Iya ya... apalagi pake Boomerang... abis nyanyi 1 lagu trus kena sabet balik bumerang.. :))
A : Kog payah amat lu ? B : Lagian ngapain juga lu nyontreng muke gw ? Hahahahhaa... -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Bango Samparan Sent: Friday, January 29, 2010 1:41 PM To: [email protected] Subject: Re: [Is-lam] 100 Hari Rezim SBY-Boedi - Rakyat Lebih Makmur atau Menderita? He ... he, sayang aku nggak punya to liong to (golok pembantai naga). Kalau punya, tak amar ma'rufi pakai goloklah. Pakai cangkem, tampaknya malah bibir dan lidah kita jadi sariawan sendiri. Salam hangat B. Samparan --- On Fri, 1/29/10, Saidi <[email protected]> wrote: > From: Saidi <[email protected]> > Subject: Re: [Is-lam] 100 Hari Rezim SBY-Boedi - Rakyat Lebih Makmur atau > Menderita? > To: [email protected] > Date: Friday, January 29, 2010, 12:13 PM > > > > > > > > > > > > > > > > SBY dah gak 100 hari, tapi > udah lewat 5 tahun > Pak.... > > ----- Original Message > ----- > From: > Alkhori > M > To: [email protected] > > > Sent: Friday, > January 29, 2010 11:19 > AM > Subject: Re: > [Is-lam] 100 Hari Rezim > SBY-Boedi - Rakyat Lebih Makmur atau Menderita? > > > > Apa membangun negara ini ibarat > menyulap dalam dongeng > Abu Nawas dengan lampu aladinya? Hanya berucap > sim-salabin lalu bisa berubah > katak dibawah tempurung jadi pesawat terbang? Marilah > bangun dari mimpi hadapi > kenyataan hidup ini dengan melihat apa artinya 100 Hari. > Apa SBY tukang sulap > bisa merubah dunia dalam 100 hari. Jadilah seorang Islam > yang baik jangan > hari-hari menebar GHIBAH dan FITNAH. Masya allah dan > Insya Allah manusia > manusia yang dhaif ini akan diampuni dosanya, > Ammiiinnn. > > Alkhori M > Al-Dhakhira Area, Villa No. > 2 > Doha > , State of > > Qatar > -----Original Message----- > From: > [email protected] > [mailto:[email protected]] On Behalf > Of A Nizami > Sent: > Friday, January 29, 2010 5:22 AM > To: Is-lam > Subject: [Is-lam] 100 Hari > Rezim SBY-Boedi – Rakyat Lebih Makmur atau > Menderita? > > Assalamu'alaikum > > > Setelah 100 hari berjalan rezim > pemerintahan > SBY-Boediono, > apakah rakyat lebih makmur atau > menderita? > > Coba kita > lihat… > > Pemerintah via Mensekneg > memutuskan untuk memberi > mobil > dinas mewah Toyota Crown seharga > Rp 1,32 milyar kepada > 150 pejabat termasuk > para menteri. Padahal dengan mobil > seharga Rp 350 juta > saja per buah sudah > lebih dari > cukup. > > Pemerintah juga memutuskan untuk > menaikkan gaji > presiden, > menteri, dan para pejabat lainnya. > Padahal gaji > Presiden dan para menteri > tersebut sudah puluhan kali lipat > di atas > UMR. > > Setjen DPR menganggarkan Laptop > senilai Rp 16 juta > untuk 560 > anggota DPR. Padahal dengan Laptop > seharga Rp 3-7 juta > saja sudah didapat > laptop yang bagus untuk internet > atau memakai program > Office. > > Setjen DPR juga menganggarkan > renovasi rumah untuk > 560 > anggota DPR senilai Rp 700 juta > per rumah. Belum lagi > uang kontrak rumah selama > renovasi sebesar Rp 15 > juta/bulan. > > Belum lagi uang untuk Pesawat > Presiden yang menelan > biaya > ratusan milyar > rupiah. > > Kemudian BLT senilai Rp 6,7 > trilyun untuk Bank > Century. > > Jika kita lihat, segala kenikmatan > di atas dinikmati > oleh > segelintir pejabat dan orang-orang > kaya saja. Jika pun > gaji PNS dan TNI naik, > jumlah mereka kurang dari 3% dari > seluruh rakyat > > Indonesia . > > Sebaliknya apa yang dinikmati > mayoritas rakyat > > Indonesia ? > > Tarif listrik akan > dinaikkan. > Tarif jalan tol sudah > dinaikkan. > Harga beras > naik. > Subsidi KPR BTN setelah 4 tahun > akan dicabut sehingga > rakyat > yang sebelumnya “cuma” bayar > bunga 12% per tahun nanti > akan membayar lebih > tinggi lagi. > > Coba bayangkan. Para > pejabat dapat mobil, rumah, laptop gratis, padahal gaji > mereka besar > dan > dinaikkan. Sementara rakyat kecil > sudah gaji kecil dan > banyak yang tidak naik, > harus membayar sendiri untuk > seluruh kebutuhan hidup > mereka. Itu pun harganya > terus dinaikkan. > > > Periode 2004-2009 pemerintahan SBY > ditandai naiknya > BBM dari > Rp 1800/liter jadi Rp 4500/liter. > Tarif angkutan umum > seperti Bis dan Kopaja > naik dari Rp 1000 jadi Rp 2000 > sekali jalan. Berbagai > harga Sembako dan > kehidupan rakyat lainnya juga naik > sementara mayoritas > rakyat tidak mengalami > kenaikan gaji yang cukup untuk > mengatasi kenaikan > harga barang. Bahkan banyak > yang gajinya tidak naik sama > sekali atau bahkan > kehilangan pekerjaan karena > perusahaannya tutup karena tidak > mampu menanggung > beban operasional yang terus > membengkak. Hanya segelintir > pejabat, PNS, dan TNI > saja yang menerima kenaikan > gaji. > > Jika trend kenaikan harga dan gaji > sama-sama lurus > atau > menanjak ke atas, itu tidak > masalah. Kemungkinan 5 > tahun ke depan rakyat akan > makmur. > > Tapi jika trend kenaikan harga > terus meningkat, > sementara > kenaikan gaji mayoritas rakyat > lurus atau jauh di > bawah kenaikan harga, lambat > laun akan terjadi bom waktu. Suatu > saat rakyat akan > menderita. Saat titik mencapai > puncaknya, bisa saja terjadi > krisis ekonomi dan > rubuhnya pemerintahan oleh > desakan rakyat seperti di tahun > 1998. > > Mari kita ingat sejarah Raja > Perancis Louis XVI dan > Ratu > Marie Antoinette. Mereka pesta > pora dan > bermewah-mewahan sementara mayoritas > rakyat Perancis kelaparan. Saat > rakyat protes bahwa > mereka lapar, sang Ratu > Marie Antoinette dengan enteng > berkata, “Kalau begitu > makan saja roti!” > > Akhirnya terjadi Revolusi Perancis > yang menurunkan > Raja > tersebut dari tahtanya. Perancis > berubah wujud menjadi > Republik. Sementara Ratu > Marie Antoinette kepalanya > terpisah dari tubuhnya > karena dipancung dengan pisau > Guilotine. > > Hendaknya itu jadi pelajaran kita > semua. Jangan sampai > kasus > 1998 atau pun tragedy Marie > Antoinette terjadi di > > Indonesia . Pada saat > harga-harga > barang terus naik, sementara > penghasilan rakyat tidak > naik, bahkan banyak > perusahaan gulung tikar karena > perdagangan bebas, > kemarahan rakyat bisa muncul. > Revolusi bisa > terjadi. > > > http://polhukam.kompasiana.com/2010/01/28/100-hari-rezim-sby-boedi-%E2%80%93-rakyat-lebih-makmur-atau-menderita/ > > > Referensi: > http://hariansib.com/?p=96586 > > Rencana Kenaikan Gaji Presiden > & Menteri, Pejabat > Tidak > Peka Derita > Rakyat > > http://hariansib.com/?p=108199 > > Setjen DPR Harus Transparan Soal > Komputer Rp 16 Juta > untuk > 560 Anggota > Dewan > Posted in > > > http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2009/12/29/brk,20091229-216283,id.html > > Pejabat Negara Diminta Kembalikan > Mobil > Mewah > === > Belajar Islam sesuai Al Qur'an > dan > Hadits > http://media-islam.or.id > > > > > > Akses email lebih > cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke > Internet Explorer 8 > baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! > > http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing > list > [email protected] > > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing > list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > -----Inline Attachment Follows----- > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
