Mohon maaf, saya salah menyebutkan nama,...
yang saya maksud adalah komentarnya mang Alkori kepada Mas Nizami.


berikut isinya:

" Original Message ----- 
From: Alkhori M
To: [email protected]
Sent: Friday, May 01, 2009 10:28 AM
Subject: [is-lam] Nizami Laknatullah: RE: Khataman Nabiyin,La Nabiya Ba'dahu


Nizami,

Anda ibarat paranormal alias witch-doctorl alias peramal. Dan lagi ibarat 
orang baru belajar kungfu tersentuh sedikit sudah mencak-mencak. Sementara 
kalau ahli kungfu benaran walau sudah berdarah bibirnya belum keluar 
kungfunya. Anda terlalu explosive membuat malu muslim-muslim yang lain 
apakah benar seorang muslim seperti anda semua seolah-olah anda seorang saja 
yang muslim dan penghuni surga. Baca lagi email saya, kalau anda tidak bisa 
buktikan anda adalah kafir laknatullah yang seperti sering anda tulskan pada 
email-email anda yang selalu memakai embel embel seperti "amerika 
laknatullah" dll.

Copy pasted email anda: Oleh karena itulah saya terpaksa menulis "Alkhori 
sesat" karena dia berulangkali menulis bahwa Khataman Nabiyyiin tidak 
berarti Nabi Muhammad Nabi terakhir.

Tolong Nizami laknatullah baca kembali email saya, mana yang menyebutkan dan 
menuliskan bahwa Nabi Muhammad tidak nabi terkahir?



Ingat email saya yang terdahulu, apa artinya SOSIOLOGIE TIDAK MENILAI.

Maaf rekan-rekan milis ini, yang satu ini perlu DIKERASIN karena sudah 
merasa beliau yang paling benar, membaca email belum BENAR sudah komentar 
macam-macam.



Salam kompak & cool buat yang lain, kecuali NIZAMI LAKNATULLAH, kalimat 
laknatullah sering beliau tuliskan diemail tsb.



Alkhori M

Alkhor Community

Qatar





----- Original Message ----- 
From: "Harry Sufehmi" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Sunday, April 04, 2010 8:41 AM
Subject: Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan MISI dari JIL


> On 4/2/10, Alkhori M <[email protected]> wrote:
>> Mas HS,
>> Trims informasinya. Sebagai feedback adalah sbb:
>>
>> 1.        Link pertama tidak bisa dibuka, mungkin ada gbr yang terlarang, 
>> di
>> Qatar kalau yg begituan di banned
>
> Bukan, itu archive.org, situs yang mengarsip isi Internet.
>
> Entah kenapa Qatar juga memblokir situs ini, aneh.
>
>
>
>> 2.       Link kedua hanya pdf file, penggalan kalimat, yang sudah hilang
>> artinya yang sebenarnya
>>
>> 3.       Link ketiga itu kumpulan artikel dari JIL, itu dari mereka,
>
> Err, yes.... that's the point.
>
> Di artikel tersebut Anda jadi bisa melihat sendiri,
> bahwa JIL sudah menghapus kata-kata Gus Dur - yang sebelumnya sempat
> tertangkap oleh Yahoo (di link #2).
>
> Dan lalu mereka malah menuntut koran Duta Masyarakat,
> karena mengutip ucapan Gus Dur tsb (bahwa Quran itu kitab suci yang
> paling porno)
>
>
>
>> mana
>> dari pihak independent, yang ARTIKEL-nya tidak bernuansa CURIGA. Tak 
>> ubahnya
>> Ridwan Saidi, kecurigaan pada YAHUDI yang dihubung-hubungi dengan JIL dan
>> pada ceramah yang penuh EMOSI orang lain salah semua menurut RS, yang
>> beginian, mana bisa dijadikan PEGANGAN.
>
> Lah malah ngelantur kemana-mana yang tidak ada hubungannya sama sekali
> dengan yang sedang dibicarakan diatas  :-)
>
> Disini sudah menjadi JELAS bahwa Anda masih mengelak dari inti-inti
> masalahnya. Ini adalah fakta.
>
> Yang belum jelas hanya apakah ini disengaja, atau tidak disengaja
> (acute case of missing the points).
> Tapi ini saya serahkan saja kepada Allah swt  :-)
>
>
> Salam, HS
>
>
>
>>
>> 4.       Ditunggu kalau ada ARTIKEL seperti yang saya maksudkan ARTIKEL 
>> yang
>> OBJECTIVE dan ILMIAH
>>
>>
>>
>> Saya suka menjawab atau membalas komentar yang layak dibalas, tidak
>> mengandung hal-hal sbb:
>>
>> 1.        Bukan isi yang dibahas, tapi menuduh orang lain KAFIR
>>
>> 2.       Bukan email yang dibalas, tapi menulis KEPALA KAMU NANTI TAK 
>> PALU
>>
>> 3.       Bukan email yang dibalas, tapi Ahmad Albar yang dijadikan 
>> RUJUKAN,
>> ini benar benar ke-BABLASAN
>>
>> 4.       Bukan email yang dibalas, tapi menyerang PRIBADI orang dan 
>> NGOTOT
>> pendapat sendiri adalah yang paling benar
>>
>>
>>
>> Untuk mereka- mereka seperti diatas, malahan tidak saya berikan 
>> tanggapan.
>> Kalau ada yang terlau emosi secara halus saya sebutkan CHILDISH, belum
>> MATURE. Bacalah email email dari beberapa orang yang masih childish tsb.
>> Jadi maaf kalau selanjutnya kalau ada email seperti diatas tidak lagi 
>> saya
>> TANGGAPI. Islam itu agama untuk orang yang menggunakan AQAL dan yang 
>> sudah
>> menggunakan intelektualnya memilah-milah persoalan AGAMA, bukan GRUSA 
>> GRUSU
>> menjual ayat-ayat al-ur'an untuk menuduh orang lain secara 
>> kalimat-kalimat
>> liar jauh dari kesantunan yang telah diberi TELADAN oleh Muhammad SAW.
>>
>>
>>
>> Alkhori M
>>
>> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>>
>> Doha, State of Qatar
>>
>>
>>
>> -----Original Message-----
>> From: [email protected]
>> [mailto:[email protected]] On Behalf Of Harry Sufehmi
>> Sent: Thursday, April 01, 2010 8:22 PM
>> To: [email protected]
>> Subject: Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan MISI dari JIL
>>
>>
>>
>> On 4/1/10, Alkhori M <[email protected]> wrote:
>>
>>> Juga untuk mas HS,
>>
>>> perlu juga diterangkan bahwa link yang dikirimkan saya buka secara
>>
>>> ber-urutan, maka baru didapat 3 point yaitu " pengaruh Kxxxxn terhadap
>> Nabi
>>
>>> SAW, bla bla kitab yg paling porno dan terakhir Lia Eden" itulah ketiga
>> link
>>
>>> tersebut. Seperti sudah saya kemukakan bahwa saya bukan type manusia 
>>> yang
>>
>>> HOBI menyalahkan ORANG LAIN dalam daily activities di kerjaan,
>>
>>
>>
>> Oh, ternyata begitu... ternyata Anda tidak HOBI menyalahkan orang lain 
>> tho.
>>
>> Maaf saya salah sangka selama ini. Soalnya, selama ini Anda doyan
>>
>> sekali menuduh orang lain CHILDISH   :-)
>>
>>
>>
>>
>>
>>> yang masih CHILDISH saya tahu childish dari komentar beliau, (Masak 
>>> AHMAD
>>
>>> ALBAR dijadikan rujukan, kasihan memang, sudah bla bla tidak tahu bahwa
>> diri
>>
>>> bla bla dan type manusia beginian tidak perlu dilayani).
>>
>>
>>
>> Lha masih ngeles juga  :-)
>>
>>
>>
>> Padahal sudah dijelaskan bahwa FAKTA-FAKTA nya dibeberkan di artikel.
>>
>> BUKAN di komentar.
>>
>>
>>
>> Atau Anda kesulitan sekedar membedakan antara artikel dengan komentar?
>>
>>
>>
>>
>>
>>> Tapi yang saya cari adalah bukti-bukti tanpa rasa CURIGA, sehingga kalau
>>
>>> akhirnya kita ambil kesimpulan, maka kesimpulan tersebut bisa
>> dipertanggung
>>
>>> jawabkan.
>>
>>
>>
>> Sudah saya berikan (lagi) di email sebelumnya -- tapi, bahkan dibahas pun
>> tidak.
>>
>> Diacuhkan saja oleh Anda  :-)
>>
>>
>>
>> Atau Anda bingung sendiri? Information overload? Ternyata JIL terlalu
>>
>> banyak boroknya, sehingga membuat bingung?
>>
>>
>>
>>
>>
>> Baik, nih saya berikan satu dulu contohnya:
>>
>>
>>
>> Koran Duta Masyarakat digugat karena dituduh memfitnah Gus Dur di
>>
>> wawancaranya dengan JIL :
>>
>> http://web.archive.org/web/20080506160025/http://www.korantempo.com/korantem
>> po/2006/05/15/Nasional/krn,20060515,9.id.html
>>
>>
>>
>> Padahal - itu adalah faktanya :
>>
>> http://www.flickr.com/photos/hsufehmi/2196339909/sizes/o/
>>
>>
>>
>> Namun sudah dihapus dari halaman aslinya oleh JIL (!)
>>
>> http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1028
>>
>>
>>
>>
>>
>> Inilah perangai asli JIL  :-)
>>
>> Terlalu berbeda jauh sepertinya ya dengan perkiraan Anda?
>>
>>
>>
>>
>>
>> OK, berikut ini saya kutip lagi email saya sebelumnya FYI.
>>
>>
>>
>>
>>
>> Salam, HS
>>
>>
>>
>>
>>
>> ===============================
>>
>> On 3/31/10, Alkhori M <[email protected]> wrote:
>>
>>> Mas Sugiyanto, trim's atas link yang diberikan dan sudah saya buka,
>>
>>> alhamdulillah sudah dapat gambaran ttg JIL sehingga sudah tahu platform
>> JIL
>>
>>> disini bbrp point yang penting:
>>
>>>
>>
>>> 1.    JIL, memihak dan membela minoritas, ini accetable
>>
>>> 2.    JIL, ijtihad masih terbuka, ini acceptable
>>
>>> 3.    JIL, mengembangkan penafsiran Islam yang liberal (sesuai dengan
>>
>>> prinsip-prinsip yang KAMI ANUT), nah ini yang dalam kurung DEBATABLE?
>>
>>
>>
>> Lha, yang paling JELAS malah terlewat oleh Anda  :-)
>>
>>
>>
>> 4. JIL memfitnah : http://harry.sufehmi.com/archives/2006-05-29-1161/
>>
>> 5. JIL melakukan disinformasi :
>>
>> http://harry.sufehmi.com/archives/2006-02-10-1112/
>>
>> 6. JIL sembrono & tidak intelektual :
>>
>> http://harry.sufehmi.com/archives/2007-12-06-1565/
>>
>> 7. JIL didanai & mengusung kepentingan asing :
>>
>> http://harry.sufehmi.com/archives/2004-12-06-766/
>>
>> 8. JIL menyesatkan umat - dan berkali2 tertangkap basah melakukan ini
>>
>> : http://harry.sufehmi.com/archives/2007-10-31-1552/
>>
>>
>>
>>
>>
>> Kok bisa terlewat pak ?  :-)  Selective amnesia ?  :-)
>>
>> ===============================
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>> jika ada anak
>>
>>> buah melaporkan kawanya berbuat SALAH, tidak langsung saya TERIMA juga
>> tidak
>>
>>> saya TOLAK, tapi saya lakukan investigasi, dari kedua belah pihak saya
>>
>>> dapatkan input mereka, setelah itu saya dapatkan independent input 
>>> barulah
>>
>>> kemudian saya carikan WIN-WIN Solution dan TOTAL SOLVED PROBLEM. Hal 
>>> kedua
>>
>>> kebiasaan dalam email saya dan juga hari-hari tidak suka saya menyerang
>>
>>> PRIBADI ORANG, tapi kadang-kadang saya lakukan juga SHOCK TERAPY kalau 
>>> ada
>>
>>> yang masih CHILDISH saya tahu childish dari komentar beliau, (Masak 
>>> AHMAD
>>
>>> ALBAR dijadikan rujukan, kasihan memang, sudah bla bla tidak tahu bahwa
>> diri
>>
>>> bla bla dan type manusia beginian tidak perlu dilayani).
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Selanjutnya, saya akan terus dapatkan informasi-informasi tentang JIL,
>> tapi
>>
>>> informasi tersebut bukanlah yang penuh RASA CURIGA dan ORANG LAIN SALAH
>>
>>> MELULU YANG BENAR HANYA DIRI SENDIRI, kalau informasi beginian, kuarng
>> VALID
>>
>>> saya gunakan, tapi masih bisa dijadikan sebagai rujukan saja. Seperti di
>>
>>> youtube ceramah RS, nah disitu orang lain salah semua (bisa jadi orang
>>
>>> tersebut memang salah) tapi ceramah demikian kurang ber-BOBOT menurut
>> saya.
>>
>>> Tapi yang saya cari adalah bukti-bukti tanpa rasa CURIGA, sehingga kalau
>>
>>> akhirnya kita ambil kesimpulan, maka kesimpulan tersebut bisa
>> dipertanggung
>>
>>> jawabkan. Salam cool selalu.
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Alkhori M
>>
>>>
>>
>>> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>>
>>>
>>
>>> Doha, State of Qatar
>>
>>>
>>
>>> -----Original Message-----
>>
>>> From: [email protected]
>>
>>> [mailto:[email protected]] On Behalf Of Mawan
>> Sugiyanto
>>
>>> Sent: Thursday, April 01, 2010 10:13 AM
>>
>>> To: [email protected]
>>
>>> Subject: Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan MISI dari JIL
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Pak Alkhori , jangan dipotong lagi dong, bagaimana dengan :
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik.
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Kalau dikaitkan dengan tembakau sebagai contoh, untuk mempertimbangkan
>> halal
>>
>>> dan haram akhirnya dipakai hukum maslahat ekonomi. Lah ya semakin
>>
>>> bubrah/rusak tatanan. Nanti urusan sholat atau gak sholat tergantung,
>> kalao
>>
>>> lagi urusan kerjaan ngejar duik, kemudian gak sholat, atau malah ada 
>>> fatwa
>>
>>> sholat dijamak bisa karena sibuk.
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Saya kira, pelemahan dan perongrongan menggunakan pasal tersebut adalah
>>
>>> puncak pengkafiran ummat Islam. Tak perlu pindah agama, tapi kalo bisa
>> agama
>>
>>> itu ya begitulah, urusan nanti di akherat, dunia ya dunia saja.. wis lah
>>
>>> pokoke mangan wareg, esuk kerjo mulih wengi, mbuh ra peduli sing penting
>>
>>> donya.
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> :)
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> mawan sugiyanto
>>
>>>
>>
>>> bogor, indonesia
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> www.maoneid.indoinvestor.com
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> ----- Original Message ----
>>
>>>
>>
>>> From: Bango Samparan <[email protected]>
>>
>>>
>>
>>> To: [email protected]
>>
>>>
>>
>>> Sent: Thu, April 1, 2010 7:09:48 AM
>>
>>>
>>
>>> Subject: Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan MISI dari JIL
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Sudahlah tuan-tuan, yang penting kita bukan jadi bagian dari Jaringan
>> Islam
>>
>>> LIP (lambe - jawa pen.)
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> Salam hangat
>>
>>>
>>
>>> B. Samparan
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> --- On Wed, 3/31/10, Dewa Gede Permana <[email protected]> 
>>> wrote:
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>> From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
>>
>>>
>>
>>>> Subject: Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan MISI dari JIL
>>
>>>
>>
>>>> To: [email protected]
>>
>>>
>>
>>>> Date: Wednesday, March 31, 2010, 5:30 PM
>>
>>>
>>
>>>> "Dan, janganlah kamu
>>
>>>
>>
>>>> memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan
>>
>>>
>>
>>>> janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
>>
>>>
>>
>>>> Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong
>>
>>>
>>
>>>> lagi membanggakan diri. Dan, sederhanalah kamu dalam
>>
>>>
>>
>>>> berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya,
>>
>>>
>>
>>>> seburuk-buruk suara adalah kedelai." (QS. Luqman [31]
>>
>>>
>>
>>>> : 18-19)
>>
>>>
>>
>>>>  -----------------
>>
>>>
>>
>>>>  Kayaknya
>>
>>>
>>
>>>> bukan "kedelai" Mas Rochim, tapi
>>
>>>
>>
>>>> "keledai". JSaya
>>
>>>
>>
>>>> jadi inget dgn perumpamaan bagai keledai jalan kemana2
>>
>>>
>>
>>>> membawa dua buah karung buku di pundaknya.Manusia
>>
>>>
>>
>>>> kelelahan dgn pengetahuan namun sedikitpun tak dapat
>>
>>>
>>
>>>> memanfaatkannya.Kalo
>>
>>>
>>
>>>> gitu masih mending jadi keledai daripada jadi manusia.
>>
>>>
>>
>>>> JJ
>>
>>>
>>
>>>>  Sukses
>>
>>>
>>
>>>> deh buat Mas Alkhori.. barang dagangannya laku.
>>
>>>
>>
>>>>
>>
>>>
>>
>>>>
>>
>>>
>>
>>>>  From:
>>
>>>
>>
>>>> [email protected]
>>
>>>
>>
>>>> [mailto:[email protected]] On Behalf
>>
>>>
>>
>>>> Of Rochim_Abd
>>
>>>
>>
>>>> Sent: Friday, April 02, 2010 9:08 AM
>>
>>>
>>
>>>> To: [email protected]
>>
>>>
>>
>>>> Subject: Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan
>>
>>>
>>
>>>> MISI dari JIL  Tidak
>>
>>>
>>
>>>> bermaksud memprovokasi, sebaiknya tinggalkan saja perdebatan
>>
>>>
>>
>>>> seperti ini. Salah
>>
>>>
>>
>>>> satu pihak boleh saja mengatakan ini bukan debat tetapi ini
>>
>>>
>>
>>>> diskusi, tetapi buat saya apa namanya jika ada satu pihak
>>
>>>
>>
>>>> yang sudah terpatri dalam jiwanya rasa "Ana khoirun
>>
>>>
>>
>>>> minhu", saya lebih baik dari dia, dan selalu memandang
>>
>>>
>>
>>>> rendah pendapat orang lain. Se-obyektif apapun pendapat
>>
>>>
>>
>>>> orang lain, se-ilmiah apapun pendapat orang lain, se-logis
>>
>>>
>>
>>>> apapun pendapat orang lain, tetap pihak yang merasa
>>
>>>
>>
>>>> "Ana khoirun minhu" tsb tidak akan pernah mau
>>
>>>
>>
>>>> mengakui (atau -malu-) bahwa pendapat orang lain itu
>>
>>>
>>
>>>> benar.  Memang terkadang kita
>>
>>>
>>
>>>> beradu kepandaian hanya untuk hal-hal yang tidak berguna
>>
>>>
>>
>>>> sama sekali. Misalnya, hanya untuk mengakui kepandaian
>>
>>>
>>
>>>> seseorang atau seseoarng mengakui kepandaian kita. Sungguh
>>
>>>
>>
>>>> tindakan konyol namanya. Apa untungnya sih kalau orang tahu
>>
>>>
>>
>>>> kepandaian kita? Dan, apa ruginya buat kita kalau kita tidak
>>
>>>
>>
>>>> tahu kepandaian orang? Belum lagi dampaknya akan
>>
>>>
>>
>>>> meninggalkan dendam yang berkepanjangan apabila kita berada
>>
>>>
>>
>>>> di pihak yang kalah. Dan, jika ternyata kita keluar sebagai
>>
>>>
>>
>>>> pemenang, kita bisa jumawa. Kita jadi arogan karena merasa
>>
>>>
>>
>>>> tidak ada orang yang lebih hebat daripada kita.  Kepandaian seseoarang
>>
>>>
>>
>>>> tidak akan bermanfaat apabila dia tidak bisa memetik hikmah
>>
>>>
>>
>>>> dari kepandaiannya. Sebab biasanya, orang pandai adalah
>>
>>>
>>
>>>> orang yang hidupnya diliputi oleh hikmah. Mungkin, Anda
>>
>>>
>>
>>>> masih ingat ketika Luqman Al-Hakim, si Bijak, menasehati
>>
>>>
>>
>>>> anaknya dengan kalimat-kalimat yang indah. Dan, nasihatnya
>>
>>>
>>
>>>> itu diabadikan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an yang nama
>>
>>>
>>
>>>> surahnya juga merupakan namanya, Surah Luqman.  "Dan, janganlah kamu
>>
>>>
>>
>>>> memalingkan wajahmu dari manusia (karena sombong) dan
>>
>>>
>>
>>>> janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.
>>
>>>
>>
>>>> Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong
>>
>>>
>>
>>>> lagi membanggakan diri. Dan, sederhanalah kamu dalam
>>
>>>
>>
>>>> berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya,
>>
>>>
>>
>>>> seburuk-buruk suara adalah kedelai." (QS. Luqman [31]
>>
>>>
>>
>>>> : 18-19)  Luqman menasihati anaknya
>>
>>>
>>
>>>> agar jangan menganggap orang lain "kecil" dan
>>
>>>
>>
>>>> tidak ada apa-apanya. Seolah dia berkata,"Betapapun pandainya
>>
>>>
>>
>>>> kamu, jangan pernah remehkan orang lain. Janganlah ilmu yang
>>
>>>
>>
>>>> kamu miliki menjadikanmu angkuh dan sombong. Ingatlah, iblis
>>
>>>
>>
>>>> diusir dari surga karena kesombongan dan keangkuhannya.
>>
>>>
>>
>>>> Sederhanalah dalam berjalan sehingga orang tidak
>>
>>>
>>
>>>> menganggapmu lemah dan menghinakanmu, atau mereka
>>
>>>
>>
>>>> menganggapmu angkuh sehingga mereka takut kepadamu..... Dan,
>>
>>>
>>
>>>> bertutur katalah dengan lembut, jangan lukai telinga dan
>>
>>>
>>
>>>> hati orang dengan lidah dan suaramu. Jangan seperti keledai,
>>
>>>
>>
>>>> yang ketika ia bersuara, orang merasa terganggu dan
>>
>>>
>>
>>>> mengumpat-umpat karenanya!" (prinsip saya tegas: Jika
>>
>>>
>>
>>>> ada email-email sejenis ini tidak akan pernah saya
>>
>>>
>>
>>>> komentari. TITIK!)  -----
>>
>>>
>>
>>>> Original Message ----- From:
>>
>>>
>>
>>>> "Saidi" <[email protected]>To:
>>
>>>
>>
>>>> <[email protected]>Sent:
>>
>>>
>>
>>>> Wednesday, March 31, 2010 9:04 AMSubject:
>>
>>>
>>
>>>> Re: [Is-lam] JIL, Adakah Yang Tahu VISI dan MISI dari
>>
>>>
>>
>>>> JIL  >
>>
>>>
>>
>>>> JIL..  informasi apapun yang akan kita sampaikan ke Pak
>>
>>>
>>
>>>> Alkhorie pastinya
>>
>>>
>>
>>>> > tidak akan diterima, karena yang ada adalah informasi
>>
>>>
>>
>>>> tentang kebusukan JIL,
>>
>>>
>>
>>>> > sedangkan pak Alkhori merupakan salah satu
>>
>>>
>>
>>>> "pengagum" atau mungkin "bagian"
>>
>>>
>>
>>>> > dari pada JIL itu sendiri...
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Sebenarnya sudah menjadi rahasia umum kalo JIL itu
>>
>>>
>>
>>>> memang merupakan kaki
>>
>>>
>>
>>>> > tangan dari AS dan juga Israel...  Contohnya
>>
>>>
>>
>>>> sudah banyak, hanya saja Pak
>>
>>>
>>
>>>> > Alkhorie "tidak mau" buka mata...
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Lihat kasus gugatan uji materi UU tentang penodaan
>>
>>>
>>
>>>> agama. Dimana tokoh2 JIL
>>
>>>
>>
>>>> > seperti GD, UAA, dll di pihak penggugat, sedangkan
>>
>>>
>>
>>>> pihak yang berusaha
>>
>>>
>>
>>>> > mempertahankan UU tersebut terdiri dari MUI, Menteri
>>
>>>
>>
>>>> Agama, Menkumham,
>>
>>>
>>
>>>> > Pemerintah...  Di kasus tersebut, tokoh2 JIL
>>
>>>
>>
>>>> "berjuang" agar MK mau
>>
>>>
>>
>>>> > menghapus UU tsb, karena mereka mati2-an membela
>>
>>>
>>
>>>> Ahmadiyah....
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Dan juga, pada suatu kesempatan di acara debat di TV
>>
>>>
>>
>>>> One, ULIL justru
>>
>>>
>>
>>>> > menghina umat Islam, dan sangat memuja AS dan meminta
>>
>>>
>>
>>>> umat Islam agar
>>
>>>
>>
>>>> > belajar ke AS. selengkapnya baca artikel saya di bawah
>>
>>>
>>
>>>> yang pernah saya
>>
>>>
>>
>>>> > kirim ke milist ini tanggal 19 Maret 2010 kemarin.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Ulil JIL: Dunia Islam Paling Banyak Melanggar HAM,
>>
>>>
>>
>>>> Harus Berguru pada Obama
>>
>>>
>>
>>>> > SEMAKIN banyak berbicara, semakin terlihat
>>
>>>
>>
>>>> kejahilannya. Itulah ciri khas
>>
>>>
>>
>>>> > kelompok liberalis. Setidak-tidaknya, itu
>>
>>>
>>
>>>> diperlihatkan Ulil Abshar Abdalla
>>
>>>
>>
>>>> > dalam acara "Debat Kontroversi kedatangan
>>
>>>
>>
>>>> Obama" di studio TVOne, Jakarta,
>>
>>>
>>
>>>> > Rabu (17/3/2010).
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Dalam debat bertema "Obama Disayang Obama
>>
>>>
>>
>>>> Ditentang" itu dihadiri dua kubu
>>
>>>
>>
>>>> > yang saling berseberangan. Dari pihak yang mendukung
>>
>>>
>>
>>>> kedatangan Obama ke
>>
>>>
>>
>>>> > Indonesia, tampil dua narasumber: Ulil Abshar
>>
>>>
>>
>>>> (Jaringan Islam Liberal) dan
>>
>>>
>>
>>>> > Effendy Choirie (Partai Kebangkitan Bangsa), sedangkan
>>
>>>
>>
>>>> dari pihak yang
>>
>>>
>>
>>>> > menolak Obama diwakili oleh dua narasumber: Ismail
>>
>>>
>>
>>>> Yusanto (Hizbut Tahrir
>>
>>>
>>
>>>> > Indonesia), Ali Mocthar Ngabalin (Partai Bulan
>>
>>>
>>
>>>> Bintang).
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Debat yang disiarkan secara langsung mulai pukul pukul
>>
>>>
>>
>>>> 19.30 WIB itu dibagi
>>
>>>
>>
>>>> > dalam dua sesi yang diselingi dengan berbagai iklan.
>>
>>>
>>
>>>> Pada sesi pertama,
>>
>>>
>>
>>>> > Ismail Yusanto berdebat dengan Ulil Abshar, disusul
>>
>>>
>>
>>>> dengan debat sesi kedua
>>
>>>
>>
>>>> > antara Ali Mochtar Ngabalin dengan Effendy Choirie.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Ulil Abshar berapi-api menyatakan dukungannya terhadap
>>
>>>
>>
>>>> rencana kedatangan
>>
>>>
>>
>>>> > Obama ke Indonesia, dengan ungkapan khas Arab
>>
>>>
>>
>>>> "ahlan wa sahlan bihuduri
>>
>>>
>>
>>>> > Obama."
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Sebagai anak didik Amerika, agaknya bisa dimaklumi
>>
>>>
>>
>>>> bila Ulil sangat memuji
>>
>>>
>>
>>>> > Obama dan Amerikanya. Mungkin itulah apresiasi balas
>>
>>>
>>
>>>> jasa yang
>>
>>>
>>
>>>> > dipersembahkan kepada negara yang telah memberikan
>>
>>>
>>
>>>> beasiswa program magister
>>
>>>
>>
>>>> > di Universitas Boston, dan studi tingkat PhD di
>>
>>>
>>
>>>> Department of Near Eastern
>>
>>>
>>
>>>> > Languages and Civilizations di Universitas Harvard.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Tapi Ulil -yang lama hidup di negara Amerika- itu
>>
>>>
>>
>>>> menjadi sangat tidak wajar
>>
>>>
>>
>>>> > jika ia tidak tahu tentang Amerika. Berangkat dari
>>
>>>
>>
>>>> ketidaktahuan itulah,
>>
>>>
>>
>>>> > Ulil memuji Amerika sembari menghina Islam, lalu
>>
>>>
>>
>>>> menganjurkan umat Islam
>>
>>>
>>
>>>> > supaya belajar (baca: berkiblat) ke Amerika dalam
>>
>>>
>>
>>>> mengatasi masalah
>>
>>>
>>
>>>> > diskriminasi.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Ada pelajaran penting yang bisa diambil dari
>>
>>>
>>
>>>> pengalaman Obama di Amerika.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Ini luar biasa. Jadi orang Islam harus belajar
>>
>>>
>>
>>>> bagaimana mereka mengatasi
>>
>>>
>>
>>>> > diskriminasi. Di dalam negara Islam itu diskriminasi
>>
>>>
>>
>>>> masih banyak sekali,"
>>
>>>
>>
>>>> > kata Ulil.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Tak puas menyebut kaum Muslimin sebagai negara yang
>>
>>>
>>
>>>> kaya diskriminasi,
>>
>>>
>>
>>>> > menantu Kiyai Mustafa Bisri ini bahkan menyebut dunia
>>
>>>
>>
>>>> Islam paling banyak
>>
>>>
>>
>>>> > mengoleksi pelanggaran HAM.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > .Pelanggaran HAM paling banyak di dunia Islam. Umat
>>
>>>
>>
>>>> Islam harus belajar
>>
>>>
>>
>>>> > kepada Amerika, tegas Ulil.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Pelanggaran HAM paling banyak itu di dunia
>>
>>>
>>
>>>> Islam. Umat Islam harus belajar.
>>
>>>
>>
>>>> > Ada hal positif yang bisa diambil dari Amerika,"
>>
>>>
>>
>>>> tegasnya.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Menanggapi tudingan Ulil terhadap umat Islam, Ismail
>>
>>>
>>
>>>> Yusanto menjawab dengan
>>
>>>
>>
>>>> > santai. Juru bicara HTI ini tidak membantah langsung,
>>
>>>
>>
>>>> tapi membandingkan
>>
>>>
>>
>>>> > pendapat Ulil yang bertolak belakang dengan data
>>
>>>
>>
>>>> Amnesti Internasional.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Itu tadi menurut Ulil. Bahwa pelanggaran HAM itu
>>
>>>
>>
>>>> paling banyak di negeri
>>
>>>
>>
>>>> > Islam. Tapi menurut Amnesti Internasional, pelanggaran
>>
>>>
>>
>>>> HAM terbesar di dunia
>>
>>>
>>
>>>> > itu Amerika, yang sekarang presidennya Barrack
>>
>>>
>>
>>>> Obama," jelas dia.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Mana yang lebih kredibel, Saudara Ulil atau
>>
>>>
>>
>>>> Amnesti Internasional?" tanya
>>
>>>
>>
>>>> > dia.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Ulil nampak kaget dan tidak percaya dengan pernyataan
>>
>>>
>>
>>>> jubir HTI itu. Ulil
>>
>>>
>>
>>>> > rupanya belum pernah membaca data Amnesti
>>
>>>
>>
>>>> Internasional bahwa Amerika adalah
>>
>>>
>>
>>>> > pelaku pelanggaran HAM terbesar di dunia. Ulil pun
>>
>>>
>>
>>>> tidak terima jika bapak
>>
>>>
>>
>>>> > asuhnya disebut sebagai pelanggar HAM terbesar di
>>
>>>
>>
>>>> dunia.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Saya minta dibuktikan kalau data itu ada,"
>>
>>>
>>
>>>> protes dia.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Silakan, itu sudah berulangkali dilansir di
>>
>>>
>>
>>>> media," jawab Ismail.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Ulil yang belum membaca data itu, spontan berkata,
>>
>>>
>>
>>>> "Saya sih nggak percaya!"
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Pada debat sesi kedua,  meski yang dihadapinya
>>
>>>
>>
>>>> bukan Ulil, tapi Ali Mukhtar
>>
>>>
>>
>>>> > Ngabalin masih menyempatkan untuk menyindir Ulil.
>>
>>>
>>
>>>> Tidak terima umat Islam
>>
>>>
>>
>>>> > disuruh belajar kepada Amerika untuk mengatasi
>>
>>>
>>
>>>> diskriminasi dan pelanggaran
>>
>>>
>>
>>>> > HAM, salah satu pendiri Gerakan Indonesia Bersih (GIB)
>>
>>>
>>
>>>> ini menyemprot Ulil
>>
>>>
>>
>>>> > agar jangan menjadi "jongos" Amerika,
>>
>>>
>>
>>>> sembari mengutip petuah Bung Karno.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Ingat pesan Soekarno, kita boleh berteman dengan
>>
>>>
>>
>>>> Amerika, tapi jangan
>>
>>>
>>
>>>> > mentang-mentang menerima beasiswa dari Amerika,
>>
>>>
>>
>>>> kemudian menjadi jongos
>>
>>>
>>
>>>> > Amerika!" tegasnya.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > .Jangan mentang-mentang menerima beasiswa dari
>>
>>>
>>
>>>> Amerika, kemudian menjadi
>>
>>>
>>
>>>> > jongos Amerika!" tegas Ali Mochtar.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Ia juga mengingatkan agar para intelektual tidak
>>
>>>
>>
>>>> berpikir picik menjadi
>>
>>>
>>
>>>> > boneka Amerika hanya karena dapat beasiswa dari
>>
>>>
>>
>>>> Amerika.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Jangan mentang-mentang belajar di Amerika
>>
>>>
>>
>>>> kemudian menjadi corong Amerika,
>>
>>>
>>
>>>> > menjadi boneka," ujarnya.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Mantan anggota DPR RI dari PBB ini juga memperingatkan
>>
>>>
>>
>>>> bahwa sejak dulu
>>
>>>
>>
>>>> > kedatangan presiden Amerika ke Indonesia tidak pernah
>>
>>>
>>
>>>> membawa manfaat bagi
>>
>>>
>>
>>>> > Indonesia, malah memperluas jajahannya. Antara lain
>>
>>>
>>
>>>> Obama datang ke
>>
>>>
>>
>>>> > Indonesia dalam rangka evaluasi terhadap kontrak kerja
>>
>>>
>>
>>>> Freeport, Chievron,
>>
>>>
>>
>>>> > ExxonMobil, dll. Kembali, ia mengingatkan petuah Bung
>>
>>>
>>
>>>> Karno.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Soekarno pernah mengajarkan kepada kita, Amerika
>>
>>>
>>
>>>> itu tidak pernah
>>
>>>
>>
>>>> > menawarkan sesuatu yang baik kepada negara-negara
>>
>>>
>>
>>>> berkembang atau dunia
>>
>>>
>>
>>>> > ketiga. Itu sebabnya, Amerika harus kita setrika,
>>
>>>
>>
>>>> Inggris kita linggis!
>>
>>>
>>
>>>> > Masak kita intelektual masak berpikir sepicik
>>
>>>
>>
>>>> itu?" pungkasnya.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Amnesti Internasional: AS Terbanyak Langgar HAM dalam
>>
>>>
>>
>>>> 50 tahun terakhir
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Dalam konferensi pers di London (26/5/2004), Amnesti
>>
>>>
>>
>>>> Internasional, sebuah
>>
>>>
>>
>>>> > LSM HAM internasional yang berbasis di London ini
>>
>>>
>>
>>>> melaporkan bahwa Amerika
>>
>>>
>>
>>>> > Serikat (AS) adalah pelaku pelanggaran HAM terburuk di
>>
>>>
>>
>>>> seluruh dunia, selama
>>
>>>
>>
>>>> > 50 tahun terakhir, sejak negara adidaya itu
>>
>>>
>>
>>>> mengeluarkan kebijakan perang
>>
>>>
>>
>>>> > terhadap terorisme dan invasinya ke Iraq. Berita ini
>>
>>>
>>
>>>> dilansir berbagai media
>>
>>>
>>
>>>> > internasional semisal AFB, BBC, dan lain-lain.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Sekjen Amnesti International, Irene Khan mengatakan,
>>
>>>
>>
>>>> negara-negara berkuasa
>>
>>>
>>
>>>> > yang menyumbangkan pasukan tentara untuk Iraq telah
>>
>>>
>>
>>>> mengabaikan hukum
>>
>>>
>>
>>>> > internasional dengan mengorbankan HAM secara
>>
>>>
>>
>>>> `membabi-buta' atas nama
>>
>>>
>>
>>>> > keamanan.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Agenda keamanan dunia yang diperjuangkan oleh AS
>>
>>>
>>
>>>> tidak mempunyai visi dan
>>
>>>
>>
>>>> > prinsip yang jelas," kata Irena.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Perbuatannya melanggar HAM di negara sendiri,
>>
>>>
>>
>>>> sikapnya menutup mata
>>
>>>
>>
>>>> > terhadap insiden-insiden dan penyiksaan di luar negeri
>>
>>>
>>
>>>> serta penggunaan
>>
>>>
>>
>>>> > kekerasan pasukan dengan sewenang-wenang telah
>>
>>>
>>
>>>> menggugat keadilan serta
>>
>>>
>>
>>>> > menjadikan dunia ini lebih berbahaya," katanya.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Laporan tersebut juga mengungkapkan butir-butir
>>
>>>
>>
>>>> terperinci mengenai
>>
>>>
>>
>>>> > pembunuhan warga sipil oleh pasukan penjajah AS di
>>
>>>
>>
>>>> Iraq dan juga mengenai
>>
>>>
>>
>>>> > siksaan yang pasukannya atas tahanan Iraq.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > .Lebih dari 600 warga negara asing ditahan tanpa
>>
>>>
>>
>>>> tuduhan yang jelas atau
>>
>>>
>>
>>>> > proses hukum, di penjara Guantanamo, Kuba. AS juga
>>
>>>
>>
>>>> menahan sejumlah
>>
>>>
>>
>>>> > tawanannya di beberapa lokasi yang tidak diketahui.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Invasi dan penguasaan wilayah Iraq oleh otoritas yang
>>
>>>
>>
>>>> dibentuk negara-negara
>>
>>>
>>
>>>> > koalisi, menyebabkan ribuan orang di Iraq ditahan.
>>
>>>
>>
>>>> Laporan itu juga
>>
>>>
>>
>>>> > menyebutkan, ratusan orang dari sekitar 40 negara,
>>
>>>
>>
>>>> dipenjarakan AS tanpa
>>
>>>
>>
>>>> > proses hukum di Afghanistan.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Laporan Amnesti International itu juga menyentil sikap
>>
>>>
>>
>>>> AS terhadap ratusan
>>
>>>
>>
>>>> > orang dari berbagai belahan dunia yang terus ditahan
>>
>>>
>>
>>>> oleh AS tanpa dakwaan
>>
>>>
>>
>>>> > di Guantanamo, Kuba.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "Lebih dari 600 warga negara asing ditahan tanpa
>>
>>>
>>
>>>> tuduhan yang jelas atau
>>
>>>
>>
>>>> > proses hukum, di penjara Guantanamo, Kuba. Mereka
>>
>>>
>>
>>>> tidak diberi akses ke
>>
>>>
>>
>>>> > keluarga atau ke penasihat hukum. Orang-orang ini
>>
>>>
>>
>>>> ditahan atas dugaan
>>
>>>
>>
>>>> > terkait dengan Al-Qaeda. Selain di Guantanamo, diduga
>>
>>>
>>
>>>> AS menahan sejumlah
>>
>>>
>>
>>>> > tawanannya di beberapa lokasi yang tidak
>>
>>>
>>
>>>> diketahui," papar laporan tersebut.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Irene menyatakan, perang terhadap terorisme seharusnya
>>
>>>
>>
>>>> dibarengi dengan
>>
>>>
>>
>>>> > upaya melindungi hak asasi manusia, tapi pada
>>
>>>
>>
>>>> kenyataannya, kampanye
>>
>>>
>>
>>>> > antiterorisme dan perlindungan terhadap hak asasi
>>
>>>
>>
>>>> manusia, saling
>>
>>>
>>
>>>> > bertentangan.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Irena mengatakan, dunia telah melihat kenyataan yang
>>
>>>
>>
>>>> sebenarnya, setelah
>>
>>>
>>
>>>> > foto-foto penyiksaan dan pelecehan di penjara Abu
>>
>>>
>>
>>>> Guraib tersebar di
>>
>>>
>>
>>>> > masyarakat luas. Ini adalah konsekuensi logis, dari
>>
>>>
>>
>>>> perburuan yang membabi
>>
>>>
>>
>>>> > buta yang dilakukan AS sejak peristiwa 11 September.
>>
>>>
>>
>>>> AS telah mengabaikan
>>
>>>
>>
>>>> > dan menempatkan dirinya diluar sistem hukum yang ada.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > .AS telah kehilangan moral dan potensinya untuk
>>
>>>
>>
>>>> melakukan segalanya dengan
>>
>>>
>>
>>>> > cara yang damai, kata Irene.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > "AS telah kehilangan moral dan potensinya untuk
>>
>>>
>>
>>>> melakukan segalanya dengan
>>
>>>
>>
>>>> > cara yang damai," kata Irene dalam keterangan
>>
>>>
>>
>>>> persnya di London.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Amnesti Internasional menyatakan, pihak Departemen
>>
>>>
>>
>>>> Kehakiman AS telah
>>
>>>
>>
>>>> > mengakui ada problem besar dalam menangani ratusan
>>
>>>
>>
>>>> tahanan warga negara
>>
>>>
>>
>>>> > asing sejak peristiwa 11 September.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Selain tidak memberikan akses pada keluarganya, AS
>>
>>>
>>
>>>> juga tidak memberi akses
>>
>>>
>>
>>>> > agar para tahanan bisa didampingi pengacara agar
>>
>>>
>>
>>>> proses hukumnya bisa segera
>>
>>>
>>
>>>> > dilakukan. Selain itu, bukti-bukti menunjukkan adanya
>>
>>>
>>
>>>> pola penyiksaan fisik
>>
>>>
>>
>>>> > maupun verbal yang dilakukan oleh para penyidik.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Amnesti Internasional juga memaparkan pelanggaran Ham
>>
>>>
>>
>>>> lainnya yang dilakukan
>>
>>>
>>
>>>> > AS, antara lain, penahanan sekitar 6.000 anak-anak
>>
>>>
>>
>>>> migran dengan tuduhan
>>
>>>
>>
>>>> > melakukan kenakalan remaja. Anak-anak ini ditahan
>>
>>>
>>
>>>> sampai berbulan-bulan.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Disamping itu, polisi dan penjaga penjara di AS, telah
>>
>>>
>>
>>>> menyalahgunakan
>>
>>>
>>
>>>> > senjata dan menggunakan bahan kimia terhadap para
>>
>>>
>>
>>>> tahanannya, yang
>>
>>>
>>
>>>> > menyebabkan kasus tewasnya sejumlah tahanan di penjara
>>
>>>
>>
>>>> AS.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > .Amnesti Internasional juga memaparkan pelanggaran Ham
>>
>>>
>>
>>>> lainnya yang
>>
>>>
>>
>>>> > dilakukan AS, antara lain, penahanan sekitar 6.000
>>
>>>
>>
>>>> anak-anak migran dengan
>>
>>>
>>
>>>> > tuduhan kenakalan remaja, sampai berbulan-bulan.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Amnesti Internasional juga mengkritisi penerapan
>>
>>>
>>
>>>> hukuman mati di AS.
>>
>>>
>>
>>>> > Sepanjang tahun 2003, sudah 65 orang yang menjalani
>>
>>>
>>
>>>> hukuman mati di AS.
>>
>>>
>>
>>>> > Total, sudah ada 885 orang yang menjalani hukuman mati
>>
>>>
>>
>>>> sejak AS menerapkan
>>
>>>
>>
>>>> > kembali hukuman itu pada tahun 1976. AS dinilai juga
>>
>>>
>>
>>>> telah melanggar aturan
>>
>>>
>>
>>>> > internasional dalam menerapkan hukuman mati ini,
>>
>>>
>>
>>>> karena telah mengenakkannya
>>
>>>
>>
>>>> > pada anak dibawah umur 18 tahun.
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Yang paling hangat, Amnesti Internasional, mengkritik
>>
>>>
>>
>>>> AS karena berupaya
>>
>>>
>>
>>>> > mendapatkan kekebalan hukum dari pengadilan
>>
>>>
>>
>>>> internasional bagi tentaranya
>>
>>>
>>
>>>> > yang melakukan kejahatan perang. [taz/dari berbagai
>>
>>>
>>
>>>> sumber]
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > Sumber:
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>> http://www.voa-islam.com/trivia/liberalism/2010/03/18/4019/ulil-jildunia-isl
>>
>>> am-paling-banyak-melanggar-hamharus-berguru-pada-obama/
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> > _______________________________________________
>>
>>>
>>
>>>> > Is-lam mailing list
>>
>>>
>>
>>>> > [email protected]
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> >
>>
>>>
>>
>>>> -----Inline Attachment Follows-----
>>
>>>
>>
>>>>
>>
>>>
>>
>>>> _______________________________________________
>>
>>>
>>
>>>> Is-lam mailing list
>>
>>>
>>
>>>> [email protected]
>>
>>>
>>
>>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>>>
>>
>>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> _______________________________________________
>>
>>>
>>
>>> Is-lam mailing list
>>
>>>
>>
>>> [email protected]
>>
>>>
>>
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>>
>>
>>> _______________________________________________
>>
>>>
>>
>>> Is-lam mailing list
>>
>>>
>>
>>> [email protected]
>>
>>>
>>
>>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>>>
>>
>>>
>>
>> _______________________________________________
>>
>> Is-lam mailing list
>>
>> [email protected]
>>
>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke