Yg masih ber-euphoria mengkontroversikan bilakah agama-agama itu sama ataukah berbeda, itu pertanda bhw agama masih dipersepsikan sebagai suatu obyek yg berada DI LUAR DIRI, mirip obyek ASING yg tiba-tiba menempel di luar diri, atau mirip barang2 MAINAN BARU yg dipegang dan dimainkan oleh anak-anak kecil, yang serta merta cukup gurih utk dijadikan bahan perdiskusian ataupun bahan pergunjingan dlm sebuah studi perbandingan.
Tahu agama, belum tentu merasakan agama. Tahu Tuhan, belum tentu merasakan Tuhan. Yang sudah merasakan agama, pasti ia tahu agamanya dan ia hidup dengan agamanya. Yang sudah merasakan Tuhan, pasti ia tahu Tuhannya krn ia hidup dengan Tuhannya. Dan karena itu ia tak lagi peduli apa yg dikatakan orang-orang disekitarnya tentang agama ataupun tentang Tuhan, karena baginya hidupnya sudah serba berkecukupan dengan Tuhannya. Sifat 20 sudah lebih dari cukup, dan silahkan kaji sifat-sifat tersebut di dalam diri. Temukan dan buktikan sendiri ADAnya tsb didalam diri masing-masing. Ketika kutanyakan kepada seorang anak dari keluarga kristen protestan "mana bukti bahwa tuhan itu ada?" Ketika kutanyakan kepada seorang anak dari keluarga hindu "mana bukti bahwa Tuhan itu ada?" Dan ketika kutanyakan kepada anak ku sendiri "mana bukti bahwa Allah itu ada?" . ternyata secara kompak ketiganya melontarkan jawaban yang serupa : "tuh.. ada bumi, langit, gunung, pohon, manusia yg diciptakan oleh Tuhan!". Lantas kutanyakan kpd anak ku: jika jawabanmu seperti itu lantas apa bedanya islam mu dengan kristen, hindu, atau yg lain-lainnya itu dik? Ini PR buat kamu dan setiap ulang tahunmu bapak akan selalu tanya tentang ini, siapa tahu dengan bertambah umurmu jawabanmu pun akan berubah. Kamu sendiri lah yg harus membuktikan dan jangan sekali-kali mengikuti pendapat orang lain, bahkan pendapat bapakmu sekalipun. dan anggaplah pertanyaan itu adalah hadiah ulang tahun dari bapakmu. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M Sent: Tuesday, April 13, 2010 8:50 PM To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; [email protected] Subject: [Is-lam] Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 3 Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 3 Sudah bawaan manusia suka yang berbeda, sudah kegemaran manusia sering ingin tampil beda. Maka akibat tidak mendengarkan Tuhan mengatakan agama sama, terjadilah malapetaka dan pertumpahan darah tidak bisa dielak-an dan perselisihan tidak bisa dihindari, karena LELAH akan hal yang demikian, maka munculah PAHAM yang diusung oleh manusia itu sendiri, apakah PAHAM tersebut dapat diterima, hanyalah sejarah dan waktu yang akan membuktikan. Paham tersebut muncul karena salah satu alasanya adalah yang tertulis dibawah ini: Pengikut AGAMA A, mengatakan AGAMA A yang paling benar, sesuai rujukan terhadap kitab suci AGAMA A, demikan pula, Pengikut AGAMA B, mengatakan AGAMA B yang paling benar, sesuai rujukan terhadap kitab suci AGAMA B, demikan pula, Pengikut AGAMA C, mengatakan AGAMA C yang paling benar, sesuai rujukan terhadap kitab suci AGAMA C, demikan pula, Pengikut AGAMA D, mengatakan AGAMA D yang paling benar, sesuai rujukan terhadap kitab suci AGAMA D, demikan pula, Pengikut AGAMA E, mengatakan AGAMA E yang paling benar, sesuai rujukan terhadap kitab suci AGAMA E, demikan pula, Kalau sudah demikian, siapakah yang paling benar? Yang terbaik adalah apa yang di-YAKINI BENAR, silahkan saja terus diyakini, tanpa harus ter-USIK dengan keadaan disekitar. Terus lanjutkan kerukunan antar beragama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Makanya untuk hal-hal demikian, KEBENARAN itu adalah hal yang RELATIVE. Dan tidak perlu saling menyalahkan. Tapi alangkah bijak dan patut dipertimbangkan sesuai dengan judul diatas yaitu Tuhan Mengatakan Agama Sama, sebaiknya sebagai manusia, haruslah, SAMIKNA WA ATHAKNA, ATHIULLAH WA ATHIUL-RASUL. Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama Berbeda? Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ================================================================ Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 2 Jika dibaca bagaimana sejarah nabi Muhammad SAW meneruskan dakwah dari nabi-nabi sebelum beliau, kalau secara bijak dibaca dan di-IQRA', IQRA" dan di IQRA' lagi Al-Qur'an dan Al-Hadits disitu insya Allah dan Alhamdulillah dan Masya Allah akan terbentang Kalamullah dan Kalamullah yang secara EX-PLISIT akan ter-FAKTA-kan yang sesuai dengan judul diatas Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda. Dalam ajaran akhlak mulia ada terdapat statement yang sangat Indah, Damai dan sungguh Mulia yaitu "Apabila kamu mengajarkan ilmu allah yang kamu ketahui, maka Allah akan mengajari kamu dengan ilmu yang belum engkau ketahui" Masya Allah dan Allah Maha Kariim. Sesuai dengan doa yang selalu dipanjatkan yaitu "Kullu Syai 'iin 'Ala Ma Yuram" Semoga mereka-mereka yang belum mendapatkan Hidayah & Rahmat Serta Syafa'at akan dibukakan hatinya sehingga hati yang tertutup oleh suatu penyakit CURIGA dan DENGKI akan segera SEMBUH dan insya Allah akan kembali ke jalan yang benar. Alhamdulillaah, dan Subhanallaah. Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama Berbeda? Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ================================================================ Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda Kalau di Iqra' al-Qur'an maka akan didapat bahwa sejak nabi Adam AS hingga nabi Muhammad SAW (Khataman Nabiyin) akan didapat bahwa agama yang diwahyukan adalah Agama Sama. Juga didalam al-Qur'an didapat bahwa Manusia mengatakan Agama Berbeda. Itulah kenyataan yang ada. Makanya judul diatas dituliskan Tuhan mengatakan agama sama, tapi mengapa manusia mengatakan agama berbeda, masya Allah, astaghfirullah & subhanallah. Sebagai manusia yang taat kepada Tuhan sesuai Athiullah wa athiul-rasul maka penulis sangat percaya agama yang diturunkan Tuhan adalah agama sama. Mengapa Tuhan di al-Qur'an mengatakan Agama Sama, itu sudah domainya Tuhan tentu tidak perlu diwacanakan apa lagi sampai dipertanyakan. Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama Berbeda? Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
