Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 3

 

Sudah bawaan manusia suka yang berbeda, sudah kegemaran manusia sering ingin
tampil beda. Maka akibat tidak mendengarkan Tuhan mengatakan agama sama,
terjadilah malapetaka dan pertumpahan darah tidak bisa dielak-an dan
perselisihan tidak bisa dihindari, karena LELAH akan hal yang demikian, maka
munculah PAHAM yang diusung oleh manusia itu sendiri, apakah PAHAM tersebut
dapat diterima, hanyalah sejarah dan waktu yang akan membuktikan. Paham
tersebut muncul karena salah satu alasanya adalah yang tertulis dibawah ini:

 

Pengikut AGAMA A, mengatakan AGAMA A yang paling benar, sesuai rujukan
terhadap kitab suci AGAMA A, demikan pula,

Pengikut AGAMA B, mengatakan AGAMA B yang paling benar, sesuai rujukan
terhadap kitab suci AGAMA B, demikan pula,

Pengikut AGAMA C, mengatakan AGAMA C yang paling benar, sesuai rujukan
terhadap kitab suci AGAMA C, demikan pula,

Pengikut AGAMA D, mengatakan AGAMA D yang paling benar, sesuai rujukan
terhadap kitab suci AGAMA D, demikan pula,

Pengikut AGAMA E, mengatakan AGAMA E yang paling benar, sesuai rujukan
terhadap kitab suci AGAMA E, demikan pula,

 

Kalau sudah demikian, siapakah yang paling benar? Yang terbaik adalah apa
yang di-YAKINI BENAR, silahkan saja terus diyakini, tanpa harus ter-USIK
dengan keadaan disekitar. Terus lanjutkan kerukunan antar beragama sesuai
dengan keyakinan masing-masing. Makanya untuk hal-hal demikian, KEBENARAN
itu adalah hal yang RELATIVE. Dan tidak perlu saling menyalahkan. Tapi
alangkah bijak dan patut dipertimbangkan sesuai dengan judul diatas yaitu
Tuhan Mengatakan Agama Sama, sebaiknya sebagai manusia, haruslah, SAMIKNA WA
ATHAKNA, ATHIULLAH WA ATHIUL-RASUL.

 

Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama
Berbeda?  Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal
dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama
Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena
telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

================================================================

 

Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 2

 

Jika dibaca bagaimana sejarah nabi Muhammad SAW meneruskan dakwah dari
nabi-nabi sebelum beliau, kalau secara bijak dibaca dan di-IQRA', IQRA" dan
di IQRA' lagi Al-Qur'an dan Al-Hadits disitu insya Allah dan Alhamdulillah
dan Masya Allah akan terbentang Kalamullah dan Kalamullah yang secara
EX-PLISIT akan ter-FAKTA-kan yang sesuai dengan judul diatas  Tuhan
Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda. Dalam ajaran akhlak
mulia ada terdapat statement yang sangat Indah, Damai dan sungguh Mulia
yaitu "Apabila kamu mengajarkan ilmu allah yang kamu ketahui, maka Allah
akan mengajari kamu dengan ilmu yang belum engkau ketahui" Masya Allah dan
Allah Maha Kariim. Sesuai dengan doa yang selalu dipanjatkan yaitu "Kullu
Syai 'iin 'Ala Ma Yuram" Semoga mereka-mereka yang belum mendapatkan Hidayah
& Rahmat Serta Syafa'at akan dibukakan hatinya sehingga hati yang tertutup
oleh suatu penyakit CURIGA dan DENGKI akan segera SEMBUH dan insya Allah
akan kembali ke jalan yang benar. Alhamdulillaah, dan Subhanallaah.

 

Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama
Berbeda?  Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal
dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama
Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena
telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

================================================================

Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda

Kalau di Iqra' al-Qur'an maka akan didapat bahwa sejak nabi Adam AS hingga
nabi Muhammad SAW (Khataman Nabiyin) akan didapat bahwa agama yang
diwahyukan adalah Agama Sama. Juga didalam al-Qur'an didapat bahwa Manusia
mengatakan Agama Berbeda. Itulah kenyataan yang ada. Makanya judul diatas
dituliskan Tuhan mengatakan agama sama, tapi mengapa manusia mengatakan
agama berbeda, masya Allah, astaghfirullah & subhanallah.

 

Sebagai manusia yang taat kepada Tuhan sesuai Athiullah wa athiul-rasul maka
penulis sangat percaya agama yang diturunkan Tuhan adalah agama sama.

 

Mengapa Tuhan di al-Qur'an mengatakan Agama Sama, itu sudah domainya Tuhan
tentu tidak perlu diwacanakan apa lagi sampai dipertanyakan.

 

Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama
Berbeda?  Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal
dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama
Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena
telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke