Itu baru draft.
Tulisan terus saya lengkapi dan sempurnakan.
Tambahan dari Alkitab juga saya muat. Bisa dibaca selengkapnya di:
http://media-islam.or.id/2010/10/27/isa-atau-yesus-hanya-manusia-bukan-tuhanallah

Di antaranya:
Sebetulnya ucapan Yesus saat disalib yang mengatakan “Eli, Eli, lama 
sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 
sudah merupakan bukti nyata bahwa Yesus bukan Tuhan/Allah:

“Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau 
meninggalkan Aku? (Matius 27:46)?

Silsilah Yesus Kristus

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak 
Ishak, Ishak memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda dan saudara-saudaranya 
…. Yakub memperanak Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut 
Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).

Tuhan tidak mungkin punya silsilah atau orang-tua dan nenek moyang. Silsilah di 
atas merupakan bukti kuat Yesus bukan Tuhan.

Kelahiran Yesus Kristus

“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena 
Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Matius 1 : 21).

“(Jibril) berkata, “Aku hanyalah utusan Tuhan-mu untuk memberikan kepadamu 
seorang anak laki-laki yang suci.” (Qs 19 Maryam 19).

Tuhan tidak mungkin dilahirkan oleh seorang manusia. Ayat di atas merupakan 
bukti Yesus bukan Tuhan.

Yesus berpuasa dan merasa lapar

“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah 
Yesus.” (Matius 4:2).

Tuhan tidak mungkin merasa lapar/haus.

Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah. Bukan dirinya:

“Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau 
harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. 
(Matius 4:10).

Kalau kita berpikir dengan akal sehat, tidak mungkin Tuhan/Allah mengucapkan 
kalimat “Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Silsilah Yesus Kristus

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanak 
Ishak, Ishak memperanak Yakub, Yakub memperanak Yehuda dan saudara-saudaranya 
…. Yakub memperanak Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut 
Kritus …… (Matius 1 : 1 …… dst).

Tuhan tidak mungkin punya silsilah atau orang-tua dan nenek moyang. Silsilah di 
atas merupakan bukti kuat Yesus bukan Tuhan.

Kelahiran Yesus Kristus

“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena 
Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Matius 1 : 21).

“(Jibril) berkata, “Aku hanyalah utusan Tuhan-mu untuk memberikan kepadamu 
seorang anak laki-laki yang suci.” (Qs 19 Maryam 19).

Tuhan tidak mungkin dilahirkan oleh seorang manusia. Ayat di atas merupakan 
bukti Yesus bukan Tuhan.

Yesus berpuasa dan merasa lapar

“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah 
Yesus.” (Matius 4:2).

Tuhan tidak mungkin merasa lapar/haus.

Yesus menyuruh hanya menyembah kepada Allah. Bukan dirinya:

“Maka berkatalah Yesus kepadanya :”Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau 
harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya Dia sajalah engkau berbakti!”. 
(Matius 4:10).

Yesus tidak tahu hari kiamat:
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun tahu , malaikat-malaikat di 
sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36)

Tidak mungkin Tuhan tidak tahu hari kiamat. Jadi Yesus bukan Tuhan.

Yesus pergi berdoa di Getsmani:
“Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama 
Getsmani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Duduklah disini sementara 
Aku pergi ke sana untuk berdoa.” (Matius 26:36)

Allah itu tempat kita berdoa. Jadi bukan Tuhan yang berdoa/meminta.

Anak Manusia, diolok-olok, diludahi dan dibunuh:

“Kata-Nya : “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak manusia akan diserahkan 
kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia 
hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak 
mengenal Allah, (34) dan Ia akan diolok-olok, diludahi, disesah dan dibunuh, 
dan sesudah tiga hari ia akan bangkit.” (Markus 10:33-34).

Tuhan adalah Maha Perkasa dan Maha Kuat. Tidak mungkin Tuhan bisa diludahi dan 
dibunuh oleh manusia.

===

Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits

http://media-islam.or.id

Milis Ekonomi Nasional: [email protected]

Haji ONH Plus 2010 Mulai dari US$ 6.500:

http://media-islam.or.id/2010/05/09/paket-haji-onh-plus-2010-mulai-dari-us-6-000/

--- Pada Rab, 27/10/10, hamami <[email protected]> menulis:

Dari: hamami <[email protected]>
Judul: Re: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 09.50/05.00] Isa atau Yesus Hanya 
Manusia. Bukan Tuhan/Allah
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 27 Oktober, 2010, 9:49 PM




 
 

 

 

 







Waalaikum salam, 

   

Kang Nizami, 

Biar lebih objektif, ucapan atau ungkapan yang seperti
ini atau yang senada, ada jugakah didalam Injil….? 

   

Nabi Isa sekali-kali tidak
pernah meminta/menyuruh man usi a
untuk menyembahnya sebagai Tuhan. Itu jalan yang sesat. 

   

“Dan (ingatlah)
ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan
kepada man usi a: "Jadikanlah aku
dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, 
tidaklah patut bagiku mengatakan apa
yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah
Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang
ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang
ghaib-ghaib." [Al Maa-idah 116] 

   

Atau “mungkin” ada dalam Injil ungkapan
atau ucapan dari Yesus yang mengatakan bahwa dirinya adalah Tuhan atau Anak
Tuhan sehingga pengikutnya diminta untuk menyembahnya sebagaimana yang 
terjadi…? 

   

   

Wssalam 

Hamami 

   

-----Original Message-----

From: A Nizami [mailto:[email protected]] 

Sent: Thursday, October 28, 2010 9:25 AM

To: Is-lam

Subject: [***SPAM*** Score/Req: 09.50/05.00] [Is-lam] Isa atau Yesus Hanya Man
 usi a. Bukan Tuhan/Allah

   

Assalamu'alaikum wr wb, 

   

Sering orang-orang Kristen/Nasrani mengajak ummat
Islam masuk ke agama mereka agar menyembah Yesus jadi Tuhan mereka.
Brosur-brosur mereka bagikan. Bahkan ke website-website Islam pun mereka masuk
dengan komentar yang meski memakai ayat-ayat Al Qur’an yang mereka
rubah-rubah maknanya, akhirnya ujung-ujungnya mengajak ummat Islam untuk
menyembah man usi a Yesus yang mereka
jadikan sebagai Tuhan. 

   

Dalam Al Qur’an, Allah sudah menjelaskan bahwa
Isa/Yesus bukan Tuhan. Hanya man usi a
biasa. Hamba/Budak Allah yang dijadikan Nabi. Lihatlah ayat di bawah: 

   

“Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui
batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang
benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah yang
diciptakan dengan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan dengan
tiupan roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan
janganlah kamu mengatakan: "Tuhan itu tiga", berhentilah dari ucapan
itu. Itu lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci
Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah
kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” [An Nisaa’ 171] 

   

Allah sudah memerintahkan Ahli Kitab untuk berhenti
jadi musyrik dengan menyembah 3 Tuhan di antaranya Isa sebagai Tuhan. Isa adalah
anak dari Siti Maryam. Isa adalah rasul/utusan Allah sebagaimana Nabi Muhammad. 

   

Sering kaum Nasrani berdalih dengan ditiupnya roh dari
Allah, berarti Isa adalah Allah. Padahal semua man usi a
termasuk Adam dan kita mempunyai roh yang diciptakan Allah: 

   

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada
malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan man usi a
dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan
kepadanya roh ciptaanKu; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud
kepadanya." [Shaad 71-72] 

   

Lihat ayat di bawah yang menjelaskan bahwa Allah
menciptakan semua man usi a dengan
tiupan roh dariNya: 

   

“Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan
sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan man usi a
dari tanah.  Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang
hina. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya
dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu
sedikit sekali bersyukur.” [As Sajdah 7-9] 

   

Itu bukan berarti semua man usi a
adalah Tuhan. Tapi semua mendapat roh yang merupakan ciptaan Allah. Milik
Allah. Oleh karena itulah ummat Islam ketika terjadi bencana mengucapkan Inna
Lillah. Sesungguhnya kita semua milik Allah. 

   

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa m
 usi bah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa
innaa ilaihi raaji'uun" [Al Baqarah 156] 

   

Lihat bagaimana Nabi Isa mengajak man
 usi a untuk bertakwa kepada Allah: 

   

“(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa
berkata: "Hai Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan
dari langit kepada kami?." Isa menjawab: "Bertakwalah kepada Allah
jika kamu betul-betul orang yang beriman." [Al Maa-idah 112] 

   

Nabi Isa sekali-kali tidak
pernah meminta/menyuruh man usi a
untuk menyembahnya sebagai Tuhan. Itu jalan yang sesat. 

   

“Dan (ingatlah)
ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan
kepada man usi a: "Jadikanlah aku
dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau,
tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku
pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan
aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib." [Al Maa-idah 116] 

   

Nabi Isa adalah utusan Allah yang membenarkan kitab
Taurat dan mendapat kitab Injil: 

   

“Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani
Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu:
Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada)
petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang
sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk
orang-orang yang bertakwa.” [Al Maa-idah 46] 

   

Orang yang berkata bahwa Isa/Yesus adalah Allah, maka
sesungguhnya dia kafir: 

   

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang
berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal
Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan
Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah,
maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,
tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” [Al
Maa-idah 72] 

   

Jika kita belajar Sifat 20 Allah, maka kita akan tahu
sifat-sifat Allah yang tidak akan bisa dimiliki oleh man usi a
biasa. Yaitu Allah itu Qidam (Terdahulu). Allah itu Maha Awal. Telah ada
sebelum bumi, matahari, dan langit ada. Tidak mungkin Allah itu kemudian
seperti Nabi Isa yang dilahirkan oleh Siti Maryam pada tahun 0 Masehi. Tidak
mungkin Tuhan yang Maha Pencipta didahului oleh ciptaannya seperti Siti Maryam
yang jadi ibu Nabi Isa, Musa, Ibrahim, Adam, Bumi, Matahari, dan sebagainya. 

   

Allah juga bersifat Baqa’ atau kekal. Tidak
mungkin Allah itu mati sebagaimana Yesus yang mati disalib. Allah juga berbeda
dengan makhluknya (Mukhollafatuhu lil Hawadits). Tidak mungkin Allah terlahir
sebagai bayi yang menyusui, menangis, pipis, buang air besar, dan sebagainya.
Bagi yang ingin mempelajari lebih jauh Sifat 20 Allah ini silahkan klik: 

   

http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui
 

   

Nabi Isa itu tak lebih dari pada seorang rasul
sebagaimana rasul-rasul terdahulu (Musa, Ibrahim, Daud, dan sebagainya). Nabi
Isa dan ibunya makan makanan biasa sebagaimana man usi a
lainnya: 

   

“Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang
Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya
seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan
bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan
(Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan
ayat-ayat Kami itu).” [Al Maa-idah 75] 

   

“Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami
berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti
kekuasaan Allah untuk Bani lsrail” [Az Zukhruf 59] 

   

“Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba
Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang
nabi” [Maryam 30] 

   

Terkadang kaum Nasrani memelintir makna ayat di bawah
untuk meyakinkan ummat Islam bahwa Yesus itu Tuhan. Padahal ayat di bawah
menegaskan Isa itu anak Maryam. Isa itu termasuk ORANG-ORANG yang dekat dengan
Allah sebagaimana para Nabi-nabi lainnya: 

   

“Ingatlah, ketika Malaikat berkata: "Hai
Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran seorang putera
yang diciptakan dengan kalimat yang datang daripada-Nya, namanya Al Masih Isa
putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk
orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” [Ali ‘Imran 45] 

   

Kadang orang Nasrani menganggap Isa sebagai Tuhan
karena dia lahir tanpa ayah. Cuma punya ibu saja. Padahal Nabi Adam lebih hebat
lagi. Lahir tanpa ayah dan ibu. Toh meski proses penciptaan Adam lebih sulit,
bukan berarti Adam itu Tuhan: 

   

“Sesungguhnya misal penciptaan Isa di sisi
AllAh, adalah seperti penciptaan Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah,
kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang man
 usi a), maka jadilah dia.” [Ali ‘Imran
59] 

   

“Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha
Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata
kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia.” [Maryam 35] 

   

Penciptaan Nabi Isa tidak beda jauh dengan penciptaan
Nabi Adam. 

Kaum Yahudi dan Nasrani menganggap Isa/Yesus mati
disalib. Padahal Allah menyelamatkan Nabi Isa. Allah merubah murid Nabi Isa
yang berkhianat Yahudza (Yudas Iskariot), menjadi seperti Nabi Isa rupanya.
Sehingga akhirnya Yahudza yang dikira Isa itulah yang disalib dan dibunuh oleh
tentara Romawi: 

   

“Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya
kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal
mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh
ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang
yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan
tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang
dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin
bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” [An Nisaa’ 157] 

   

Zaman dulu mungkin orang-orang mengatakan tidak
mungkin merubah wajah orang. Tapi dengan operasi plastik atau face off, hal itu
sekarang bisa dilakukan. Bagi Allah yang Maha Kuasa, itu lebih mudah lagi dan
cepat tidak terkira. 

   

Lihat ayat Al Qur’an di bawah. Dijelaskan bahwa
Isa ANAK Maryam berkata bahwa dia adalah utusan Allah dan memberi tahu bahwa
akan ada rasul yang bernama Muhammad: 

   

“Dan ingatlah ketika Isa ibnu Maryam berkata:
"Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu,
membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan
datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad
(Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa
bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang
nyata." [Ash Shaff 6] 

   

Jadi jika ummat Nasrani percaya kepada Yesus, harusnya
mereka percaya kata-kata Nabi Isa di atas yang menjelaskan bahwa Nabi Isa hanya
man usi a biasa yang jadi rasul. Bukan
Tuhan. Dan mereka harus percaya kepada Nabi Muhammad sebagai utusan Allah. 

   

Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan
dalam 10 Perintah Tuhan yang ada di Exodus 20: 

Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: 

“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau
keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain
di hadapan-Ku. [Exodus 20:1-3] 

   

Sebagai ummat Islam, kita wajib bersyahadah
“Asyhadu al laa ilaaha illallah. Wa asyhadu anna muhammadar
rasulullah” Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi
Nabi Muhammad adalah utusan Allah. 

   

Dalam Al Qur’an
 surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan
Tuhan: 

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, 

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala
sesuatu. 

Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, 

dan tidak ada seorang pun yang setara dengan
Dia”. [Al Ikhlas:1-4] 

   

Silahkan baca juga: 

   

http://media-islam.or.id/2007/09/06/tauhid-%E2%80%93-mengesakan-allah 

Sumber: 

http://media-islam.or.id/2010/10/27/isa-atau-yesus-hanya-man
 usi a-bukan-tuhanallah 

   

=== 

Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits 

http://media-islam.or.id 

Milis Ekonomi Nasional:
[email protected] 

Haji ONH Plus 2010 Mulai dari US$ 6.500: 

http://media-islam.or.id/2010/05/09/paket-haji-onh-plus-2010-mulai-dari-us-6-000/
 

   

   

_______________________________________________ 

Is-lam mailing list 

[email protected] 

http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam 



 


-----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke