The Da Vinci Code
menimbulkan
berbagai pertentangan di seluruh dunia.
Anehnya ada seorang imam muslim India
yang juga ikut-ikutan menentang film ini
dan
mengajak seluruh umat muslim India dan
seluruh dunia untuk memboikot film ini.
Sebenarnya ada apa dibalik buku fiksi ini?
Apa yang menyebabkan berbagai
kontroversi (baca: ketersinggungan)
tersebut?
Berikut Sedikit ringkasannya
Semoga bermanfaat . . .
- Adjie -
PEMICU KEGONCANGAN ITU
Oleh Ain
Muhammadi
Obrolan sensitif tiga tokoh fiktif dalam fiksi
sejarah The Da Vinci Code menjungkirbalikkan pemahaman mapan Gereja Katolik.
Berikut beberapa diantaranya:
-
Konstantin mensponsori
Alkitab
Raja Roma Konstantin
menitahkan dan membiayai penyusunan sebuah alkitab baru, yang meniadakan semua
ajaran yang berbicara tentang perilaku manusiawi Yesus, serta memasukkan
ajaran yang membuatnya seakan Tuhan. Injil dan dokumen yang mencatat kehidupan
Yesus sebagai manusia biasa dikumpulkan dan dibakar.
-
“Yesus Tuhan” adalah hasil
voting
Penetapan Yesus sebagai putra
Tuhan bukanlah bersumber dari ajaran Yesus, melainkan dari hasil voting yang
terjadi pada Konsili Nicaea. Penetapan ini tidak lepas dari kepentingan
politik Konstantin. Gereja masa awal telah mencuri Yesus dari pengikut
aslinya, dengan membajak pesan-pesan manusiawinya, mengaburkannya dalam jubah
ketuhanan.
-
Perempuan di Jamuan Terakhir
Tidak semua yang duduk di meja dalam Perjamuan Terakhir
adalah laki-laki. Satu dari tiga belas orang dalam lukisan tersoho The Last
Supper karya Leonardo Da Vinci adalah perempuan, yaitu Maria Magdalena. Maria
duduk tepat di sisi kanan Yesus. Maria adalah sosok Yahudi ningrat dari klan
Benjamin yang tidak lain adalah istri Yesus.
-
Maria Pewaris Gereja
Pada Perjamuan Terakhir, Yesus telah menduga akan
ditangkap dan disalib. Maka ia memberi Maria instruksi bagaimana melanjutkan
Gerejanya. Yang diberi petunjuk adalah Maria, bukan Peter. Peter tidak puas
karena dinomorduakan di bawah perempuan. Dalam lukisan Da Vinci, Peter
mencondongkan tubuh ke arah Maria seolah mengancam.
-
Cawan Suci adalah Maria
Cawan suci adalah kiasan untuk Maria Magdalena,
perempuan yang mewadahi darah Yesus, mengandung keturunan Yesus Kristus. Dalam
diri Maria mengalir tiga kekuatan luar biasa. Kekuatan sebagai pengemban titak
Yesus untuk mengembangkan ajarannya, kekuatan sebagai istri yang mengandung
anak Yesus, dan kekuatan sebagai keturunan raja Yahudi. Gereja, untuk membela
diri dari kekuatan Magdalena, mengabadikan profil Magdalena sebagai pelacur
dan menguburkan bukti-bukti pernikahan Kristus dengan perempuan ini. Gereja
menghancurkan segala kemungkinan Yesus kawin dan mempunyai
keturunan.
-
Anak cucu Yesus ada di
Perancis
Maria Magdalena hamil saat
penyaliban Yesus. Untuk keamanan Maria tidak punya pilihan lain kecuali
melarikan diri dari Tanah Suci. Dengan bantuan paman Yesus yang bisa
dipercaya, Josef dari Arimatea, ia diam-diam pergi ke Perancis. Disana ia
melahirkan anak perempuan bernama Sarah. Pada abad ke-5, keturunan Yesus
menikah dengan bangsawan Perancis, menciptakan garis keturunan Merovingian.
Klan inilah yang mendirikan kota Paris.
-
Gereja menghabisi keturunan
Yesus
Gereja terdahulu takut jika
garis keturunan itu dibiarkan tumbuh, rahasia yang ditutup rapat akan terkuak,
sehingga meruntuhkan doktrin fundamental Katolik. Di akhir abad ke-7 Vatikan
bekerjasama dengan Pepin d’Heristal membunuh raja Perancis Dagobert.
Pembunuhan Dagobert menyebabkan keturunan Merovingian hampir musnah. Namun
putra Dagobert, Sigisbert, berhasil lolos dan melanjutkan garis keturunan
Merovingian. Salah satu keturunannya adalah Godefroi de
Bouillion.
-
Biarawan Sion dan Ksatria
Templar
Biarawan Sion didirikan
tahun 1099 di Yerusalem oleh Raja Perancis Godefroi de Boullion, dengan misi
menyelamatkan dan melindungi Holy Grail: dokumen rahasia tentang Maria
Magdalena, keturunannya, dan ajaran Kristen sejati. Untuk kepentingan itu,
dibentuklah Ksatria Templar. Dalam perkembangannya pengaruh Templar meluas di
Eropa. Paus Clement V yang tidak suka dengan perkembangan ini bersiasat dengan
Raja Perancis Philippe IV, untuk membubarkan templar dan merampas harta
mereka. Paus mengeluarkan perintah rahasia dalam kertas bersegel yang hanya
boleh dibuka oleh prajuritnya di seluruh Eropa pada hari Jumat, 13 Oktober
1307. Maka pada hari itu, ksatria-ksatria yang tak terhitung jumlahnya
ditangkap, disiksa secara kejam, dan akhirnya dibakar di tiang pembakaran
sebagai pelaku bidah. Hingga kini Jumat 13 dianggap hari sial.
-
Holy Grail
Karena represi Gereja, Biarawan Sion bergerak sebagai kelompok
persaudaraan rahasia. Mereka terus menjaga kerahasiaan Holy Grail, dan
mewariskan rahasia itu turun temurun hingga era modern kini, melalui rangkaian
pesan tersembunyi dalam anagram dan simbol. Termasuk dalam kelompok
Persaudaraan Sion adalah Sir Isaac Newton, Botticelli, Victor Hugo, dan
Leonardo Da Vinci.
|