>> Apakah TUHAN Seperti 
SUTRADARA 
Pada Sebuah MOVIE alias Film?

lebih dari sekedar sutradara. Ahmad Albar pun mengakui dunia ini panggung 
sandiwara ... 

sempeyan pun aktor yg dibayar dgn ni'mat tinggal di Villa, gajih puluhan ribu 
$, dikasih sedikit 
pinter, bisa ngetik di komputer, boleh ngirim e-mail .. cuma gak tahu saja 
akhir hayatnya dimana.
kalo sampeyan nyangkal sbg aktor, Sutradara sampeyan sangat kaya raya, sampeyan 
mengkhianati-Nya, tak kurangi sedikitpun ke-mahakayaan-Nya.

skenario dasar casting manusia sbg aktor itu terlahir dlm keadaan fitrah, 
mengakui Allah SWT 
sbg Tuhannya. dimana transkrip itu tertulis? dlm Qur'an. siapa pembawanya? 
Muhammad SAW.


salam,
Fahru


________________________________
From: Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, March 26, 2010 11:56:10 PM
Subject: [Is-lam] Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film?


Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA 
Pada Sebuah MOVIE alias Film?
 
Sewaktu 
masih di Indonesia, kalau alm. Harun Nasution akan memberikan ceramah, saya 
usahakan untuk hadir. Alhamdulillah banyak hal-hal menarik yang beliau 
sampaikan. Suatu saat seorang peserta nyelutuk, sambil memegang buku yang 
berjudul AKAL dan WAHYU yang mana buku tersebut adalah dikarang oleh beliau. 
Peserta tersebut berkata pada pak Harun, refered pada halaman ini, apakah ini 
tidak salah? Almarhum pada saat itu menjawab, memang itu salah, tapi penerbit 
karena buku tersebut karena buku laku manis terus saja dicetak tanpa mau 
di-edit 
dulu mana-mana yang masih salah. Itulah sekitar buku AKAL dan WAHYU buku 
karangan alm. Harun Nasution.
 
Pada buku 
itu ada memang kelompok yang menganggap HIDUP INI IBARAT SEBUAH FILM, 
YANG MANA SEMUANYA SUDAH DI-CASTING, walau diulang beberapa kali Film 
tersebut, ALUR CERITA SUDAH SESUAI DENGAN PENULIS SCRIPT DAN OLEH 
SUTRADARA TINGGAL DI-SHOOTING SESUAI ALUR CERITA. Tidak ada FREE WILL 
TITIK. Hidup ini terus mengalir IBARAT AIR sesuai gaya GRAFITASI. Apakah memang 
demikian dan apakah anda yakini dan 
percaya demikian, itu adalah hak ANDA, tapi yang jelas itulah yang diyakini 
oleh 
kelompok ini.
 
Tapi lain 
pula sebaliknya untuk kelompok kedua, kelompok ini masih menganggap TUHAN ITU 
ADIL DAN AKAN BERLAKU ADIL. Sedikit dipoles dengan CONTOH YANG MENYIMPANG SBB:
Kelompok 
pertama, jika bertanding bola atau soccer, pemenang telah ditentukan oleh 
Tuhan, 
ibarat sebuah Film, tentu alur cerita sudah ditentukan. tapi lain 
dengan,
Kelompok 
kedua, jika dalam pertandingan tersebut, mereka bermain baik dan memang mutu 
permainan lebih UNGGUL dari lawan, maka kemenangan AKAN 
JADI KENYATAAN.
 
Salam coll 
selalu dari Qatar.
 
Alkhori 
M
Al-Dhakhira Area, Villa No. 
2
Doha, State of 
Qatar


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke