From:  "Sigit Susanto" <[EMAIL PROTECTED]>
Date:  Thu Sep 16, 2004  8:52 am
Subject:  AW: #sastra-pembebasan# Bandung Diberondong Puisi Heri Latief
 
 selamat kang heri bertemu banyak kawan di ultimus. tentu menarik suasananya.

makasih kang tanzil, udah kasih ulasan.

ss

-----Urspr�ngliche Nachricht-----
Von: h_tanzil [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Gesendet: Donnerstag, 16. September 2004 03:35
An: [EMAIL PROTECTED]
Betreff: #sastra-pembebasan# Bandung Diberondong Puisi Heri Latief


Bandung Diberondong Puisi Heri Latief

Malam itu langit Bandung cukup bersahabat dalam menyambut HL, sekitar pkl. 18.30 aku tiba di TB Ultimus, toko buku alternatif yang buku-bukunya sesak memenuhi seluruh ruangan dari bawah hingga atas.

Kutebar pandangan kepenjuru ruangan, terlihat beberapa anak muda sedang membuka-buka buku, beberapa sedang asyik mengobrol di bangku yang telah disediakan. Belum lelah bercumbu dengan buku seorang kru Ultimus memberiku segelas kopi panas...."Silahkan diminum Om...!" ujarnya. Belum lagi kopi panas itu kusentuh tiba-tiba kulihat Bung Daniel Mahendra dengan senyum khasnya memasuki Ultimus, rupanya Bung Daniel tiba bersama Kang Heri Latief dan seorang temannya.

Langsung saja kami saling berkenalan, ini untuk pertama kalinya kami berjumpa di dunia nyata setelah saling mengenal lewat dunia maya. Aku pernah melihat fotonya di milis ini, agak kaget karena nyatanya Kang Heri lterlihat ebih ramping dan muda dibanding fotonya.

Kang Heri membawa sebuah ransel besar entah apa isinya, dia menggenakan kaos oblong hitam bertuliskan KAMPRET ! berpadu dengan celana jins hitam yang membalut tubuh rampingnya. Rambutnya yang ikal tergerai panjang, wajahnya kokoh dan bersahabat membuat pertemuan ini serasa hangat.
Melihat foto besar tokoh revolusioner Cuba Che G yang tertampang di salah satu Dinding TB Ultimus kang Heri langsung berseru....."Hei ada Che rupanya...!"

Sambil menunggu acara dimulai kami berbincang-bincang sambil melihat-lihat buku. Tiba-tiba anpa dikomando Kang Heri langsung menghampiri anak-anak muda yang sedang berkumpul di teras dan langsung berakrab-akrab dengan mereka, entah apa yang dibicarakannya tapi semua tampak antusias berbincang dengan Kang Heri.

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.000 tepat!, pengunjung semakin banyak yang datang sebagian besar anak-anak muda mungkin aku dan Kang Heri termasuk yang tertua diantara mereka. Kuhitung cepat mungkin hadir sekitar 30 orang di awal acara belum lagi yang kemudian berdatangan ketika acara tengah berlangsung

Acarapun dimulai di teras di depan pendopo TB Ultimus, setelah dibuka ala kadarnya acara dimulai dengan pembacaan puisi oleh Bang Gamesh yang menggugat sistem pendidikan di negara kita. Setelah itu langsung diikuti oleh pembacaan essai oleh Kang Heri Latief yang berjudul "Warna Ekspresi Budaya Kita Era Pasca Pemilu 2004"

Dalam essainya Kang Heri menggugat warna kebudayaan kita yang katanya hanyalah sex, drugs en dangdut!...ups!, menyedihkan ya.....
Tanpa bantuan mike dan harus bersaing dengan deru kendaraan diluar Kang Heri membacakan essainya dengan intonasi yang baik, kadang berteriak lantang, kadang lembut, kadang menyindir dengan tajam, semuanya membuat para pengunjung betah untuk tetap meyimak pembacaan essainya yang berlembar-lembar dengan seksama.

Selesai pembacaan essai, seorang pengunjung yang katanya sedang stres langsung meresponnya dengan mengutarakan isi hatinya "Hidup itu Pelacur!" katanya.

Setelah itu acara berganti ke pertanyaan moderator mengenai kehidupannya di Eropa. Kang Heri langsung menggelar orasi tanpa teks! Dikatakan bangsa kita adalah bangsa yang menderita amnesia, banyak kasus dilupakan begitu saja, atau kalaupun dibicarakan hanyalah sekedar basa-basi saja. Di Eropa orang masih bicara soal kasus 65, kasus Widjhi Tukul, kasus Marsinah, dll. Dari orasinya kita disadarkan ternyata masih banyak hal-hal terselubung yang belum terselesaikan secara tuntas, terlupakan karena memang bangsa kita sedang menderita amnesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi-puisi karya Kang Heri.
Cukup banyak puisi yang dibawakannya, ada yang mengugat!, ada yang lucu, ada yang menyindir, semua dibawakan dengan cepat namun mengena dan membuat pengunjung ikut tertawa dan terbawa emosinya sesuai dengan puisi yang dibacakannya.

Rupanya malam itu Bandung diberondong puisi oleh Kang Heri Lateif. Dia banyak sekali membawa amunisi puisi, mungkin dalam ransel besar yang dibawanya itu masih banyak tersimpan amunisi puisi-puisinya. Belum sempat kami mengeluarkan 'senjata' kami untuk 'menangkap' heri latief, ternyata kami yang terkapar dulu diberondong oleh puisi-puisinya.

Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 20.00 wib, karena ada keperluan lain, dengan sangat terpaksa aku meninggalkan Kang Heri yang masih sedang membacakan puisi-puisinya. Entah sampai jam berapa acara berlangsung.
Walau menyesal harus pulang duluan aku cukup puas bertemu dengan Heri Latief dan bisa langsung merasakan dentuman peluru puisinya menembus hati nuraniku, akan kubiarkan peluru puisi2nya bersarang di hatiku, sebagai bekal untuk menapak kehidupanku.

Demikian sekilas laporan dari TB Ultimus Bandung.
Kawan lain yang hadir mungkin bisa menambahkan dengan lebih baik.

salam,
h_tanzil


----- Original Message -----
From: "� (�`�.�嵧.���) �" <[EMAIL PROTECTED]>



>
> Ceritain dong acara pertemuannye ye ... Seru kah? Ataw saru?!
> Hehehe ...
>
> -- daus, masih manggul ransel di warnet --
>


ALL-NEW Yahoo! Messenger - all new features - even more fun!

Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra  seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)

website  http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke