati oleh

  segelintir pejabat dan orang-orang kaya saja. Jika pun gaji PNS dan TNI naik,

  jumlah mereka kurang dari 3% dari seluruh rakyat Indonesia.

   

  Sebaliknya apa yang dinikmati mayoritas rakyat Indonesia?

   

  Tarif listrik akan dinaikkan.

  Tarif jalan tol sudah dinaikkan.

  Harga beras naik.

  Subsidi KPR BTN setelah 4 tahun akan dicabut sehingga rakyat

  yang sebelumnya "cuma" bayar bunga 12% per tahun nanti akan membayar lebih

  tinggi lagi.

   

  Coba bayangkan. Para pejabat dapat mobil, rumah, laptop gratis, padahal gaji 
mereka besar dan

  dinaikkan. Sementara rakyat kecil sudah gaji kecil dan banyak yang tidak naik,

  harus membayar sendiri untuk seluruh kebutuhan hidup mereka. Itu pun harganya

  terus dinaikkan.

   

  Periode 2004-2009 pemerintahan SBY ditandai naiknya BBM dari

  Rp 1800/liter jadi Rp 4500/liter. Tarif angkutan umum seperti Bis dan Kopaja

  naik dari Rp 1000 jadi Rp 2000 sekali jalan. Berbagai harga Sembako dan

  kehidupan rakyat lainnya juga naik sementara mayoritas rakyat tidak mengalami

  kenaikan gaji yang cukup untuk mengatasi kenaikan harga barang. Bahkan banyak

  yang gajinya tidak naik sama sekali atau bahkan kehilangan pekerjaan karena

  perusahaannya tutup karena tidak mampu menanggung beban operasional yang terus

  membengkak. Hanya segelintir pejabat, PNS, dan TNI saja yang menerima kenaikan

  gaji.

   

  Jika trend kenaikan harga dan gaji sama-sama lurus atau

  menanjak ke atas, itu tidak masalah. Kemungkinan 5 tahun ke depan rakyat akan

  makmur.

   

  Tapi jika trend kenaikan harga terus meningkat, sementara

  kenaikan gaji mayoritas rakyat lurus atau jauh di bawah kenaikan harga, lambat

  laun akan terjadi bom waktu. Suatu saat rakyat akan menderita. Saat titik 
mencapai

  puncaknya, bisa saja terjadi krisis ekonomi dan rubuhnya pemerintahan oleh

  desakan rakyat seperti di tahun 1998.

   

  Mari kita ingat sejarah Raja Perancis Louis XVI dan Ratu

  Marie Antoinette. Mereka pesta pora dan bermewah-mewahan sementara mayoritas

  rakyat Perancis kelaparan. Saat rakyat protes bahwa mereka lapar, sang Ratu

  Marie Antoinette dengan enteng berkata, "Kalau begitu makan saja roti!"

   

  Akhirnya terjadi Revolusi Perancis yang menurunkan Raja

  tersebut dari tahtanya. Perancis berubah wujud menjadi Republik. Sementara 
Ratu

  Marie Antoinette kepalanya terpisah dari tubuhnya karena dipancung dengan 
pisau

  Guilotine.

   

  Hendaknya itu jadi pelajaran kita semua. Jangan sampai kasus

  1998 atau pun tragedy Marie Antoinette terjadi di Indonesia. Pada saat 
harga-harga

  barang terus naik, sementara penghasilan rakyat tidak naik, bahkan banyak

  perusahaan gulung tikar karena perdagangan bebas, kemarahan rakyat bisa 
muncul.

  Revolusi bisa terjadi.

   

  
http://polhukam.kompasiana.com/2010/01/28/100-hari-rezim-sby-boedi-%E2%80%93-rakyat-lebih-makmur-atau-menderita/

   

  Referensi:

  http://hariansib.com/?p=96586

  Rencana Kenaikan Gaji Presiden & Menteri, Pejabat Tidak

  Peka Derita Rakyat

   

  http://hariansib.com/?p=108199

  Setjen DPR Harus Transparan Soal Komputer Rp 16 Juta untuk

  560 Anggota Dewan

  Posted in

   

  
http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2009/12/29/brk,20091229-216283,id.html

  Pejabat Negara Diminta Kembalikan Mobil Mewah

   ===

  Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits

  http://media-islam.or.id

   

   

   

        Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser 
ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 

  http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

  _______________________________________________

  Is-lam mailing list

  [email protected]

  http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke