Jika anak-anak, terutamanya anak-anak kecil serta bayi sering sakit, demam, selsema, batuk, mendapat gangguan jin atau makhluk halus, kemungkinan asap rokok antara penyebabnya. Kajian saintifik dari Amerika Syarikat mendapati asap rokok amat berbahaya kepada kanak-kanak.
Orang Tua Merokok, Anak Berpotensi Sakit Paru-paru ANAK-ANAK yang terpapar asap rokok atau perokok pasif berisiko tinggi pada masalah paru-paru dalam jangka panjang. Kesimpulan itu merupakan hasil penelitian para ilmuwan di University Arizona, Amerika Serikat. Sekelompok ilmuwan menganalisis hasil penelitian 24 tahunan untuk menilai prevalensi dan faktor risiko penyakit pernapasan kronis. Responden diminta mengisi kuesioner setiap dua tahun dari tahun 1972 sampai tahun 1996 Artikel penuh di http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/25/92350/Orang-Tua-Merokok-Anak-Berpotensi-Sakit-Paru-paru/11 Anak Perokok Pasif Berisiko Sakit Paru Riset menemukan 1 dari 2 anak terpapar asap rokok sejak kelahiran hingga berusia 15 tahun. Gejala pernapasan seseorang sangat berhubungan dengan perilaku merokok orangtua. VIVAnews - Anak-anak yang terpapar asap rokok atau yang dikenal dengan secondhand smoke atau perokok pasif berisiko tinggi mengalami gangguan paru-paru dalam jangka panjang. Kesimpulan ini merupakan hasil studi ilmuwan Universitas Arizona, Amerika Serikat. Artikel penuh di http://us.kosmo.vivanews.com/news/read/315888-anak-perokok-pasif-berisiko-sakit-paru REFORMASI FATWA ROKOK: DULU KHILAF KINI IJMAK Disediakan oleh : Mohd Azhar bin Abdullah - Pensyarah KIAS Sehubungan itu, tidak jauh kebenarannya jika Ustaz Dato’ Haji Ismail Kamus dalam satu ceramahnya berseloroh bahawa orang yang hisap rokok perlu hati-hati kerana asap yang dihasilkan itu mampu menarik minat jin. Katanya; “Jin dijadikan dari asap dan makan dari unsur asap seperti manusia dijadikan dari tanah yang makan dari unsur kejadian tanah. Maka orang yang hisap rokok sebenarnya kawan jin”. Kenyataan ini memberikan signal tersirat apakah pengaruh asap yang menjadi makanan jin ini juga salah satu faktor menyulitkan usaha “menalak tiga” rokok. Keadaan ini membuat perokok begitu liat dan sukar memberikan keikhlasan suci untuk membuang jauh-jauh tabiat rokok. Artikel penuh di http://www.kias.edu.my/fatwarokok08-1.htm ------------------------------------ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ JIMedia: Memurnikan Tanggapan Umum Melalui Penyebaran Ilmu dan Maklumat ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Nota: Kandungan mel ini tidak menggambarkan pendirian rasmi Pertubuhan Jamaah Islah Malaysia (JIM) melainkan yang dinyatakan sedemikian. Sila ke "JIM E-Bazaar" untuk membeli belah, membayar yuran program dan menyumbang untuk dakwah, di http://www.jim.org.my/e-bazaar/ Untuk melanggan Islah-Net, hantar e-mail ke [email protected] Untuk menghentikan langganan, hantar e-mail ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/islah-net/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/islah-net/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

