Rabu, 06 Desember 2006

Berhaji dengan Jalan Kaki 



JAKARTA-- Shahid Qurbanov, warganegara Azerbaijan kini diberi gelar sebagai 
Ibnu Bathuthah moderen. Ibnu Bathuthah asal Maroko merupakan pengelana besar 
Islam yang bisa disejajarkan dengan Marcopolo. Kini, Qurbanov ingin 
menggantikannya.

Qurbanov melakukan haji dengan jalan kaki sepanjang 4.000 kilometer dari Baku, 
ibukota Azerbaijan dengan beban bekal seberat 16 kilogram. Pada tanggal 25 
November lalu, Qurbanon berhasil tiba di Arab Saudi dam kini berada di kedutaan 
besar Azerbaijan di Riyadh. 

Qurbvanov tengah menunggu tasrih (izin) untuk bisa menunaikan haji mengingat 
visanya adalah visa kunjungan (ziarah). Padahal tujuan jalan kakinya hanyalah 
untuk berhaji.

Seperti dikisahkan kepada harian Arab News Qurbvanov mengutarakan suka dukanya. 
Ia enam kali hampir kehilanan nyawanya dan pernah hampir dirampok orang. dalam 
perjalanan ia hampir mati karena dikerubuti srigala. Namun, ia selamat. Bahkan 
pernah selama tiga hari tiga malam ia tak makan apapun selama dalam perjalanan 
menelusuri padang pasir di Iran. Tapi, ia juga banyak menerima bantuan dan 
uluran tangan dari penduduk Iran dan Kuwait selama perjalanannya itu.

Qurbanov menelusuri Iran dan kemudian Kuwait dan kemudian masuk wilayah Arab 
Saudi. Setiap harinya ia tempuh sekitar 50 kilometer. ''Keletihan itu belum 
sebanding dengan kenikmatannya,'' katanya. 

( mch ) 

Kirim email ke