Itu sih pendapat kaum Yahudi. Perang butuh biaya besar untuk transportasi, senjata, dan juga memberi makan jutaan orang yang tiba2 jadi menganggur karena harus perang. Nah kaum Yahudi seperti Rothschild memberi hutang kepara pemerintah Inggris untuk memerangi Napoleon Bonaparte. Dari situ, Rothschild bukan saja dapat kabar 1 hari lebih awal dari panglima perang Inggris ketimbang Ratu Inggris, tapi juga dapat bunga dan keuntungan berlimpah baik dari pembiayaan perang, mau pun untuk "Pembangunan Ekonomi" kembali untuk Inggris, Perancis, serta daerah yang kena imbas perang.
Silahkan lihat video pidato Mahathir (mantan PM Malaysia) yang menyatakan bahwa Yahudi menguasai dunia lewat kaki tangannya dan memakai mereka untuk perang dan mati demi kaum Yahudi: http://islammyreligion.wordpress.com/2010/09/22/video-mahathir-mohamad-jews-rule-the-world-by-proxy-and-get-others-to-fight-and-die-for-them/ Silahkan baca: http://syiarislam.wordpress.com/2010/02/10/yahudi-kuasai-ekonomi-indonesia/ === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis Ekonomi Nasional: [email protected] Haji ONH Plus 2010 Mulai dari US$ 6.500: http://media-islam.or.id/2010/05/09/paket-haji-onh-plus-2010-mulai-dari-us-6-000/ --- Pada Kam, 28/10/10, Syarif Hidayat <[email protected]> menulis: > Dari: Syarif Hidayat <[email protected]> > Judul: Re: [Is-lam] Bls: Rokok Baik Untuk Ekonomi Adalah Propaganda > Kepada: [email protected] > Tanggal: Kamis, 28 Oktober, 2010, 7:53 AM > Saya pernah dengar yang lebih ekstrim > lagi, kalau tidak salah bunyinya > begini katanya : > "perang adalah baik untuk perekonomian global" nah yang ini > saya masih > bingung untuk memahaminya,, > Ada teman-teman yang bisa memberi penjelasan lebih lanjut? > > -----Original Message----- > From: A Nizami > Sent: Thursday, October 28, 2010 3:02 PM > To: [email protected] > Subject: [Is-lam] Bls: Rokok Baik Untuk Ekonomi Adalah > Propaganda > > Assalamu'alaikum wr wb, > Rokok baru dikenal tahun 1500-an saat orang Eropa > mengetahui bangsa Indian > di Amerika merokok. Dan menyebar di dunia Islam tahun > 1800-an. > > Saat itu bahaya rokok belum dikenal sehingga jumhur ulama > memfatwakan rokok > itu makruh. Cuma sedikit ulama yang memfatwa haram dengan > alasan > mubazir/pemborosan. > > Setelah tahun 1980-an bahaya rokok mulai dikenal dan label > bahaya rokok > dicantumkan di bungkusnya. Saat itulah harusnya ulama > berfatwa rokok haram > karena mubazir dan berbahaya. > > Sekitar Rp 200 trilyun dihabiskan rakyat Indonesia untuk > merokok. Dari situ > penerimaan pemerintah paling cuma Rp 60 trilyun. Dari 140 > trilyun yang > diterima perusahaan rokok, boleh dikata 80% masuk ke > pemilik pabrik rokok. > Cuma Rp 28 trilyun masuk sebagai gaji pekerja dan petani. > > Kerugian dari rokok jelas. Boleh dikata rakyat menengah ke > bawah kehilangan > Rp 160 trilyun untuk rokok. Padahal uang itu bisa dipakai > untuk: > 1. Modal usaha > 2. Makanan dan susu untuk anak2nya > 3. Biaya sekolah untuk anak2nya. > > Nah akibat merokok, kerugian karena rakyat tak punya modal > usaha, kurang > gizi, atau tidak sekolah lebih besar lagi. > > Belum lagi lahan yang dipakai untuk tembakau dan cengkeh, > sehingga rakyat > jadi kekurangan beras dan impor beras. Padahal lahan itu > bisa untuk padi. > > http://media-islam.or.id/2008/08/20/mendukung-fatwa-haram-merokok-mui > http://media-islam.or.id/2008/02/22/merokok-itu-haram > http://media-islam.or.id/2010/03/24/4-000-bahan-kimia-dan-400-racun-di-dalam-rokok > > === > > Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits > > http://media-islam.or.id > > Milis Ekonomi Nasional: [email protected] > > Haji ONH Plus 2010 Mulai dari US$ 6.500: > > http://media-islam.or.id/2010/05/09/paket-haji-onh-plus-2010-mulai-dari-us-6-000/ > > --- Pada Rab, 27/10/10, hamami <[email protected]> > menulis: > > Dari: hamami <[email protected]> > Judul: [Is-lam] Rokok Baik Untuk Ekonomi Adalah Propaganda > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 27 Oktober, 2010, 10:40 PM > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Rokok Baik Untuk Ekonomi > Adalah Propaganda > > > > Kamis, 28 Oktober 2010 05:33 WIB > > Jakarta (ANTARA News) - Wakil Organisasi > Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, pemahaman bahwa indus > tri > tembakau baik untuk ekonomi merupakan propaganda yang > dibuat oleh perusahaan > rokok. > > > > "Pengertian indus tri > tembakau, meski buruk untuk kesehatan, tetapi baik untuk > ekonomi negara > merupakan propaganda yang dibuat oleh perusahaan rokok," > kata Direktur > Tobacco Free Initiative WHO, Dr. Douglas Bettcher, saat > disk > usi dengan media mengenai bahaya rokok di kantor > perwakilan WHO di Jakarta, Rabu. > > > > Dalam Forum Ekonomi Dunia di Jenewa, menurut dia, > disepakati ada delapan penyakit tidak menular yang bisa > menambah beban > negara > dan lebih beresiko daripada penyakit menular. > > > > Menurutnya, enam dari delapan penyakit tidak menular > yang menjadi penyebab kematian di dunia diakibatkan oleh > konsumsi tembakau. > > > > Ia juga menjelaskan kerugian yang diakibatkan oleh > rokok mencapai 1,2 miliar dolar AS, sekitar 5-7 kali > keuntungan pemerintah > dari > cukai produk tembakau tersebut, sehingga jelas lebih > merugikan. > > > > Menurut warga negara Kanada itu, ada beberapa bukti > bahwa kebijakan menaikkan pajak telah menurunkan angka > perokok. > > > > " Thailand > memberlakukan cukai sampai 75 persen dari harga rokok dan > sukses mengurangi > angka perokok serta menaikkan pendapatan negara," kata > Bettcher. > > > > Mesir, lanjutnya, menaikkan cukai rokok sampai 40 > persen dan menggunakan penerimaan dari pajak itu untuk > mendanai layanan > kesehatan bebas biaya. > > > > "Di Indonesia, masyarakatnya permisif dan tidak > ada batasan pada iklan di media dan sponsor pada acara atau > kegiatan anak > muda, > seperti m usi k dan acara olah > raga," katanya > > > > WHO mengakui program tanggung jawab sosial perusahaan > (CSR) yang dilakukan kalangan swasta, tetapi tidak mengakui > kegiatan yang > dilakukan oleh perusahaan tembakau, kata Bettcher. > > > > "Perusahaan tersebut > pada dasarnya membunuh setengah dari konsumennya, jadi > tidak bisa dibilang > sebagai bertanggung jawab secara sosial," kata Bettcher > yang akan berada di > Jakarta hingga Jumat. > > > > Ia menyarankan pemerintah > Indonesia menerapkan larangan merokok di tempat umum, ada > gambar peringatan > pada bungkus rokok, pelarangan iklan dan sponsor perusahaan > rokok untuk > pagelarlan m usi k dan olah raga > sepenuhnya, serta > membuka jalur telepon untuk perokok yang ingin berhenti. > > > > "Kami bukan ingin mematikan indus > tri tembakau, tetapi hanya ingin aturan ketat supaya > masyarakat dapat hidup dalam lingkungan sehat dengan > membuat keputusan > benar," imbuhnya. > > > > Ia menjelaskan sekitar 10-15 persen kematian di > Indonesia berkaitan dengan rokok. > > (KR-IFB/A027) > > > > > > > -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan----- > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
