On 4/7/10, Fahru <[email protected]> wrote: > ini bukan yg mana aman bin nyaman naik mobil/motor, tapi sisi keamanan diri > pengguna kendraan bermotor & org lain. org lbh suka naik mobil/motor kan > punya pertimbangan sendiri.
> masing2 juga punya resiko sendiri2. > motor mesti helm, mobil mesti seat belt. Betul sekali. Saya sendiri berat menggunakan seat belt sebetulnya, karena agak menekan dada / saluran pernafasan. Sehingga kadang membuat asma kambuh. Tapi karena peraturan, ya.... tentu harus kita ikuti :) Salam, HS > lha soal celaka badan yg ke gilas > atw bdn terkunci dlm mobil itu cerita lain. > > > W902 > > ---- Original message ---- > From: A Nizami <[email protected]> > Sent: > To: [email protected] > Subject: Re: [Is-lam] helm SNI aman.... > > Masalahnya bukan helm SNInya. Tapi sepeda motornya itu. Meski helm SNI bisa > meminimalisir, tetap saja sepeda motor itu aman. Sebab helm itu melindungi > kepala. Tapi bagaimana dengan leher yang bisa patah karena benturan atau pun > dada dan perut? > > Saya google dgn keyword di bawah, datanya cukup banyak. > > sepeda motor tewas tergilas truk > > Saya pribadi pernah melihat korban pengemudi motor yang tewas meski pakai > helm karena badannya tergilas ban truk. Lebar ban truk antara 40-50 cm dan > berat truk dapat mencapai 6 ton lebih, sementara helm SNI paling ukurannya > 30 cm dan menahan berat tidak lebih dari 1 ton. > > Jadi LEBIH aman ya naik mobil. Apalagi jika berempat atau lebih dengan istri > dan anak2. > === > Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits > http://media-islam.or.id > Milis Ekonomi Nasional: [email protected] > Belajar Islam via SMS: > http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone > > > --- Pada Sel, 6/4/10, Harry Sufehmi <[email protected]> menulis: > >> Dari: Harry Sufehmi <[email protected]> >> Judul: Re: [Is-lam] helm SNI aman.... >> Kepada: [email protected] >> Tanggal: Selasa, 6 April, 2010, 10:07 AM >> andryansyah rivai wrote : >> > Penerapan standar kok dipilih-pilih, ada apa???? >> >> Karena data membuktikan, >> bahwa cedera kepala adalah yang PALING banyak & fatal. >> >> Silakan Anda bisa cek sendiri via Google. >> >> >> On 4/6/10, A Nizami <[email protected]> >> wrote: >> > Sebetulnya sepeda motor meski pakai helm SNI, dsb, >> tetap saja tidak aman. >> > Jika keserempet jatuh, kemudian ada kendaraan entah >> dari belakang atau dari >> > depan yang menggilas, umumnya korban tewas seketika. >> >> Ada datanya pak? >> >> Tentang helm -- Polri berusaha mewajibkan helm sejak 1971 >> karena >> statistik membuktikan bahwa 61.7 % korban tewas di >> kecelakaan motor >> adalah karena cedera di kepala. (1) >> >> Beberapa informasi tambahan : (2) >> >> 46. The most deadly injuries to the accident victims were >> injuries to >> the chest and head. >> 47. The use of the safety helmet is the single critical >> factor in the >> prevention of reduction of head injury; the safety helmet >> which >> complies with FMVSS 218 is a significantly effective >> injury >> countermeasure. >> 48. Safety helmet use caused no attenuation of critical >> traffic >> sounds, no limitation of precrash visual field, and no >> fatigue or loss >> of attention; no element of accident causation was related >> to helmet >> use. >> 49. FMVSS 218 provides a high level of protection in >> traffic >> accidents, and needs modification only to increase coverage >> at the >> back of the head and demonstrate impact protection of the >> front of >> full facial coverage helmets, and insure all adult sizes >> for traffic >> use are covered by the standard. >> 50. Helmeted riders and passengers showed significantly >> lower head and >> neck injury for all types of injury, at all levels of >> injury severity. >> >> >> Berbagai informasi tambahan seputar helm: >> http://en.wikipedia.org/wiki/Motorcycle_helmet >> >> >> Jend. Hoegeng mengorbankan karirnya di tahun 1971 dengan >> memberlakukan >> peraturan yang penting - namun tidak populer di mata >> masyarakat : >> Wajib Helm. >> Mudah-mudahan pengorbanan beliau tidak sia-sia. (3) >> >> >> >> > Ada baiknya pemerintah mendukung industri mobil lokal >> yang harganya mulai >> > dari Rp 24 juta dengan konsumsi BBM sampai 1:40 (1 >> liter bisa 40 km). Ini >> > selain menghemat BBM, terjangkau oleh rakyat, membuka >> lapangan kerja, juga >> > lebih aman bagi rakyat ketimbang sepeda motor. Karena >> kecil (sekitar 1/3 >> > Innova) harusnya tidak terlalu memenuhi jalan. >> > >> > http://infoindonesia.wordpress.com/2009/02/06/mobil-nasional-gea-buatan-inka-seharga-rp-50-juta/ >> >> >> " > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
