Dear tenly sulistyo, No offence ya..,

Saya berterima kasih pada Pak Ferdy atas pemberitahuannya, mungkin jalan
keluarnya yang mudah adalah cari tempat kerja yang lain saja Pak,


tenly sulistyo <[EMAIL PROTECTED]> Wrote:

> Masalahnya anda outsourcing tidak ada kejelasan yang mengatur standar yang
> tepat gaji seorang IT di indonesia dan yang lebih parah lagi kita orang IT
> yang sudah di Biayai sedemikian mahalnya dan Waktu yang tidak dalam satu,
> dua dan tiga bulan, Oleh orang tua kita membanting tulang mencari uang
> untuk membiayai kuliah kita dengan berharapan masa depan yang cerah,
> ternyata ada yang lebih murah dengan mencari tenaga IT serabutan yang
hanya
> cukup belajar mancari CD di mangga dua, dimana gaji mereka lebih murah.
Teman saya pernah mengalami hal tersebut.

### Memang apa salahnya kalau belajar sendiri tanpa kuliah ? Kalau gaji
mereka lebih murah, kan juga gak semua perusahaan juga yang mampu bayar
mahal ? Kalau kita dibayar murah, kan seharusnya kita yang harus
introspeksi, pantes gak sih dibayar mahal ? Kalo gak pantes ya harusnya
terus belajar meningkatkan diri seperti mereka yang anda sebut sarjana
mangga 2  tersebut. Harusnya kan kita mencontoh kegigihan mereka dalam
belajar ? bukannya malah takut sama persaingan, rejeki sudah ada yang
mengatur kok Pak ###







> Ya memang serba salah, kalo bajakan di tutup orang it belajar mahal, kalo
di
> buka bajakan persaingan jadi makin ketat orang tanpa kuliah bisa jadi
orang
> IT.
> Ya, wajar saja dengan banyak orang IT yang lulusan univ plus mangga dua,
IT
> di indonesia jadi murah.

> Ya itu mungkin salah satu fenomena yang ada di indonesia, dari sekian
banyak
> fenomena aneh yang ada di indonesia.

> Mohon jangan ada yang tersinggung ini fakta berdasar teman saya, yang
sudah
> di biayai orang tuanya untuk kuliah di Univ bidang komp.

> Dan masalahnya banyak perusahaan di indonesia itu menengah dan mereka
tidak
> mampu membayar yang layak dengan apa yang kita keluarkan semasa kuliah.

> Mungkin ini masukkan bagi orang tua, jangan masukkan anak kuliah komp,
kalo
> belajar komp cukup ke mangga dua. Kecuali mo jadi professor. Hehehehe.


### Kalau saya menganggapnya sebagai keistimewaan dan bukan keanehan. Kalo
rejeki itu ditentukan nasib dan usaha. Justru yang aneh adalah pemikiran
yang tidak mau bersaing dan berpikir bahwa kalo sudah sarjana bisa hidup
enak, punya uang; lalu kuliah, kaya deh...

Di forum sad**hov.com ada remaja dibawah usia muda yang sudah pegang banyak
sertifikasi seperti A+, RHCE, MCSE, CISSP, LINUX+, dll. Seharusnya kita yang
justru introspeksi terhadap kualitas Sarjana IT kita. Di India lulusan IT
nya banyak juga tapi juga terserap dan diakui kualitasnya di negara lain
sebagai IT. ###


Peace
 ### Peace juga ###


[Non-text portions of this message have been removed]



-- 
www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia 
Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke