Asslmkm.Wr.Wb. Sekedar sharing dari milis sebelah dan tidak bermaksud membenarkan atau menyalahkan .... Silakan berdiskusi, karena "menunjukkan kekuatan" juga kadang menjadi hal yang penting asal bukan berbentuk kesombongan komunitas.
Wass / Jaerony.- ***************************************** Original Message: Abu Farhan To: [EMAIL PROTECTED] Wa 'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, (1) Saya bertetangga dengan gereja Protestan sudah 19 tahun; bahkan kami berada di RT yang sama. Hampir separuh panjang tembok pagar rumah saya menempel pada tembok bangunan gereja, tetapi saling membelakangi. Umat Nashara merupakan seperempat jumlah warga RW kami karena perumahan kami memang semula ditujukan untuk umat yang memanfaatkan gereja tersebut. Kegiatan gereja tersebut bukan hanya untuk kebaktian pada hari Sabtu dan Ahad, melainkan hampir setiap hari dan setiap malam, terutama untuk latihan menyanyi. Bahkan mereka meramaikan gereja pada hari-hari besar umat Islam dan umat lain; tanpa bertenggang rasa. Kita memahami bahwa menyanyi itu bagian dari peribadatan mereka. Persiapan peringatan hari-hari besar mereka memakan waktu berhari-hari. Puncak acara sangat meriah dan bising dan itu terjadi sepanjang hari/malam. Jangankan nyanyian, mengobrol pun terdengar jelas dari rumah saya. Dengan berbagai pertimbangan, kami tidak pindah rumah. Oleh karena itu, tidak ada cara lain, kecuali berdamai dengan keadaan. Kami seisi rumah telah terbiasa (maksud saya, tidak terlalu merasa terganggu) dengan kebisingan, termasuk nyanyian sepanjang hari/malam. (2) Saya membenarkan saran saudara-saudara saya agar Saudaraku Faruq pindah apabila memungkinkan. Apabila sekarang mengontrak rumah, pindah bukanlah masalah. Namun apabila rumah sekarang ini milik sendiri dan bermaksud pindah, tentu perlu banyak pertimbangan. Disadari bahwa memilih tempat tinggal bukanlah hal mudah. Memilih rumah di dekat masjid dan di lingkungan muslim juga bukan menjamin ketenangan keluarga. Sebagai contoh, apabila tinggal di sebelah masjid yang tidak bermanhaj salaf, pengeras suara boleh jadi dipakai secara berlebihan untuk hal-hal yang tidak mengikuti teladan Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam, misalnya membaca tahlil dan surat Yasin setiap malam Jum'at dan ketika ada orang meninggal dunia, muratal dan shalawat menjelang setiap shalat fadhu, tarhim menjelang shalat Subuh, panggilan membangunkan sahur selama bulan Ramadhan, dan masih banyak lagi. Apakah kita tidak terganggu? (3) Apabila Anda memutuskan tetap tinggal di rumah yang sekarang, tidak ada cara lain, kecuali berdamai dengan keadaan. Anda mau tidak mau harus memperkuat keislaman keluarga Anda untuk menetralisasi pengaruh buruk. Nyanyian gereja memang dapat menimbulkan kekacauan pikir pada anak-anak yang boleh jadi memuji-muji nyanyian mereka. Apalagi seandainya anak-anak sampai mengikuti/meniru lagu beserta syair yang mereka nyanyikan. Pengalaman dari saudara-saudara kita perlu direnungkan. (4) Tampaknya muluk untuk berpikiran bahwa kita mampu menyebarkan Islam kepada umat lain. Keyakinan setiap orang tidak mudah berubah, kecuali apabila Allah subhanahu wa ta'ala memberi petunjuk. Bagaimana pun perlu memperlihatkan kepada mereka bagaimana akhlak mulia yang diajarkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan Rasul-Nya. Biarlah mereka sendiri yang menilai bagaimana ajaran Islam dan perilaku muslim. (5) Pengurus gereja juga tahu bahwa saya pengurus masjid karena mereka juga warga RW kami dan bahkan pendeta pun disediakan rumah di RW kami. Pengurus masjid kami mendorong jama'ah masjid kami untuk membeli rumah-rumah di sekitar masjid sehingga semakin banyak muslim yang bertempat tinggal di sekitar masjid. Kami baru pada taraf menggagas pengumpulan dana waqaf perluasan masjid untuk membeli rumah seorang Nashara di samping masjid. Rumah di depan masjid juga dimiliki oleh orang Nashara. (6) Secara singkat, saran saya tidak muluk, yakni : (a) berdamai dengan keadaan yang tidak sebagaimana diharapkan; (b) perkuat keislaman diri dan keluarga; (c) berupaya berbudi pekerti luhur; dan (d) berupaya sedapat-dapatnya memperbaiki lingkungan menjadi lebih islami demi memelihara keislaman keluarga kita dan demi kemudahan ibadah kita. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberi kekuatan dan kemudahan kepada Anda sekeluarga. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Abu Farhan > ----- Pesan Asli ---- > Dari: Faruq <[EMAIL PROTECTED]> > Kepada: [EMAIL PROTECTED] > Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh, > Mohon nasehat manakala rumah kita berada di dekat gereja, jaraknya sekitar 3 > rumah. Dimana seringkali terdengar nyanyian-nyanyian dari gereja. Bagaimana > pengaruhnya terhadap kehidupan kita dan bagi perkembangan anak-anak kita? > Jazakumullah > Faruq __,_._,___

