Assalamu'alaikum wr. wb,

Atas pelanggaran berkali-kali dari peraturan milis
(http://www.unhas.ac.id/rhiza/arsip/tarbiyah2/pakedasi.html) sbb :

4.6.1 : isi tidak jelas, namun malah melecehkan & mengata-ngatai
peserta milis lainnya
4.6.3 : contoh: Tidak semua agama sama; ref: Al-Kafirun (lakum dinukum
waliyadin)
4.6.4 : propaganda pemikiran, yang tidak pernah bisa dibuktikan
validitasnya - baik secara rasional / dalil aqli (common sense,
critical thinking, dst) maupun dalil naqli

Maka dengan ini keanggotaan [email protected] di milis ini telah dicabut

Demikian untuk informasi.
Terimakasih.



Salam,
Moderator is-lam@
a/n Tim KTPDI


On 4/13/10, Alkhori M <[email protected]> wrote:
> Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 3
>
>
>
> Sudah bawaan manusia suka yang berbeda, sudah kegemaran manusia sering ingin
> tampil beda. Maka akibat tidak mendengarkan Tuhan mengatakan agama sama,
> terjadilah malapetaka dan pertumpahan darah tidak bisa dielak-an dan
> perselisihan tidak bisa dihindari, karena LELAH akan hal yang demikian, maka
> munculah PAHAM yang diusung oleh manusia itu sendiri, apakah PAHAM tersebut
> dapat diterima, hanyalah sejarah dan waktu yang akan membuktikan. Paham
> tersebut muncul karena salah satu alasanya adalah yang tertulis dibawah ini:
>
>
>
> Pengikut AGAMA A, mengatakan AGAMA A yang paling benar, sesuai rujukan
> terhadap kitab suci AGAMA A, demikan pula,
>
> Pengikut AGAMA B, mengatakan AGAMA B yang paling benar, sesuai rujukan
> terhadap kitab suci AGAMA B, demikan pula,
>
> Pengikut AGAMA C, mengatakan AGAMA C yang paling benar, sesuai rujukan
> terhadap kitab suci AGAMA C, demikan pula,
>
> Pengikut AGAMA D, mengatakan AGAMA D yang paling benar, sesuai rujukan
> terhadap kitab suci AGAMA D, demikan pula,
>
> Pengikut AGAMA E, mengatakan AGAMA E yang paling benar, sesuai rujukan
> terhadap kitab suci AGAMA E, demikan pula,
>
>
>
> Kalau sudah demikian, siapakah yang paling benar? Yang terbaik adalah apa
> yang di-YAKINI BENAR, silahkan saja terus diyakini, tanpa harus ter-USIK
> dengan keadaan disekitar. Terus lanjutkan kerukunan antar beragama sesuai
> dengan keyakinan masing-masing. Makanya untuk hal-hal demikian, KEBENARAN
> itu adalah hal yang RELATIVE. Dan tidak perlu saling menyalahkan. Tapi
> alangkah bijak dan patut dipertimbangkan sesuai dengan judul diatas yaitu
> Tuhan Mengatakan Agama Sama, sebaiknya sebagai manusia, haruslah, SAMIKNA WA
> ATHAKNA, ATHIULLAH WA ATHIUL-RASUL.
>
>
>
> Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama
> Berbeda?  Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal
> dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama
> Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena
> telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar.
>
>
>
> Alkhori M
>
> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>
> Doha, State of Qatar
>
> ================================================================
>
>
>
> Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda, lanjutan 2
>
>
>
> Jika dibaca bagaimana sejarah nabi Muhammad SAW meneruskan dakwah dari
> nabi-nabi sebelum beliau, kalau secara bijak dibaca dan di-IQRA', IQRA" dan
> di IQRA' lagi Al-Qur'an dan Al-Hadits disitu insya Allah dan Alhamdulillah
> dan Masya Allah akan terbentang Kalamullah dan Kalamullah yang secara
> EX-PLISIT akan ter-FAKTA-kan yang sesuai dengan judul diatas  Tuhan
> Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda. Dalam ajaran akhlak
> mulia ada terdapat statement yang sangat Indah, Damai dan sungguh Mulia
> yaitu "Apabila kamu mengajarkan ilmu allah yang kamu ketahui, maka Allah
> akan mengajari kamu dengan ilmu yang belum engkau ketahui" Masya Allah dan
> Allah Maha Kariim. Sesuai dengan doa yang selalu dipanjatkan yaitu "Kullu
> Syai 'iin 'Ala Ma Yuram" Semoga mereka-mereka yang belum mendapatkan Hidayah
> & Rahmat Serta Syafa'at akan dibukakan hatinya sehingga hati yang tertutup
> oleh suatu penyakit CURIGA dan DENGKI akan segera SEMBUH dan insya Allah
> akan kembali ke jalan yang benar. Alhamdulillaah, dan Subhanallaah.
>
>
>
> Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama
> Berbeda?  Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal
> dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama
> Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena
> telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar.
>
>
>
> Alkhori M
>
> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>
> Doha, State of Qatar
>
> ================================================================
>
> Tuhan Mengatakan Agama Sama, Manusia Mengatakan Agama Berbeda
>
> Kalau di Iqra' al-Qur'an maka akan didapat bahwa sejak nabi Adam AS hingga
> nabi Muhammad SAW (Khataman Nabiyin) akan didapat bahwa agama yang
> diwahyukan adalah Agama Sama. Juga didalam al-Qur'an didapat bahwa Manusia
> mengatakan Agama Berbeda. Itulah kenyataan yang ada. Makanya judul diatas
> dituliskan Tuhan mengatakan agama sama, tapi mengapa manusia mengatakan
> agama berbeda, masya Allah, astaghfirullah & subhanallah.
>
>
>
> Sebagai manusia yang taat kepada Tuhan sesuai Athiullah wa athiul-rasul maka
> penulis sangat percaya agama yang diturunkan Tuhan adalah agama sama.
>
>
>
> Mengapa Tuhan di al-Qur'an mengatakan Agama Sama, itu sudah domainya Tuhan
> tentu tidak perlu diwacanakan apa lagi sampai dipertanyakan.
>
>
>
> Sekarang timbul pertanyaan bahwa sebagai manusia mengapa mengatakan Agama
> Berbeda?  Tentu akan sangat menarik sekali alasan-alasan yang bakal
> dituliskan. Tapi ingat mereka-mereka yang didalam al-Qur'an mengatakan Agama
> Berbeda, mereka-mereka itu adalah termasuk orang-orang yang merugi karena
> telah membantah Tuhan. Salam cool selalu dari Qatar.
>
>
>
> Alkhori M
>
> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>
> Doha, State of Qatar
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke