sulit kiranya utk tidak mempercayai bhw Obama telah dijadikan sbg sosok yg
"sangat ruarrr biasa" bagi para pejabat pemerintah RI. Sampai2 SBY pun sibuk
membangun opini positif ttg diri pribadi Obama demi menetralisir opini
negatif yg muncul terkait arogansi dan heroisme amrik di berbagai wilayah
berkonflik. Lantas bagaimana dengan tokoh perjuangan made in lokal seperti
Soekarno, Soedirman, Kartini, Ki Hajar Dewantara, Dr. Soetomo, dst.. dst.. ?


 

Sebagian org mungkin sdh tahu bhw Obama tdklah identik dgn amrik, dan
sebagai presiden tentu sedikit-banyak akan tetap terwarisi oleh kebijakan
politik dari presiden2 pendahulunya. Namun sebagai pribadi belia, dia cukup
kuat dan tangguh, seorang pemimpin yg hebat bagi rakyat amrik sehingga
urusan reformasi kesehatan dalam negeri tentu akan lebih diutamakan daripada
mlancong kesana-kemari, termasuk ke Indonesia. Sedangkan SBY ? kalo kemarin
milih menteri kesehatan aja pakai teknik bingung, apalagi ngurusi jaminan
kesehatan rakyatnya sendiri, meskipun sudah punya pengalaman 1 periode
sebelumnya tetep aja fokusnya blom begitu jelas. Cape deh punya presiden
perlente, melow, citraistik (istilah baru neh), dan sensitif kayak ulat
bulu, senggol dikit mengkerut... 

 

 

http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2010/03/100319_martyobama.sh
tml

 

RI pahami penundaan Obama

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan memahami pembatalan
kunjungan resmi Presiden AS Barack Obama ke Indonesia.

Obama menjadwalkan kunjungan akan dilaksanakan bulan Juni.

Indonesia berhadap tertundanya kunjungan Obama tidak akan berdampak negatif
bagi Indonesia.

Pemerintah Indonesia, lanjut Marty, sebenarnya sudah menawarkan perubahan
jadwal kunjungan ke bulan Juni setelah sebelumnya terjadi perubahan jadwal.

Namun, saat itu pemerintah Amerika masih yakin kunjungan Obama masih bisa
terlaksana.

Marty menambahkan batalnya kunjungan Obama ini tidak menimbulkan dampak
negatif bagi Indonesia meski sejumlah dokumen kerja sama di bidang investasi
dan teknologi juga urung ditandatangani kedua negara.

Menurut rencana, kunjungan Obama ke Indonesia dan Australia akan dilakukan
pada bulan Juni mendatang.

Dan, karena saat itu berbarengan dengan liburan musim panas, maka diharapkan
ibu negara Michelle Obama dan kedua putri sang presiden bisa ikut dalam
kunjungan nanti.

Jurubicara Gedung Putih mengatakan Obama telah menelefon Presiden RI Susilo
Yudhoyono dan akan menghubungi PM Australia Kevin Rudd mengenai penundaan.

"Kami sangat menyesalkan penangguhan kunjungan," kata jurubicara Gedung
Putih Robert Gibss.

Gibbs menambahkan, "lolosnya asuransi reformasi kesehatan sangat penting dan
presiden bertekad untuk memastikan perjuangan berhasil."

Obama semula dijadwalkan berada di Indonesia mulai 19 sampai 23 Maret
kemudian diundur menjadi 22 sampai 24 Maret. Selama di Indonesia Obama akan
bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta para tokoh agama dan
bisnis serta anggota masyarakat lainnya.

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke