Nampaknya itu bukan arogan or apalah namanya, bung.

Sudah menjadi etika alam yang kecil harus tahu diri dimana dia berada
meskipun tidak berarti yang besarpun boleh sewenang-wenang.

 

Coba bandingkan di tempat lain yang kondisinya sebaliknya, itu akan terjadi
hal yang sama, adakah umat Islam yang pada posisi minoritas protes.?

 

 

  _____  

From: Risang Dipta Permana [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, September 17, 2010 11:02 AM
To: [email protected]
Subject: [***SPAM*** Score/Req: 08.70/05.00] Re: [Is-lam] Eramuslim:
Klarifikasi FPI Soal Insiden HKBP

 

Ada beberapa pernyataan yang kurang objective menurut saya.. (yang saya
terangkan dengan warna)

Bukankah banyak ummat Islam yang menutup jalan untk sholat, karena
membludaknya jama'ah..

Bukankah ada ummat islam yang membunyikan bedug keliling kampung untuk
membangunkan sahur...

Bukankah banyak ummat islam yang bertakbir keliling kampung.. membawa obor
dan membunyikan bedug..

Jadi siapa yang arogan siapa yang tertindas ini???


Dan yang saya tandai dengan warna... Menunjukkan kalimat/kata-kata
provokatif.. karena dipandang dari satu sisi saja.. ummat islam

Siapa yang menyesatkaan siapa yang tersesatkan....


Be Objective!!

Tetapi tetap ingat:

INI PERANG SAUDARA!!! Mereka jual Kita BELI!!!

Siapkan Dirimu!! Gentarkan Musuhmu!!!

  _____  

 <http://www.sithol.wordpress.com>  <http://www.sithol.wordpress.com>
regards,

 <http://www.sithol.wordpress.com>  <http://www.sithol.wordpress.com> Risang
Dipta Permana <http://www.sithol.wordpress.com> 

 <http://www.sithol.wordpress.com>  <http://www.sithol.wordpress.com>
+6281393127309

 

 

  _____  

From: musliminsuffer <[email protected]>
To: sabili <[email protected]>; is-lam <[email protected]>

bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem

Sebelum kita terburu-buru menghujat dan mencaci maki saudara kita sendiri
ttg kasus hkbp di Bekasi, ada baiknya simak dulu klarifikasi dari FPI Bekasi
berikut ini:




Eramuslim: Klarifikasi FPI Soal Insiden HKBP


Kamis, 16/09/2010 17:20 WIB

  <http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/nasional/fpi_hkbp.jpg> 

 

Setelah lima hari pasca insiden yang disebut sebagian besar media massa
sebagai tindak kekerasan ormas Islam tertentu terhadap pendeta dan jamaat
HKBP, akhirnya Front Pembela Islam Bekasi Raya mengeluarkan sejumlah
klarifikasi.

 

Di antara isi klarifikasi insiden yang akhirnya menyudutkan FPI sebagai
tertuduh adalah sebagai berikut:

 

1. Selama dua puluh tahun, umat Islam Bekasi telah menunjukkan KETINGGIAN
SIKAP TOLERANSI dan KEBESARAN JIWA terhadap Huria Kristen Batak Protestan
(HKBP) dengan membiarkan jemaatnya melakukan kebaktian setiap Ahad di rumah
tinggal seorang warga perumahan Mustika Jaya - Ciketing - Bekasi.

 

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tidak pernah keberatan, apalagi usil dan
mengganggu ibadah Jemaat HKBP di tempat tersebut.

 

Dua puluh tahun, umat Islam Bekasi tetap tidak protes dengan adanya Jemaat
HKBP yang datang dari luar perumahan, bahkan luar Bekasi, ke tempat
tersebut.

 

Namun, setelah dua puluh tahun, seiring dengan makin banyaknya Jemaat HKBP
yang datang ke tempat tersebut dari berbagai daerah, maka Jemaat HKBP mulai
tidak terkendali. Bahkan Jemaat HKBP mulai arogan, tidak ramah lingkungan,
tidak menghargai warga sekitar yang mayoritas muslim, seenaknya menutup
jalan perumahan untuk setiap kegiatan mereka, bertingkah bak penguasa,
merusak tatanan kehidupan bertetangga, menciptakan berbagai problem sosial
dan hukum. Puncaknya, HKBP ingin menjadikan rumah tinggal tersebut sebagai
GEREJA LIAR.

 

Setelah dua puluh tahun, umat Islam Bekasi, khususnya warga perumahan
Mustika Jaya - Ciketing, mulai gerah dan merasa terganggu dengan pola
tingkah Jemaat HKBP yang semakin hari semakin arogan, bahkan nekat
memanipulasi perizinan warga sekitar untuk GEREJA LIAR mereka.

Sekali pun kesal, kecewa dan marah, umat Islam Bekasi tetap patuh hukum dan
taat undang-undang. GEREJA LIAR HKBP di Ciketing diprotes dan digugat
melalui koridor hukum yang sah, sehingga akhirnya GEREJA LIAR tersebut
disegel oleh Pemkot Bekasi. Tapi HKBP tetap ngotot dengan GEREJA LIAR nya,
bahkan solusi yang diberikan Pemkot Bekasi untuk dipindahkan ke tempat lain
secara sah dan legal pun ditolak.

 

2. HKBP menebar FITNAH bahwa umat Islam Bekasi melarang mereka beribadah dan
mengganggu rumah ibadah mereka. Lalu secara demonstratif jemaat HKBP setiap
Ahad keliling melakukan KONVOI RITUAL LIAR dengan berjalan kaki, dari GEREJA
LIAR yang telah disegel ke lapangan terbuka dalam perumahan di depan batang
hidung warga muslim Ciketing, dengan menyanyikan lagu-lagu gereja, tanpa
mempedulikan perasaan dan kehormatan warga muslim disana.

 

Akhirnya, terjadi insiden bentrokan antara HKBP dengan warga muslim Ciketing
pada Ahad 8 Agustus 2010, tiga hari sebelum Ramadhan 1431 H. Dalam insiden
tersebut, dua pendeta HKBP sempat mengeluarkan PISTOL dan menembakkannya.

 

3. Di saat umat Islam Bekasi masih dalam suasana Idul Fithri, pada Ahad 3
Syawwal 1431 H / 12 September 2010 M, Pendeta dan ratusan Jemaat HKBP
kembali melakukan provokasi dengan menggelar KONVOI RITUAL LIAR sebagaimana
yang dulu sering mereka lakukan. Sehingga, terjadilah insiden bentrokan
antara 200 orang HKBP dengan 9 IKHWAN WARGA BEKASI yang berpapasan saat
konvoi. Peristiwa tersebut DIDRAMATISIR oleh HKBP sebagai penghadangan dan
penusukan pendeta.

 

Media pun memelintir berita peristiwa tersebut, sehingga terjadi PENYESATAN
OPINI. Akhirnya, banyak anggota masyarakat menjadi KORBAN MEDIA, termasuk
Presiden sekali pun.

 

4. Peristiwa Ahad 3 Syawwal 1431 H / 12 Sept 2010 M, BUKAN perencanaan tapi
insiden, BUKAN penghadangan tapi perkelahian, BUKAN penusukan tapi tertusuk,
karena 9 warga Bekasi yang dituduh sebagai pelaku adalah IKHWAN yang sedang
lewat berpapasan dengan KONVOI RITUAL LIAR yang dilakukan 200 HKBP bersama
beberapa pendetanya di lingkungan perkampungan warga muslim Ciketing. Lalu
terjadi perkelahian, saling pukul, saling serang, saling tusuk dan saling
terluka.

Pendeta dan jemaat HKBP yang dirawat di Rumah Sakit dibesuk pejabat tinggi,
mendapat perhatian khusus Presiden dan Menteri, namun siapa peduli dengan
warga Bekasi yang juga terluka dan dirawat di Rumah Sakit? Bahkan salah
seorang dari 9 warga Bekasi tersebut, justru ditangkap saat sedang dirawat
di sebuah Rumah Sakit akibat luka sabetan senjata tajam HKBP.

 

Karena itu, mari gunakan LOGIKA SEHAT : Jika peristiwa tersebut PERENCANAAN,
mana mungkin 9 ikhwan melakukannya secara terang-terangan dengan busana
muslim dan identitas terbuka! Jika peristiwa tersebut PENGHADANGAN, mana
mungkin 9 orang menghadang 200 orang, apa tidak sebaliknya?! Jika peristiwa
tersebut PENUSUKAN, mana mungkin 9 ikhwan lebam-lebam, luka, patah tangan,
bahkan ada yang tertusuk juga !

 

5. Soal PENON-AKTIFAN Ketua FPI Bekasi Raya oleh DPP-FPI bukan karena salah,
tapi untuk melancarkan roda organisasi FPI Bekasi Raya yang teramat BERAT
tantangannya, sekaligus meringankan beban tugas sang Ketua yang sedang
menghadapi UJIAN BERAT dalam menghadapi tuduhan dan proses hukum. Jadi,
putusan tersebut sudah tepat.

 

6. Ketua FPI Bekasi Raya, baru disebut-sebut namanya saja oleh pihak
kepolisian, sudah dengan gagah langsung menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya
secara sukarela didampingi DPP-FPI untuk diperiksa. Dan siap menjalani
proses hukum bila dinilai bertanggung-jawab dalam insiden Bekasi, walau pun
beliau tidak ada di lokasi kejadian. Bandingkan dengan SIKAP PENGECUT Pemred
Palyboy Erwin Arnada yang melarikan diri dari VONIS DUA TAHUN PENJARA yang
sudah ditetapkan Mahkamah Agung sejak 29 Juli 2009.

 

7. Bagi segenap pengurus, anggota, aktivis, laskar dan simpatisan FPI dari
Pusat hingga ke Daerah, bahwa Ketua FPI Bekasi Raya adalah PEJUANG bukan
pecundang. Beliau TIDAK ADA DI LOKASI kejadian saat peristiwa. Beliau hanya
kirim SMS AJAKAN kepada umat Islam untuk membela warga Ciketing beberapa
hari sebelum peristiwa, tapi dituduh sebagai provokator, sedang Para Pendeta
HKBP yang mengajak, membawa dan memimpin massa Kristen serta memprovokasi
warga muslim dengan KONVOI RITUAL LIAR, tak satu pun diperiksa.




__________ NOD32 5413 (20100831) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke